Pertahanan Arsenal Menjadi Sorotan
Arsenal kembali mencatatkan hasil tidak kebobolan dalam pertandingan Liga Inggris. Kemenangan 2-0 atas Burnley di Stadion Turf Moor pada pekan ke-10 menunjukkan kekuatan lini belakang tim asuhan Mikel Arteta.
“Kami tidak memberikan apa-apa kepada lawan, itu adalah fondasi kemenangan kami hari ini,” ujar Arteta mengapresiasi performa barisan pertahanannya. Ia juga menyebut bahwa pertahanan timnya bermain sangat baik untuk menjaga clean sheet.
Dalam 10 pertandingan yang telah dilalui, Arsenal sudah berhasil mencatatkan 7 kali tidak kebobolan. Empat di antaranya terjadi dalam empat laga beruntun sejak Oktober. Sebelum Burnley, beberapa tim seperti Manchester United (0-1), Leeds United (0-5), Nottingham Forest (0-3), West Ham United (0-2), Fulham (0-1), dan Crystal Palace (0-1) merasakan kesulitan dalam menembus pertahanan Gabriel Magalhaes dan kawan-kawannya.
The Gunners terakhir kali kebobolan pada menit ke-34 dalam laga kontra Newcastle United pada 28 September lalu. Saat ini, mereka hanya kebobolan tiga gol dalam 10 pertandingan EPL.
Catatan ini hampir sama bagusnya dengan rekor pertahanan terbaik sepanjang sejarah Premier League. Tim tersebut adalah Chelsea pada musim kompetisi 2004-2005. Saat itu, dibesut oleh Jose Mourinho, Chelsea hanya kebobolan dua gol hingga pertandingan ke-10. Di akhir musim, Chelsea menjadi juara dengan hanya menderita 15 gol.
Cuma kebobolan 15 gol dalam 38 pertandingan menjadi rekor terbaik Premier League yang belum terpatahkan sampai sekarang. Pada musim tersebut, The Blues sempat mengukir catatan tidak kebobolan dalam 10 pertandingan beruntun. Momennya terjadi pada selang pekan ke-18 hingga 27, dari 18 Desember 2004 hingga 12 Februari 2005.
Kini Arsenal sedang mencoba membangun rentetan clean sheet serupa dengan sudah empat kali berturut-turut tidak kebobolan. Kemenangan atas Burnley membuat Arsenal memantapkan posisi mereka di klasemen Liga Inggris. Mengoleksi 25 poin, The Gunners hingga Sabtu unggul tujuh angka atas Bournemouth dan Liverpool sebagai pesaing terdekatnya.
Dalam dua musim sebelum 2025-2026, Arteta sudah membentuk Arsenal sebagai pemilik pertahanan terbaik. Namun, performa musim ini memperlihatkan kesolidan tembok mereka berada pada level yang berbeda.
Sekarang Tim Meriam hanya kebobolan rata-rata 0,3 gol per pertandingan. Musim lalu, angkanya 0,89 dengan Arsenal kemasukan 34 gol dalam 38 laga. Pada kompetisi 2023-2024, Bukayo Saka dkk. kebobolan 29 gol dalam 38 partai dengan rata-rata 0,76 per laga.
Jika dibandingkan dengan Chelsea 2004-2005, catatan Arsenal 2025-2026 masih sedikit lebih bagus. Chelsea-nya Mourinho kebobolan 15 gol dalam 38 laga atau rata-rata 0,39 gol per pertandingan.
Performa Lini Belakang yang Mengesankan
Beberapa faktor yang mendukung keberhasilan Arsenal dalam menjaga clean sheet antara lain:
- Konsistensi dalam pertahanan: Arsenal telah mencatatkan 7 kali tidak kebobolan dalam 10 pertandingan. Hal ini menunjukkan bahwa lini belakang mereka sangat konsisten.
- Pemain kunci yang solid: Gabriel Magalhaes dan kawan-kawannya bermain sangat baik dalam menghalangi serangan lawan.
- Strategi yang efektif: Pelatih Mikel Arteta memiliki strategi yang baik dalam mengatur pertahanan tim.
Rekor yang Dapat Terpecahkan
Rekor Chelsea yang dipimpin oleh Jose Mourinho pada musim 2004-2005 masih menjadi salah satu rekor terbaik dalam sejarah Premier League. Namun, Arsenal saat ini memiliki peluang untuk memecahkan rekor tersebut.
Dengan performa yang stabil dan konsisten, Arsenal bisa saja mengakhiri rekor yang sudah bertahan lebih dari dua dekade. Jika terus mempertahankan performa yang baik, kemungkinan besar Arsenal akan mencatatkan rekor baru dalam sejarah Premier League.
📲 Ikuti terus berita kami di Google News .





