6 Cara WA Terlihat Offline Padahal Online Tanpa WA Mod

1news.id – Salah satu penyebab sebuah hubungan bisa renggang adalah tidak membalas pesan WhatsApp padahal pesan tersebut sudah terbaca. Maka ketika sedang sibuk atau ada urusan lain, seseorang sering menggunakan beragam cara agar WA terlihat offline padahal online.

Hal ini dilakukan bukan sekadar untuk menghindari obrolan. Sebab terkadang seseorang sedang tidak memiliki energi untuk mengobrol tetapi ingin memprioritaskan pesan yang harus segera dibalas. Selain itu status offline dapat mengurangi datangnya teks kurang penting di saat yang kurang tepat.

6 Cara Agar WA Terlihat Offline Padahal Online

1. Matikan Fitur Last Seen

Cara sebenarnya tidak membuat status benar-benar terlihat offline. Hanya saja dengan mematikan fitur ini, kemungkinan orang lain memprediksi kegiatan terakhir Anda bisa dikurangi. Sehingga ketika pesan mereka belum terbalas, padahal Anda sudah sempat membuka WA, tidak akan terjadi kesalahpahaman. Sedangkan cara untuk mematikan fitur ini adalah sebagai berikut:

  • Masuk ke aplikasi WhatsApp
  • Lihat bagian sudut kanan atas
  • Cari ikon bertanda tiga titik tegak lurus
  • Cari pengaturan/setelan (Settings)
  • Pilih “Akun” (Account)
  • Kemudian klik pada bagian Privasi
  • Selanjutnya cari bagian dengan kalimat “Who can see my personal info:

Selanjutnya-cari-bagian-dengan-kalimat-Who-can-see-my-personal-info

  • Pilih fitur “Last Seen”
  • Tap pilihan “Nobody”

2. Nonaktifkan Background Data

Cara ini bisa membuat status WA Anda terlihat offline. Selain itu, cara ini juga bisa mengurangi pemakaian kuota data. Bukan hanya itu saja, kelebihan lain dari cara ini adalah bisa digunakan untuk menghemat baterai. Tetapi cara ini juga memiliki kekurangan, yaitu tidak ada pemberitahuan real time apabila terdapat pesan yang masuk.

  • Buka aplikasi WhatsApp
  • Pilih menu Pengaturan/Setelan (Settings)
  • Pilih “Data Usage” atau Penggunaan Data
  • Selanjutnya tekan opsi “Cellular Data Usage” atau “Wi-Fi Data Usage” (tergantung versi yang sedang kamu gunakan)
  • Keluar dari aplikasi
  • Buka Settings gawai di menu utama
  • Cari aplikasi terinstal dan pilih WhatsApp

Cari-aplikasi-terinstal-dan-pilih-WhatsApp

  • Matikan Background Data (Data Latar Belakang)

3. Buat Status Offline di WhatsApp

Cara ini hanyalah bersifat pencegahan, sebab memang Anda tidak benar-benar sedang luring. Jadi Anda hanya memberitahu kepada semua orang di kontak bahwa Anda sedang sibuk atau offline/luring. Dengan demikian, orang yang membaca status Anda akan mengerti bahwa Anda sedang tidak bisa diganggu dalam waktu dekat.

  • Masuk ke aplikasi WhatsApp
  • Lihat bagian sudut kanan atas dan klik tanda tiga titik tegak lurus
  • Masuk ke menu Settings atau Setelan/Pengaturan
  • Pilih nama username Anda
  • Pilih bagian “About and phone number”
  • Pilih opsi pesan status

Pilih-opsi-pesan-status

  • Untuk mengganti tulisan default, pilih tanda pensil
  • Tulis pesan yang sesuai, misalnya “Sibuk”, “Tinggalkan Pesan Dan Akan Dibalas Nanti”, serta lain sebagainya.

4. Matikan Centang Biru

Sekarang ini banyak sekali orang yang melakukan cara ini. Jadi mereka bebas untuk melihat pesan yang sudah mereka baca, tetapi pihak penerima pesan tidak akan bisa mengetahui perihal sudah terbacanya pesan tersebut. Hal ini karena tanda centang biru, yang berarti pesan sudah dibaca, memang sengaja dimatikan.

