Dunia Hari Ini: Ratusan Pasangan Nikah Massal di Gaza Dua Tahun Pasca Serangan Israel

by -404 Views

Berita Terkini: Pernikahan di Gaza dan Bencana Alam Asia

Dunia Hari Ini edisi Rabu, 3 Desember 2025 kembali dengan rangkuman berita-berita yang terjadi selama 24 jam terakhir. Berikut adalah beberapa berita utama yang layak diketahui.

Pernikahan di Tengah Kekacauan

Di Gaza, ribuan warga Palestina berkumpul di Khan Younis untuk merayakan pernikahan 54 pasangan yang tidak bisa melangsungkan pernikahan selama serangan Israel di Jalur Gaza. Acara ini menjadi momen penting bagi masyarakat setempat yang mengalami tekanan berat akibat konflik yang berlangsung dalam beberapa bulan terakhir.

Warga berebut untuk bisa menyaksikan upacara pernikahan tersebut, bahkan sampai memanjat reruntuhan bangunan agar bisa melihat acara tersebut. Banyak pengantin baru serta mereka yang menyaksikan membawa bendera Palestina dan Uni Emirat Arab, negara yang memberikan bantuan dan dana signifikan untuk pernikahan ini.

Bencana Alam Asia

Pemerintah dan lembaga bantuan di Indonesia dan Sri Lanka terus berusaha menyalurkan bantuan kepada ratusan ribu pengungsi yang menjadi korban banjir. Banjir ini telah menewaskan lebih dari 1.300 orang di empat negara, termasuk Sri Lanka, Sumatera, Thailand, dan Malaysia.

Musim hujan yang disertai dua siklon tropis pekan lalu mengakibatkan hujan lebat di wilayah-wilayah tersebut. Perubahan iklim menyebabkan curah hujan yang lebih tinggi karena atmosfer yang lebih hangat menahan lebih banyak kelembapan, serta suhu lautan yang meningkat.

Analisis dari kantor berita AFP terhadap data cuaca Amerika Serikat menunjukkan bahwa beberapa wilayah di Asia yang dilanda banjir mengalami curah hujan tertinggi di bulan November sejak 2012. Meski sebagian besar banjir sudah surut, kerusakan yang ditimbulkan memaksa ratusan ribu orang untuk tinggal di tempat penampungan dan berjuang mendapatkan air bersih serta makanan.

Aplikasi Keamanan Siber di India

India memerintahkan pabrik pembuat ponsel untuk memasang aplikasi keamanan siber yang dikelola pemerintah. Langkah ini memunculkan kekhawatiran tentang privasi 1,16 miliar pengguna ponsel. Pemerintah India menekankan bahwa aplikasi “Sanchar Saathi” akan lebih melindungi pengguna dari penipuan.

India memberi batas waktu 90 hari untuk mematuhi aturan ini kepada perusahaan Apple, Android milik Google, dan Xiaomi. Aplikasi tersebut juga memungkinkan pengguna untuk memblokir dan melacak ponsel yang hilang atau dicuri.

Prada Mengakuisisi Versace

Prada Group resmi mengakuisisi saingannya dari Milan, yaitu Versace, dengan nilai transaksi 1,25 miliar euro (US$2,2 miliar). Akuisisi ini menempatkan Versace, yang dikenal dengan gaya siluet seksinya, di bawah naungan rumah mode yang mengedepankan gaya “ugly chic” milik Prada dan Miu Miu yang berorientasi anak muda.

Langkah ini diharapkan dapat memulihkan performa Versace, setelah performa pasca pandemi COVID-19 yang biasa-biasa saja. Dalam pernyataannya, Prada mengatakan proses akuisisi ini selesai setelah menerima semua izin regulasi.


📲 Ikuti terus berita kami di Google News .

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No More Posts Available.

No more pages to load.