Asuransi Kesehatan Jadi 20% Portofolio Asuransi Astra

by -184 Views

Peran Asuransi Kesehatan dalam Portofolio Perusahaan

PT Asuransi Astra Buana (Asuransi Astra) telah mengungkapkan bahwa produk asuransi kesehatannya memberikan kontribusi sekitar 20% terhadap keseluruhan portofolio perusahaan. Hal ini menunjukkan pentingnya sektor ini dalam strategi bisnis perusahaan.

Presiden Direktur Asuransi Astra, Maximiliaan Agatisianus, menyatakan bahwa setelah 17 tahun beroperasi di bidang asuransi kesehatan, produk tersebut kini menjadi salah satu pilar utama perusahaan. Ia menjelaskan bahwa dari total kontribusi pendapatan, sekitar 20% berasal dari sektor asuransi kesehatan.

Sebelumnya, produk yang dikenalkan oleh Asuransi Astra lebih banyak berkaitan dengan kendaraan bermotor dan komersial. Namun, kini asuransi kesehatan telah menjadi bagian penting dari portofolio perusahaan.

Maximiliaan menegaskan bahwa saat ini perusahaan fokus pada asuransi kesehatan kumpulan atau korporasi, yang dikenal sebagai Garda Medika. Ia menilai bahwa tingkat kesadaran (awareness) terhadap asuransi di kalangan sektor korporasi lebih tinggi dibandingkan retail.

“Kami optimis terhadap asuransi kesehatan kumpulan karena tingkat kesadaran terhadap asuransi di sektor korporasi lebih besar,” ujarnya.

Strategi Pemasaran Asuransi Kesehatan

Marketing-Commercial & Health Business Director Asuransi Astra, Indah Octavia, menjelaskan bahwa asuransi kumpulan memiliki keunikan karena dapat disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing perusahaan. Untuk memenangkan pasar, Astra fokus pada diferensiasi layanan melalui inovasi setiap tahunnya.

“Tujuan kami adalah memberikan pelayanan terbaik kepada pelanggan korporasi dan semua karyawan dalam memenuhi kebutuhan layanan kesehatan,” katanya.

Tantangan Bisnis Asuransi Kesehatan

Operation Director Asuransi Astra, Hendry Yoga, mengungkapkan tantangan utama dalam bisnis asuransi kesehatan adalah profitabilitas. Menurutnya, bisnis ini memiliki profitabilitas yang sangat tipis.

“Untuk bisnis retail, efisiensi dan kontrol menjadi hal yang sangat penting. Itulah tantangannya untuk bisa bertarung di bisnis ini. Saya percaya bahwa penggunaan teknologi ekosistem digital adalah jawabannya,” ujarnya.

Inovasi Express Discharge

Untuk menerapkan teknologi ekosistem digital, Asuransi Astra baru saja meluncurkan fitur Express Discharge dalam aplikasi Garda Mobile Medcare. Fitur ini mempercepat proses kepulangan pasien rawat jalan di rumah sakit dengan menghilangkan antrean di kasir dan farmasi.

Pasien dapat langsung pulang setelah konsultasi dengan dokter, sementara biaya atau klaim serta obat dapat diproses melalui aplikasi Garda Mobile Medcare.

Hendry Yoga menjelaskan bahwa inovasi ini muncul berdasarkan statistik internal, di mana transaksi layanan rawat jalan (outpatient) hampir 10 kali lipat lebih banyak dibanding transaksi layanan rawat inap (inpatient).

“Karena jumlah transaksinya jauh lebih besar, kami memprioritaskan pengembangan layanan ini dari segi journey outpatient,” tambahnya.

Pertumbuhan Keuangan Perusahaan

Berdasarkan laporan keuangan Asuransi Astra per September 2025, jumlah premi bruto perusahaan mencapai Rp5,93 triliun, tumbuh 10,84% secara year-on-year (YoY). Hal ini menunjukkan pertumbuhan signifikan dalam bisnis perusahaan.

📲 Ikuti terus berita kami di Google News .

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No More Posts Available.

No more pages to load.