  • Masuk ke aplikasi WhatsApp
  • Lihat bagian sudut kanan atas dan klik tanda tiga titik tegak lurus
  • Masuk ke menu Settings atau Setelan/Pengaturan
  • Pilih Account (Akun)
  • Hapus centang pada bagian “Read Receipts”

Hapus-centang-pada-bagian-Read-Receipts

  • Cara ini cukup aman. Hanya saja ketika Anda membalas pesan, fitur centang ganda akan tetap berwarna abu-abu. Dengan demikian, pengirim pesan akan mengetahui bahwa fitur centang biru sudah dimatikan dan bahwa Anda bisa saja sudah membaca pesan tersebut jauh sebelumnya..

5. Pilih Kontak yang Bisa Melihat Status

Terkadang, ketika sedang sibuk pun, ada orang yang tetap ingin mengunggah status WhatsApp. Bisa jadi hanya untuk sekadar mengomel, memberitahu pesan khusus dan lain sebagainya. Namun, di saat yang sama, mereka ingin menghindari kontak tertentu. Salah satu cara yang bisa digunakan adalah dengan memilih kontak tertentu yang bisa melihat status.

  • Masuk ke aplikasi WhatsApp
  • Lihat bagian sudut kanan atas dan klik tanda tiga titik tegak lurus
  • Masuk ke menu Settings atau Setelan/Pengaturan
  • Pilih Account (Akun)
  • Pilih Privacy
  • Tekan opsi Status
  • Tekan opsi My Contacts except..

Tekan-opsi-My-Contacts-except

  • Pilih kontak yang tidak Anda izinkan untuk melihat status
  • Hilangkan tanda centang pada kontak tersebut
  • Gunakan WhatsApp seperti biasa

Jangan Gunakan WhatsApp Desktop

Cara agar WA terlihat offline padahal online yang terakhir adalah jangan gunakan WhatsApp versi desktop. Sebab fitur yang disediakan pada versi dekstop tidak selengkap versi mobile. Sehingga cara yang disampaikan di atas bisa saja tidak efektif.

Selain itu, jika Anda mengaktifkan WhatsApp desktop di PC dan Anda sedang menggunakan PC, maka aplikasi tersebut secara otomatis akan online walaupun Anda tidak membukanya. Dengan demikian orang lain akan selalu melihat status online tersebut.

Tips Lain Seputar WhatsApp Messenger

1. Membuat Teks Custom

Membuat-Teks-Custom

Beberapa waktu yang lalu, WhatsApp memperbarui fiturnya dengan menambahkan teks custom yang hampir mirip seperti ketika menulis di words. Anda dapat menampilkan tulisan dengan cetak tebal, cetak miring maupun kata yang dicoret. Untuk menerapkannya pun sangat mudah.

Cetak tebal : berikan tanda bintang  (*) pada bagian sebelum dan sesudah kata yang ingin Anda Jadikan tebal. Misalnya Anda ingin membuat kata sinar menjadi tebal, maka penulisannya harus seperti ini *sinar*.

Cetak miring : tempatkan tanda garis bawah pada awal dan akhir kata yang ingin dicetak miring. Contohnya ketika Anda mengetik _sinar_ maka nanti kata tersebut akan tercetak miring di layar whatsApp Anda.

Kata dicoret : tempatkan tanda tilde (~) pada awal dan akhir kata yang ingin dicoret. Misalnya ~sinar~ maka tampilan kata tersebut akan mengandung coretan ketika tampil di layar.

2. Menggunakan Stiker Lucu

Menggunakan-Stiker-Lucu

Agar dapat bersaing dengan aplikasi mengobrol lainnya, WhatsApp pun kini melengkapi layannya dengan fitur stiker lucu. Ada beberapa stiker bawaan yang sudah disediakan aplikasi yang bisa langsung Anda gunakan.

Namun Anda juga dapat meminta stiker dari teman Anda. Bentuknya pun bisa bermacam-macam, mulai dari kartun, animasi bergerak hingga foto seseorang. Untuk menggunakannya, Anda dapat menyentuh stiker tersebut satu kali. Nantinya akan keluar notifikasi dan pilih tambah ke favorit.

Jika ingin menggunakannya, Anda hanya perlu menyentuh tanda emoticon, kemudian pilih tanda selembar kertas dan kemudian sentuh tanda bintang. Di sana akan anda temukan semua stiker yang Anda jadikan favorit. Pilih salah satu stiker dan stiker tersebut akan langsung muncul di layar.

