Kepastian FIFA Mengenai Lokasi Piala Dunia 2026
Wakil Presiden FIFA, Victor Montagliani, menegaskan bahwa pihaknya memiliki otoritas penuh dalam menentukan dan memindahkan lokasi pertandingan Piala Dunia 2026 yang akan diselenggarakan di Amerika Serikat (AS), Kanada, dan Meksiko. Penegasan ini muncul sebagai respons terhadap pernyataan kontroversial yang dilontarkan oleh mantan Presiden AS, Donald Trump.
Trump menyampaikan komentar tersebut saat berada di Oval Office. Saat ditanya mengenai kemungkinan penyelenggaraan pertandingan di Seattle dan San Francisco, dua kota yang dianggap dikelola oleh orang-orang sayap kiri radikal, ia menyampaikan kekhawatirannya.
“Ya, itu pertanyaan yang menarik, tapi kami akan memastikan semuanya aman. Seattle dan San Francisco dijalankan oleh orang-orang sayap kiri radikal yang tidak tahu apa yang mereka lakukan. Jika saya pikir itu tidak aman, kami akan memindahkannya dari kota itu,” ujar Trump.
Ia juga menambahkan, “Jadi, jika ada kota mana pun yang kami anggap akan sedikit berbahaya untuk Piala Dunia, atau Olimpiade (2028), tetapi khususnya untuk Piala Dunia, karena mereka bermain di begitu banyak kota, kami tidak akan mengizinkannya. Kami akan memindahkannya sedikit. Tapi saya harap itu tidak akan terjadi.”
Enam pertandingan akan dimainkan di Lumen Field, Seattle, dan enam lainnya di Levi’s Stadium, Santa Clara, California, yang berjarak sekitar satu jam dari San Francisco. Selain itu, kota-kota seperti Atlanta, Boston, Dallas, Houston, Kansas City, Los Angeles, Miami, New York, dan Philadelphia juga menjadi tuan rumah pertandingan Piala Dunia di AS.
FIFA Menegaskan Otoritas Penuh atas Keputusan Lokasi Pertandingan
Victor Montagliani menekankan bahwa keputusan mengenai lokasi kota tuan rumah berada di bawah yurisdiksi FIFA, bukan di tangan pemimpin negara manapun. Ia menjelaskan bahwa Piala Dunia adalah turnamen FIFA, dan keputusan tentang lokasi pertandingan sepenuhnya ditentukan oleh organisasi tersebut.
“Ini adalah turnamen FIFA, yurisdiksi FIFA, FIFA yang menentukan keputusan tersebut. Dengan segala hormat kepada para pemimpin dunia saat ini, sepak bola lebih besar dari mereka dan sepak bola akan bertahan dari rezim dan pemerintah serta slogan-slogan mereka. Itulah keindahan permainan kami, bahwa itu lebih besar dari individu mana pun dan lebih besar dari negara mana pun,” ujarnya.
FIFA telah merilis daftar kota tuan rumah pada 2022 dan telah menetapkan jadwal pertandingan secara spesifik pada Februari 2024, termasuk final di MetLife Stadium, New Jersey. Perubahan lokasi pertandingan saat ini akan menimbulkan kerumitan logistik dan hukum yang besar. Selain itu, penyelenggaraan turnamen FIFA sangat bergantung pada dukungan pemerintah daerah dan nasional, terutama urusan penting seperti pengamanan dan pemrosesan visa.
Hubungan FIFA dengan Mantan Presiden AS
Meskipun demikian, hubungan antara FIFA dan mantan Presiden AS, Donald Trump, terjalin erat. Presiden FIFA Gianni Infantino diketahui sering tampil di depan umum bersama Trump. Bahkan, FIFA pernah mendirikan kantor di Trump Tower, New York.
Piala Dunia 2026 merupakan edisi ke-23, namun akan menjadi edisi pertama yang diikuti oleh 48 tim. Undian final turnamen ini rencananya akan digelar pada 5 Desember di Kennedy Center, Washington. Ini menunjukkan bahwa FIFA tetap berkomitmen untuk menjalankan proses penyelenggaraan turnamen dengan transparansi dan profesionalisme tinggi.
📲 Ikuti terus berita kami di Google News .






