Cak Imin Kritik Menkeu Saat Wisuda PKH: Ini Cara Membangun yang Benar

by -88 Views

Perubahan Paradigma Pembangunan Masyarakat

JAKARTA, 1News.id

Dalam sebuah acara wisuda KPM PKH di Margaguna Jakarta Selatan pada Senin (8/12/2025), Menteri Koordinator Pemberdayaan Masyarakat (Menko PM) Abdul Muhaimin Iskandar atau Cak Imin menyampaikan pandangan penting terkait pendekatan pembangunan masyarakat. Menurutnya, perubahan paradigma adalah hal krusial dalam mencapai keadilan dan kesejahteraan yang berkelanjutan.

Cak Imin menyoroti pentingnya penggunaan anggaran negara yang tidak hanya sekadar distribusi bantuan sosial, tetapi juga menghasilkan stimulus produktif. Ia menilai bahwa pemerintah harus lebih proaktif dalam memastikan bahwa dana yang digunakan benar-benar memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

“Insya Allah kalau pemerintah mau terus bergeser dan berubah, harusnya Menteri Keuangan hadir di sini,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa jika Menteri Keuangan tahu cara membangun yang benar, maka langkah-langkah yang diambil akan lebih efektif dan berdampak jangka panjang.

Pengertian Penolakan Bantuan Sosial

Lebih lanjut, Cak Imin menjelaskan bahwa ajakan untuk menolak bantuan sosial (bansos) bukan berarti masyarakat bersikap sombong atau menolak negara. Justru sebaliknya, penolakan bansos menjadi tanda bahwa masyarakat sudah naik kelas, kuat, mandiri, dan mampu memenuhi kebutuhan tanpa bergantung pada bantuan pemerintah.

“Tolak bansos itu artinya bukan sombong, tapi kita sudah mandiri dan kuat,” ujarnya.

Menurut Cak Imin, tujuan utama pembangunan nasional adalah menciptakan masyarakat yang mandiri, berdaya, dan mampu meningkatkan produktivitas secara berkelanjutan. Dengan demikian, masyarakat tidak hanya bergantung pada bantuan, tetapi memiliki kemampuan untuk berkembang sendiri.

Perubahan Paradigma Pembangunan

Cak Imin menekankan pentingnya perubahan paradigma pembangunan dari pola konsumtif dan ketergantungan menjadi pola yang mendorong kemandirian dan peningkatan kapasitas ekonomi masyarakat. Ia menilai bahwa pembangunan hanya akan berhasil jika masyarakat diberikan dorongan nyata untuk mandiri, bukan sekadar diberikan bantuan tanpa ruang untuk berkembang.

“Yang wujudnya adalah kemandirian, keberdayaan, sehingga menjadi individu-individu yang terus meningkatkan produktivitasnya, menjadi warga bangsa yang kuat dan mandiri,” tegasnya.

Langkah Konkret untuk Mencapai Tujuan

Untuk mewujudkan perubahan ini, Cak Imin menyarankan adanya strategi yang lebih berfokus pada penguatan kapasitas masyarakat melalui pelatihan, akses pendidikan, dan kesempatan kerja. Dengan begitu, masyarakat tidak hanya menerima bantuan, tetapi juga memiliki kemampuan untuk membangun diri mereka sendiri.

Selain itu, ia menilai pentingnya kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat dalam merancang program-program yang berdampak nyata. Dengan pendekatan yang lebih inklusif dan partisipatif, diharapkan setiap lapisan masyarakat dapat berkontribusi dalam proses pembangunan.

Kesimpulan

Pernyataan Cak Imin menunjukkan bahwa pembangunan masyarakat tidak cukup hanya dengan bantuan sosial, tetapi harus disertai dengan upaya-upaya nyata untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Dengan perubahan paradigma yang tepat, masyarakat dapat menjadi agen perubahan yang aktif dan berkontribusi dalam pembangunan nasional.

📲 Ikuti terus berita kami di Google News .

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No More Posts Available.

No more pages to load.