Cara lainnya adalah dengan menginstal aplikasi pembuat stiker yang bisa Anda temukan baik di PlayStore maupun AppStore. Kemudian buka aplikasi yang diinstal dan ikuti petunjuk selanjutnya. Di sini, Anda bahkan dapat membuat foot Anda sendiri sebagai stiker.

3. Kutip Pesan

 

Dalam sebuah grup seringkali obrolan bisa sangat deras dan bersahut-sahutan. Guna menghindari kesalahpahaman dalam membalas pesan, maka Anda dapat menggunakan fitur mengutip sehingga peserta grup yang lain dapat mengerti bahwa Anda sedang membalas pesan dari peserta mana.

Caranya juga cukup mudah, Anda tinggal menekan layar Anda beberapa saat di bagian chat yang ingin Anda kutip/balas. Kemudian, secara otomatis pesan tersebut akan terkutip di bagian bar untuk membalas. Anda tinggal mengetikkan balasan Anda dan kirimkan teks tersebut seperti biasa. Nanti di bagian layar akan terlihat balasan Anda beserta teks yang Anda kutip.

4. Teruskan Pesan

Teruskan-Pesan

Seringkali ketika ingin membalas pesan ke beberapa orang dengan teks yang sama, alih-alih menulis baru Anda dapat menggunakan fitur teruskan pesan. Caranya juga sangat mudah. Anda hanya perlu menggeser ke kanan chat yang Anda inginkan untuk diteruskan. Kemudian nanti akan terlihat tanda panah. Pilih kontak yang Anda tuju untuk dibagikan pesan tersebut. Lalu ketuk send untuk mengirim pesan.

Selain itu, Anda juga dapat menggunakan fitur copy paste. Caranya adalah dengan menekan beberapa lama teks yang Anda inginkan kemudian nanti akan ada notifikasi yang muncul dan pilih copy/salin.

Kemudian pilih rekan yang ingin Anda ajak ngobrol. Pada bagian bar percakapan, tekan cukup lama hingga muncul notifikasi. Pilih paste/tempel. Nantinya teks yang sudah Anda salin sebelumnya akan tertempel sempurna di bar percakapan dan Anda tinggal mengirimkannya.

Fitur copy paste ini mengizinkan Anda untuk menyunting beberapa bagian teks, tidak seperti mode teruskan yang akan mengirimkan pesan sesuai format asli tanpa bisa disunting. Selain itu, fitur copy paste tidak menyertakan tulisan “Diteruskan” pada teks yang dikirimkan.

5. Penghematan Bandwidth

Penghematan-Bandwidth

Salah satu fitur yang disukai dari platform WhatsApp adalah panggilan atau telepon. Dengan menggunakan kuota internet saja, Anda dapat menelepon siapapun, bahkan teman yang ada di luar negeri tanpa takut terkena roaming.

Hal ini tentunya dapat menghemat pengeluaran. Namun, sayangnya panggilan ini memakan sedikit lebih banyak kuota data daripada sekadar menggunakan teks atau rekaman suara. Maka salah satu cara agar Anda tidak kebablasan adalah dengan menyeting setelan.

Cara pertama adalah dengan membuka bagian setelan dan temukan bagian penggunaan data serta penyimpanan. Jika sudah ketemu, pilih bagian penggunaan data rendah. Centang pada bagian yang tersedia. Hal ini dapat membatasi konsumsi kuota selama periode tertentu.

6. Verifikasi Dua Langkah

Verifikasi-Dua-Langkah

Semakin lama, kejahatan digital juga semakin marak. Maka salah satu cara pengamanan akun yang dapat Anda lakukan adalah dengan menerapkan verifikasi dua langkah. Dengan cara ini, memang Anda harus sedikit repot karena harus mengisi data, tetapi hal ini juga berarti akun Anda akan aman dan tidak dapat digunakan oleh orang lain.

Bahkan jika nomor Anda sudah dimiliki oleh oknum tersebut, mereka tidak dapat mengakses akun karena kode rahasia yang hanya milik Anda tersebut. Maka jangan ragu ketika pihak WhatsApp meminta Anda untuk menambahkan PIN.

Cara untuk mengaktifkan fitur ini adalah dengan masuk ke setelan di akun WhatsApp Anda. Kemudian pilih Akun dan Verifikasi Dua Langkah. Masukkan nomor unik yang Anda inginkan sejumlah enam digit.

