10 Hari Mencari, Operasi Longsor Majenang Berhenti: Dua Orang Masih Hilang!

by -553 Views

Operasi Pencarian Korban Longsor di Cibeunying Resmi Dihentikan

Operasi pencarian korban longsor yang terjadi di Desa Cibeunying, Kecamatan Majenang, Kabupaten Cilacap resmi dihentikan setelah memasuki hari ke-10. Keputusan ini diambil setelah seluruh upaya pencarian dilakukan secara maksimal, namun tidak ditemukan tanda-tanda keberadaan korban yang masih hilang.

Tim SAR Gabungan mengumumkan penutupan operasi pada Sabtu (22/11). M. Abdullah, selaku SAR Mission Coordinator (SMC), menjelaskan bahwa operasi ini melibatkan berbagai unsur seperti Basarnas, BPBD, TNI, Polri, dan relawan sejak hari pertama bencana terjadi pada Kamis (13/11) malam. Longsor yang terjadi pada pukul 20.00 WIB tersebut menimbun setidaknya 23 orang. Hingga operasi ditutup, sebanyak 21 korban telah ditemukan dalam kondisi meninggal dunia, sementara dua korban lainnya yaitu Maysarah Salsabila (14) dan Vani Hayati (12) masih belum ditemukan.

Keputusan penutupan operasi dilakukan setelah melalui evaluasi bersama keluarga korban dan pemerintah daerah. Abdullah menyampaikan bahwa keputusan ini merupakan langkah berat, namun harus diambil dengan mempertimbangkan prosedur dan efektivitas pencarian di lapangan. “Meskipun kami sangat berharap dapat menemukan semua korban, namun sesuai prosedur dan mempertimbangkan batas waktu efektif pencarian, kami harus mengambil keputusan berat ini,” tambahnya.

Operasi ini mengacu pada ketentuan Peraturan Kepala Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas), yang biasanya menetapkan bahwa operasi SAR dilaksanakan paling lama 7 hari. Namun dalam kasus ini, pencarian diperpanjang hingga hari ke-10 karena adanya sejumlah pertimbangan, termasuk kondisi lapangan dan evaluasi berkelanjutan tim SAR.

Penutupan operasi SAR ini juga menjadi momen penyampaian rasa duka dan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah membantu selama proses pencarian. “Tim SAR Gabungan menyampaikan duka cita yang mendalam kepada keluarga korban yang belum ditemukan dan berterima kasih kepada semua pihak yang telah terlibat dalam operasi ini, maka dengan ini operasi SAR longsor Majenang dinyatakan selesai dan seluruh unsur SAR dikembalikan ke kesatuan masing-masing,” tutupnya.

Proses Operasi Pencarian yang Dilakukan

Berikut adalah beberapa tahapan yang dilakukan selama operasi pencarian:

  • Tim SAR Gabungan bekerja sama dengan berbagai instansi seperti Basarnas, BPBD, TNI, dan Polri.
  • Relawan turut serta dalam proses pencarian dan bantuan darurat.
  • Operasi dimulai pada hari pertama bencana, yaitu Kamis (13/11) malam.
  • Pencarian dilakukan secara intensif selama 10 hari dengan mempertimbangkan kondisi lapangan dan kebutuhan evakuasi.
  • Evaluasi dilakukan secara berkala untuk menentukan efektivitas dan keputusan akhir operasi.

Kondisi Korban yang Masih Hilang

Dua korban yang masih hilang adalah:

  • Maysarah Salsabila (14 tahun)
  • Vani Hayati (12 tahun)

Keduanya masih belum ditemukan meskipun seluruh upaya pencarian telah dilakukan. Keluarga korban dan pihak terkait tetap berharap dapat menemukan keduanya dalam waktu dekat.

Penutupan Operasi dan Apresiasi

Setelah operasi resmi dihentikan, tim SAR Gabungan menyampaikan duka cita mendalam kepada keluarga korban. Selain itu, mereka juga mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah berkontribusi dalam operasi ini.


📲 Ikuti terus berita kami di Google News .

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No More Posts Available.

No more pages to load.