Pelatihan Baking untuk Pemberdayaan Ibu-Ibu UMKM di Bogor Utara
Sejumlah ibu-ibu yang tergabung dalam Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di Bogor Utara mengikuti pelatihan pembuatan produk baking yang sedang viral, seperti donat, bomboloni, dan lapis talas. Kegiatan ini diselenggarakan oleh Yayasan Indonesia Setara (YIS) bekerja sama dengan Skies Indonesia dan Pemerintah Kota Bogor.
Pelatihan berlangsung di Aula Kantor Kecamatan Bogor Utara, Jalan Gagalur, Tegal Gundil, pada hari Sabtu (4/10). Sebanyak 50 peserta hadir dalam kegiatan ini, sebagian besar dari kalangan ibu-ibu.
Pendiri YIS, Sandiaga Uno, menyampaikan bahwa inisiatif ini merupakan bentuk komitmen nyata untuk memberdayakan masyarakat, khususnya perempuan, agar dapat mandiri secara ekonomi serta mendapatkan kesetaraan kesempatan. Menurutnya, pelatihan ini juga bertujuan untuk mengubah stigma bahwa perempuan hanya bisa berada di rumah.
“Lima belas tahun lalu YIS berdiri dengan mimpi kesetaraan kesempatan bagi anak muda, difabel, dan perempuan, hari ini kami mewujudkannya dengan memberdayakan ibu-ibu yang membutuhkan keterampilan melalui kewirausahaan,” ujarnya dalam siaran tertulis pada Senin (6/10).
Sandiaga menambahkan bahwa pihaknya memilih bidang baking karena dianggap murah, minim risiko, dan dekat dengan kehidupan sehari-hari. Di Bogor, potensi talas jangan dibiarkan terbuang. “Kita olah jadi produk turunan yang bernilai dan menghasilkan cuan,” tambahnya.
Selain pelatihan membuat produk, peserta juga mendapatkan pendampingan dalam pemasaran, mulai dari cara mengambil foto, menulis caption, membuat konten, hingga membuka pre-order melalui satu aplikasi.
“Ke depannya, akan ada tahap inkubasi mulai dari pembuatan merek dan kemasan, pencatatan keuangan, sampai akses modal usaha agar mereka benar-benar siap naik kelas,” imbuhnya.
Pelatihan ini tidak berhenti pada workshop saja. Setelah sesi baking, program dilanjutkan dengan pendampingan intensif selama tiga minggu yang memfasilitasi diskusi antara peserta dan pelatih.
Dalam sesi ini, para peserta dapat bertanya, berbagi pengalaman, serta menerima masukan konstruktif yang dapat langsung diterapkan pada usaha mereka. Pendampingan juga menitikberatkan pada pelatihan membuat konten promosi, mengoptimalkan strategi digital marketing, dan penerapan ilmu yang didapat selama workshop.
“Lewat konten usaha jadi cuan, buka lapangan kerja,” tambahnya.
Dukungan dari Pemkot Bogor Utara
Terpisah, Camat Bogor Utara, Riki Robiansyah, menyatakan dukungannya atas program ini. Dirinya berharap lewat pelatihan dan pendampingan yang berkelanjutan, para UMKM Bogor Utara bisa naik kelas.
“Saya percaya, jika dibuat dengan hati, produk akan laku dan cuan bisa maksimal. Terima kasih kepada YIS dan seluruh tim. Peluangnya banyak, peminatnya besar, dengan bimbingan yang tepat, daya saing ibu-ibu kita akan meningkat dan orderan bisa terus bertambah,” katanya.
Hal senada disampaikan Kepala Seksi Ekonomi Kecamatan Bogor Utara, Abdul Salam. Ia menyambut baik pelatihan yang melibatkan pelaku UMKM di wilayahnya dan mengapresiasi kolaborasi yang terjalin.
“Kami bersyukur melihat kekompakan komunitas UMKM Bogor Utara dan menyambut baik kegiatan yang sangat bermanfaat ini. Terima kasih kepada YIS dan SKIES yang telah melibatkan peserta dari Bogor Utara dalam pelatihan ini,” ungkap Salam.
📲 Ikuti terus berita kami di Google News .