Nantinya setiap kali Anda mengaktifkan akun WhatsApp Anda di perangkat baru, Anda harus memasukkan PIN ini. Maka nomor unik ini harus Anda ingat selalu. Atau masukkan juga alamat e-mail yang sering Anda gunakan ketika meminta verifikasi dua langkah.

Jadi, ketika Anda lupa nomor PIN, pihak WhatsApp dapat mengirimkan tautan agar Anda dapat mengakses WhatsApp Anda kembali. Anda juga mereset PIN lewat tautan ini.

7. Cek Orang yang Melihat Pesan Grup

Cek-Orang-yang-Melihat-Pesan-Grup

Terkadang Anda memerlukan informasi tentang siapa saja yang sudah membaca pesan Anda yang dikirim di grup. Terutama jika Anda membutuhkan respon dari seseorang di grup tersebut, atau bahkan semua orang.

Salah satu caranya adalah dengan mengetuk dan tahan pada teks yang Anda kirimkan tersebut. Nantinya akan muncul notifikasi dan pilih Info dengan cara mengetuk tiga titik tegak lurus dan tekan Info. Atau Anda juga dapat langsung mengetuk ikon huruf “i” yang muncul pertama kali.

Setelah langkah tersebut, Anda akan diarahkan pada sebuah laman. Di sana tertera siapa saja yang baru menerima pesan tersebut tapi belum membaca, siapa yang belum menerima pesan dan siapa saja yang sudah membaca pesan tersebut. Dari sini, Anda dapat memilih informasi tersebut. Anda dapat mengetahui siapa saja yang sedang menerapkan cara agar WA terlihat offline padahal online.

Untuk bagian peserta grup yang belum menerima pesan, akan terdapat centang satu. Ada beberapa kemungkinan hal ini terjadi. Kemungkinan pertama adalah data dari peserta tersebut tidak aktif. Nantinya pesan akan terkirim seiring aktifnya perangkat dari peserta tersebut.

Namun, kemungkinan kedua adalah Anda sudah diblokir oleh orang tersebut jika peserta etrsebut ada di dalam grup dan sempat menulis teks tapi pesan dalam info mengatakan dia belum menerima pesan.

8. Mencari Pesan

Mencari-Pesan

Ketika membicarakan sesuatu terkadang ada kalanya Anda ingin membahasnya kembali di masa datang. Atau bisa juga Anda ingin mencari pesan penting di antara timbunan pesan lainnya, terutama di dalam obrolan grup.

Anda dapat menemukan teks yang Anda inginkan tanpa harus menggeser layar hp Anda terlalu jauh ke bawah. Caranya adalah tekan tiga titik tegak lurus yang ada di bagian sudut kanan atas. Nanti akan ada tulisan Cari. Tap tulisan tersebut.

Nantinya akan keluar bar pencarian dengan simbol kaca pembesar. Ketikkan kata kunci yang Anda ingat tentang teks yang Anda butuhkan. Misalnya Anda ingat teks tersebut tentang virus, maka Anda tinggal menulis kata virus dan tekan tombol kirim.

Kemudian semua percakapan yang mengandung kata virus akan ditampilkan. Anda hanya perlu menekan simbol (^) untuk melompati chat per chat hingga Anda menemukan teks yang Anda perlukan.

9. Bisukan Kontak Atau Grup

Bisukan-Kontak-Atau-Grup

Bagi sebagian orang, grup yang terlalu deras dapat sangat mengganggu. Apalagi jika grup terlalu aktif dengan suara notifikasi yang berbunyi terus menerus. Namun, untuk keluar dari grup juga pasti terasa sungkan, terutama jika grup tersebut berisi orang penting.

Maka jalan satu-satunya adalah dengan membisukan notifikasi grup, termasuk dengan suara notifikasinya. Pembisuan ini bisa Anda lakukan dalam waktu satu minggu, satu bulan hingga selamanya.

Cara mematikan pemberitahuan adalah dengan menekan beberapa saat menu Obrolan. Liat ikon di bagian pojok di kanan atas. Pilih tanda speaker bergaris. Setelahnya pilih tenor penonaktifan yang Anda inginkan.

Jika melihat penjelasan di atas, memang belum ada cara agar WA terlihat offline padahal online yang benar-benar paten. Jadi, ketika Anda sedang online, dan seseorang membuka laman chat khusus dengan Anda, maka status tersebut akan tetap terlihat. Namun demikian, cara antisipasi di atas tetap patut dicoba.