Bantuan Kemanusiaan dari Kota Malang untuk Korban Bencana di Aceh dan Wilayah Sumatera
Gelombang pertama bantuan kemanusiaan dari Kota Malang untuk korban banjir bandang dan tanah longsor di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat telah resmi diberangkatkan pada Minggu (7/12/2025). Aksi ini bukan hanya sekadar bentuk solidaritas, tetapi juga mencerminkan kuatnya budaya gotong royong yang terus berkembang di kalangan masyarakat.
Bantuan yang dikumpulkan sejak 2 Desember ini tidak hanya berasal dari warga Kota Malang, tetapi juga dari Kabupaten Malang dan Kota Batu. Nilai total bantuan yang terkumpul mencapai sekitar Rp1,9 miliar. Hal ini menunjukkan partisipasi besar dari berbagai komunitas dalam merespons bencana nasional yang melanda tiga provinsi di Sumatera.
Kepala Dinas Sosial P3AP2KB Kota Malang, Donny Sandito W., menyebutkan bahwa keterlibatan masyarakat sangat besar, bahkan meningkat pesat berkat dorongan dari konten media sosial yang dibuat oleh Wali Kota Malang. “Semua bantuan ini berasal dari masyarakat… Termasuk tetangga kita dari Kabupaten Malang dan Kota Batu banyak yang memberi bantuan, berkat TikTok Pak Wali Kota,” ujar Donny.
Jenis Bantuan yang Terkumpul
Dari hasil penggalangan dana, terkumpul berbagai kebutuhan pokok dalam jumlah besar, antara lain:
- Beras: 12 ton
- Mie instan: sekitar 4.000 dus
- Minyak goreng: 775 pak
- Gula pasir: 1 ton
- Pakaian layak pakai, perlengkapan mandi, dan obat-obatan dalam jumlah besar
Data dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menunjukkan bahwa skala bencana yang menimpa tiga provinsi di Sumatera tersebut termasuk dalam kategori besar. Beberapa data penting yang tercatat adalah:
- 921 orang meninggal dunia
- 392 orang masih hilang
- Hampir 1 juta orang mengungsi
Bantuan logistik dari Kota Malang diharapkan menjadi penguat stok kebutuhan dasar di berbagai titik pengungsian yang masih kekurangan pasokan air bersih, makanan cepat saji, dan pakaian.
Pengiriman Bantuan ke Wilayah Terdampak
Sebanyak 11 truk dan 2 mobil pickup mengangkut bantuan menuju Bandara Abdulrachman Saleh. Bantuan kemudian diterbangkan ke Bandara Halim Perdanakusuma Jakarta sebelum didistribusikan ke provinsi terdampak. Pengiriman dilakukan secara bertahap mengingat adanya keterbatasan kapasitas pesawat dan ruang penyimpanan bandara.
Masyarakat yang ingin berdonasi dalam bentuk uang diarahkan melalui Baznas Kota Malang agar pengelolaan lebih transparan dan terkoordinasi.
Pesan dari Wali Kota Malang
Di tengah aksi solidaritas ini, Wali Kota Malang Wahyu Hidayat menekankan pentingnya mengambil pelajaran dari kejadian tersebut. Ia mengingatkan warga untuk menjaga lingkungan agar bencana serupa tidak terjadi di Kota Malang. “Jangan membuang sampah sembarangan ke selokan atau sungai. Kita harus jaga kota kita agar tetap aman,” pesannya.
Partisipasi dalam Gerakan Nasional
Bantuan Kota Malang menjadi bagian dari gerakan nasional yang lebih luas. Kementerian Sosial telah menggelontorkan Rp66,7 miliar untuk penanganan bencana di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat. Selain itu, TNI AU juga mengintensifkan operasi udara dari Lanud Halim Perdanakusuma dan Lanud Abdurrahman Saleh guna mengangkut bantuan logistik ke wilayah terdampak.
Dengan berangkatnya gelombang pertama bantuan ini, Pemerintah Kota Malang berharap dukungan moral dan logistik dari Malang Raya dapat membantu mempercepat pemulihan di Aceh, Sumut, dan Sumbar.
📲 Ikuti terus berita kami di Google News .






