14 Hari Mengungsi, Warga Serempah Aceh Tengah Masih Trauma Kembali ke Rumah

by -140 Views

Warga Terdampak Banjir dan Longsor di Kampung Serempah Masih Mengungsi

Kondisi warga yang terdampak banjir dan longsor di Kampung Serempah, Kecamatan Ketol, Kabupaten Aceh Tengah, masih memprihatinkan. Sejak bencana melanda hingga kini, ratusan warga masih bertahan di lokasi pengungsian. Reje Kampung Serempah, Anwar, menyebutkan bahwa sebanyak 535 jiwa dari 128 Kepala Keluarga (KK) terpaksa mengungsi ke Kampung Rajawali dan Pasar Ketol sejak hari pertama bencana.

“Sudah 14 hari masyarakat mengungsi. Mereka masih trauma untuk kembali ke rumah masing-masing,” ujar Anwar kepada sumber berita lokal.

Kerusakan Rumah yang Parah

Di Kampung Serempah, kerusakan cukup parah terjadi pada sejumlah rumah warga. Berdasarkan laporan yang diberikan oleh Anwar, terdapat:

  • Lima rumah rusak parah
  • 20 rumah rusak ringan

Kerusakan ini membuat sebagian warga kehilangan tempat tinggal, sementara yang lain memilih tetap bertahan di pengungsian karena kekhawatiran akan potensi longsor susulan.

Dapur Umum sebagai Penopang Utama

Anwar menjelaskan bahwa selama di pengungsian, warga dibantu oleh dapur umum yang dikelola langsung oleh pemerintah desa. Dapur umum ini menjadi penopang utama penyediaan makanan bagi ratusan pengungsi.

“Kami berusaha semaksimal mungkin untuk memenuhi kebutuhan warga melalui dapur umum. Namun kemampuan desa tentu terbatas,” ujarnya.

Harapan Bantuan Pemerintah

Anwar berharap pemerintah daerah dan pemerintah pusat segera turun tangan untuk memberikan bantuan tambahan, khususnya kebutuhan logistik dan penanganan lanjutan bagi warga yang masih mengungsi.

“Kami sangat berharap bantuan dari Pemerintah Daerah dan Pemerintah Pusat dapat segera datang. Kondisi warga masih sangat membutuhkan perhatian,” tegasnya.

Kondisi Pengungsian yang Masih Berlangsung

Situasi pengungsian di Kampung Rajawali dan Pasar Ketol hingga kini masih berlangsung. Warga menunggu kondisi aman untuk kembali ke rumah masing-masing. Meskipun beberapa wilayah mulai pulih, ancaman longsor susulan tetap menjadi kekhawatiran utama bagi para pengungsi.

Perlu Perhatian Lebih Lanjut

Selain bantuan logistik, warga juga membutuhkan bantuan dalam bentuk pemulihan infrastruktur dan penanganan jangka panjang. Anwar menekankan pentingnya koordinasi antara pemerintah daerah dan pusat untuk memastikan kebutuhan dasar warga terpenuhi secara merata.



📲 Ikuti terus berita kami di Google News .

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No More Posts Available.

No more pages to load.