12.000 Warga Padati GBK Ikuti OsteoWalk 10.000 Langkah, 60% Orang Jakarta Rentan Osteoporosis

by -227 Views

Acara Anlene OsteoWalk 10.000 Langkah dan OsteoRun 5K di Jakarta

Acara Anlene OsteoWalk 10.000 Langkah dan OsteoRun 5K yang digelar di kawasan Gelora Bung Karno (GBK) pada hari Minggu pagi (HON 2025) berjalan sangat meriah dan luar biasa. Lebih dari 12.000 warga Jakarta turut serta dalam kegiatan ini, yang menjadi puncak dari kampanye nasional Anlene bersama Perhimpunan Osteoporosis Indonesia (PEROSI). Sebelumnya, acara serupa telah diselenggarakan di Medan dan akan dilanjutkan ke Surabaya.

Dalam acara tersebut, tidak hanya tersedia jalan sehat dan lari 5K, tetapi juga layanan pemeriksaan kesehatan tulang gratis, edukasi nutrisi, serta kampanye gaya hidup aktif untuk mencegah osteoporosis sejak dini. Acara ini merupakan bagian dari upaya Anlene dan PEROSI dalam meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya menjaga kesehatan tulang.

Anlene dan PEROSI telah melakukan Bone Scan terhadap lebih dari 500.000 orang di 16 kota. Hasilnya menunjukkan bahwa lebih dari 50% dari mereka berisiko mengalami osteoporosis. Risiko ini lebih tinggi pada generasi Gen X dibandingkan Milenial dan Gen Z. Dalam data yang diperoleh, risiko Gen X adalah 2 kali lebih tinggi dari Milenial dan 2,7 kali lebih tinggi dari Gen Z.

Di Jakarta, lebih dari 60% peserta yang mengikuti Bone Scan terdeteksi memiliki risiko osteoporosis. Data ini menunjukkan bahwa semakin sedikit orang yang rutin berjalan kaki, maka semakin tinggi risiko mereka mengalami pengeroposan tulang. Mereka yang jarang berjalan kaki memiliki risiko 1,4 kali lebih tinggi dibandingkan yang rutin berjalan. Catatan ini menjadi alarm bahwa pencegahan harus dilakukan sedini mungkin melalui nutrisi dan aktivitas fisik, termasuk berjalan minimal 10.000 langkah per hari.

Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Tidak Menular (PTM) Kementerian Kesehatan RI, dr. Siti Nadia Tarmizi, menyebut osteoporosis sebagai “silent disease” yang dapat mengurangi produktivitas masyarakat. Ia menjelaskan bahwa 2 dari 5 penduduk Indonesia berisiko mengalami osteoporosis. Gerakan Anlene OsteoWalk 10.000 Langkah sejalan dengan kampanye aktivitas fisik selama 150 menit per minggu.

Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat (Kesmas) Dinas Kesehatan DKI Jakarta, dr. Octoviana Carolina, menegaskan bahwa hasil Bone Scan Anlene™ menunjukkan tingginya risiko pengeroposan tulang di Jakarta. Ia menyatakan bahwa lebih dari 60% warga Jakarta memiliki risiko pengeroposan tulang, yang harus menjadi peringatan keras bagi masyarakat. Ia mendorong warga untuk memenuhi nutrisi tulang seperti kalsium, vitamin D, protein, dan kolagen.

PEROSI: Osteoporosis Mengintai Tanpa Gejala

Ketua Umum PEROSI, Dr. dr. Tirza Z. Tamin, menyebut bahwa aktivitas sederhana seperti berjalan dan latihan weight bearing mampu menjaga kepadatan tulang. Ia menekankan pentingnya kegiatan fisik dalam mencegah osteoporosis.

President Director Fonterra Brands Indonesia, Yauwanan Wigneswaran, menyatakan bahwa mereka yang rutin minum Anlene™ memiliki risiko osteoporosis 2 kali lebih rendah dibandingkan yang tidak rutin mengonsumsinya. Gerakan OsteoWalk menjadi bagian dari kampanye aktif bergerak yang telah dilakukan Anlene™ selama 20 tahun.

Indy Barends Hadir Bersama Ibunda

Figur publik Indy Barends hadir dalam acara OsteoWalk dan mengikuti kegiatan bersama ibunya. Ia menyampaikan bahwa menjaga kesehatan tulang bukan hanya untuk diri sendiri, tetapi juga agar bisa tetap bersama orang-orang yang dicintai. Pesannya menjadi motivasi bagi peserta lainnya untuk menjaga kesehatan tulang sejak dini.

Setelah Jakarta, kampanye Anlene OsteoWalk 10.000 Langkah akan dilanjutkan ke Surabaya untuk memperluas gerakan sadar tulang sehat bagi seluruh masyarakat Indonesia. Acara ini diharapkan mampu meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya kesehatan tulang dan pencegahan osteoporosis secara dini.


📲 Ikuti terus berita kami di Google News .

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No More Posts Available.

No more pages to load.