Disabilitas Semarang Makin Mandiri dengan Bantuan Motor Roda Tiga Rp45 Juta

by -485 Views

Bantuan Motor Roda Tiga untuk Penyandang Disabilitas di Kabupaten Semarang

Di wilayah Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, sembilan penyandang disabilitas menerima bantuan berupa sepeda motor roda tiga yang dilengkapi dengan kotak penyimpanan barang dagangan. Bantuan ini bertujuan untuk memperkuat usaha ekonomi produktif mereka dan meningkatkan kesejahteraan hidup.

Salah satu penerima bantuan adalah Samudi (43), warga Desa Jubelan, Kecamatan Sumowono. Ia setiap hari berdagang cilok sambil berkeliling di wilayah Sumowono dan sekitarnya. Samudi mengungkapkan bahwa bantuan tersebut sangat membantu dalam menjalankan usahanya.

“Bagasi yang dibantu pemkab ini bisa menampung hingga dua kali lipat barang dagangan, sehingga bisa membawa lebih banyak. Semoga nantinya semakin laris dan sukses,” kata Samudi, Senin (10/11/2025) di Alun-alun Bung Karno, Ungaran, dalam keterangan tertulis.

Peran Pemerintah Daerah dalam Meningkatkan Kesejahteraan

Bantuan motor roda tiga tersebut diserahkan langsung oleh Bupati Semarang, Ngesti Nugraha, kepada para penerima manfaat. Dalam kesempatan itu, ia mengimbau agar bantuan tersebut dimanfaatkan secara maksimal.

“Manfaatkan sebaiknya bantuan yang diterima, gunakan untuk menunjang usaha sehingga bisa meningkatkan kesejahteraan,” ungkap Ngesti Nugraha.

Bupati berharap program ini dapat membantu pelaku usaha dari kalangan disabilitas agar semakin mandiri secara ekonomi dan memiliki daya saing tinggi. Ia juga berharap bantuan ini menjadi awal dari perubahan positif bagi para penyandang disabilitas di daerah ini.

Nilai Bantuan dan Tujuan Program

Kepala Dinas Sosial Kabupaten Semarang, Istichomah, menjelaskan bahwa setiap bantuan yang diberikan bernilai Rp 45 juta. Bantuan ini diberikan untuk mereka yang memiliki usaha ekonomi produktif, seperti berjualan sayur, makanan, dan lainnya.

“Harapannya dengan kapasitas yang lebih besar, jangkauan penjualan menjadi lebih luas sehingga berdampak positif pada pendapatan dan menjadi lebih produktif,” jelas dia menambahkan.

Program ini tidak hanya memberikan alat transportasi, tetapi juga memberikan kesempatan bagi penyandang disabilitas untuk lebih mandiri dan berkembang dalam bidang ekonomi.

Dukungan dari Kepolisian Setempat

Dukungan terhadap pengembangan UMKM penyandang disabilitas juga datang dari Kapolres Semarang, AKBP Ratna Quratul Ainy. Ia menyatakan bahwa pihak kepolisian mendukung pelaku UMKM agar ekonomi daerah dapat bergerak lebih baik.

Ratna menyebut pihak kepolisian siap memberikan SIM gratis bagi para penerima bantuan agar mereka dapat berkendara dengan aman dan legal saat menjalankan usaha. Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan rasa aman dan kepercayaan diri para pelaku usaha.

Menciptakan Kesempatan yang Sama

Program bantuan motor roda tiga ini menjadi contoh nyata dari upaya pemerintah dan instansi terkait dalam menciptakan kesempatan yang sama bagi semua kalangan, termasuk penyandang disabilitas. Dengan fasilitas yang lebih baik, para pelaku usaha dapat lebih mudah mengakses pasar dan meningkatkan pendapatan mereka.

Selain itu, dukungan dari berbagai pihak, seperti polisi dan dinas sosial, menunjukkan bahwa komunitas lokal bersatu dalam mendukung kemajuan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat. Dengan kolaborasi ini, harapan besar dapat tercapai, yaitu mendorong kemandirian ekonomi dan meningkatkan kualitas hidup bagi penyandang disabilitas di Kabupaten Semarang.

📲 Ikuti terus berita kami di Google News .

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No More Posts Available.

No more pages to load.