13 Wanita Jadi Sopir Transjakarta

by -430 Views



JAKARTA, 1News.id

PT TransJakarta telah meluluskan 13 wanita sebagai pramudi armada melalui program pelatihan women empowerment. Pengukuhan ini digelar di Cawang, Jakarta Timur.

Pengamatan 1News.id di lokasi pada Senin (10/11/2025), Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung hadir di lokasi bersama Kepala Dinas Perhubungan Jakarta Syafrin Liputo, Wali Kota Jakarta Timur Munjirin, dan Direktur Utama TransJakarta Welfizon Yuza.

Sesuai rangkaian acara, belasan wanita yang lulus tampak rapi mengenakan blazer hitam dan kemeja putih dan dihadirkan di atas panggung untuk penyerahan sertifikat kelulusan.

Secara langsung, Pramono melakukan simbolisasi penyerahan sertifikat ke salah satu lulusan terbaik yang bernama Madinah.

“Yang pertama, hari ini diserahkan kepada 13 perempuan tangguh Indonesia untuk menjadi driver di TransJakarta dan menuru saya luar biasa,” ujar Pramono dalam sambutannya, Senin.

Ia mempunyai kesan baik setiap menjadi penumpang Transjakarta yang dikemudikan wanita sebab terasa lebih nyaman dan aman. Untuk itu, Pramono mengharapkan program pelatihan ini dapat terus dilanjutkan dan menargetkan pemberdayaan perempuan terus bertambah.

“Seringkali bertemu dengan pengemudi perempuan dan kenapa kalau dikemudikan oleh perempuan di TransJakarta ini lebih ayem,” kata Pramono.

“Saya ingin perempuan di Jakarta jangan hanya 2-4 persen, kalau bisa di atas 10 persen benar-benar pengemudinya adalah perempuan,” sambung dia.

Langkah ini menjadi solusi konkret untuk perkembangan Transjakarta sebagai perusahaan dan kemajuan transportasi publik Jakarta.

Sementara itu, salah satu pramudi wanita yang lolos bernama Madinah mengaku tertarik mengikuti program ini karena gemar mengemudi.

“Saya sebenarnya awalnya pelanggan setia TransJakarta. Sehari-hari saya menggunakan TransJakarta untuk kegiatan sehari-hari, eh, dan kebetulan saya punya hobi nyetir,” ungkap Madina kepada Pramono.

Di mata Madinah, menjadi pramudi Transjakarta profesi yang membanggakan, sehingga menarik untuk dicoba.

“Jadi ngelihat pramudi perempuan tuh kok, kok kayaknya keren, ya. Hebat, keren gitu. Jadi ada kesempatan kayak gini kenapa enggak coba gitu,” ujar dia.

Program Pelatihan Women Empowerment: Tantangan dan Harapan

Program pelatihan women empowerment yang dilaksanakan oleh PT TransJakarta tidak hanya menjadi langkah strategis dalam penguatan kapasitas perempuan, tetapi juga membuka peluang baru bagi mereka untuk berkontribusi dalam dunia transportasi umum.

Beberapa hal yang menjadi fokus dalam program ini antara lain:

Pelatihan teknis mengemudi yang sesuai standar industri

Penguatan soft skill seperti komunikasi, manajemen emosi, dan kesadaran akan keselamatan berkendara

* Penyuluhan tentang tata cara bekerja sebagai pramudi di lingkungan kerja yang profesional

Program ini juga dirancang untuk meningkatkan kepercayaan diri para peserta, sehingga mereka mampu menjalankan tugas dengan optimal dan percaya diri. Selain itu, adanya dukungan dari berbagai pihak seperti pemerintah daerah dan instansi terkait memberikan semangat tambahan bagi para peserta.

Peran Perempuan dalam Transportasi Umum

Peran perempuan dalam transportasi umum semakin mendapat perhatian, terutama dalam konteks kesetaraan gender dan pemberdayaan sosial. Dalam beberapa tahun terakhir, jumlah perempuan yang bekerja sebagai pramudi di TransJakarta mulai meningkat, meskipun masih jauh dari target ideal.

Beberapa alasan mengapa perempuan dianggap cocok sebagai pramudi antara lain:

Kepekaan terhadap kondisi penumpang dan lingkungan sekitar

Kemampuan mengatur emosi dan menjaga ketenangan saat menghadapi situasi sulit

* Kesadaran akan pentingnya keselamatan dan keamanan

Selain itu, kehadiran perempuan sebagai pramudi juga memberikan dampak positif terhadap citra TransJakarta sebagai layanan transportasi yang inklusif dan ramah lingkungan.

Masa Depan Program dan Tujuan Jangka Panjang

Dalam beberapa bulan ke depan, PT TransJakarta berencana untuk memperluas program pelatihan women empowerment agar lebih banyak lagi perempuan yang terlibat dalam proses perekrutan. Hal ini juga sejalan dengan visi pemerintah daerah untuk menciptakan ruang kerja yang lebih merata dan berkelanjutan.

Tidak hanya itu, TransJakarta juga berupaya meningkatkan fasilitas dan perlindungan bagi perempuan yang bekerja sebagai pramudi, termasuk dalam hal keamanan dan kesejahteraan.

Dengan adanya inisiatif ini, diharapkan masyarakat Jakarta akan semakin percaya pada kualitas layanan transportasi umum yang dikelola oleh perempuan. Selain itu, program ini juga menjadi contoh bagaimana pemberdayaan perempuan dapat memberikan dampak positif secara sosial dan ekonomi.

📲 Ikuti terus berita kami di Google News .

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No More Posts Available.

No more pages to load.