Kang Ace Target Tambah Kursi Golkar Jabar di Pemilu 2029

by -81 Views

Partai Golkar Jawa Barat Gelar Dikpol Angkatan III di Kota Cirebon

Partai Golkar Jawa Barat kembali menggelar pendidikan politik (dikpol) angkatan III yang berlangsung di Kota Cirebon, Minggu (7/12/2025). Kegiatan ini dihadiri oleh peserta dari berbagai wilayah seperti Kota/Kabupaten Cirebon, Indramayu, Kuningan, Pangandaran, Banjar, dan Ciamis. Dalam acara tersebut, Ketua DPD Partai Golkar Jabar, Tubagus Ace Hasan Syadzily, atau dikenal dengan sebutan Kang Ace, menjadi pembicara utama.

Kang Ace menyampaikan bahwa kegiatan dikpol ini dilaksanakan secara regional dan berbasis data se-Jawa Barat. Sebelumnya, dikpol telah digelar di Kabupaten Bekasi dan Bogor. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk mempertahankan dan meningkatkan perolehan kursi Partai Golkar dalam Pemilu 2024 lalu.

Di daerah pemilihan (dapil) Cirebon, Partai Golkar berhasil bertahan meraih dua kursi. Di dapil Ciamis-Kuningan-Pangandaran-Banjar, partai ini juga meraih satu kursi. Namun, Kang Ace menekankan bahwa kini kembali ada peningkatan signifikan, yaitu raihan kursi Golkar di Kota Cirebon naik dari tiga menjadi enam kursi.

“DPD Golkar Kota Cirebon merupakan satu-satunya daerah di Jawa Barat yang kenaikan raihan kursi di DPRD mencapai 100 persen,” ujarnya. Hal ini menunjukkan bahwa Partai Golkar berhasil mengembalikan supremasi di Kota Cirebon.

Secara nasional, Partai Golkar berhasil menang di tiga provinsi, yaitu Jawa Barat, Sumatera Utara, dan Sulawesi Selatan. Menurut Kang Ace, keberhasilan ini harus terus dipertahankan.

Arahan dari Ketum Partai Golkar Bahlil Lahadalia sangat jelas, yaitu menambah raihan kursi di parlemen. Kang Ace mencontohkan bahwa jika Wali Kota Effendi Edo saat ini memiliki enam kursi, maka setidaknya harus ditambah dua kursi lagi.

Saat ini, Partai Golkar di DPRD Jabar memiliki 19 kursi. Untuk Pemilu 2029, targetnya adalah menambah kursi, baik itu tambah 2, 3, 4, atau 5 kursi. Keputusan akan diambil bersama berdasarkan pendekatan saintifik.

Di tingkat kabupaten/kota, Partai Golkar berhasil meraih 208 kursi dari total 195 kursi. Salah satu contohnya adalah di Kota Cirebon. Di Kuningan, Partai Golkar juga berhasil menambah kursi sehingga mendapat kursi pimpinan. Bahkan Bupati Kuningan Dian Rahmat Yanuar berasal dari Golkar.

“Ini bukti bahwa wilayah ini telah berubah dari merah ke kuning,” ujarnya. Meski begitu, Kang Ace menyatakan bahwa pekerjaan rumah Partai Golkar adalah mengembalikan kemenangan di Indramayu.

Untuk menjaga suara partai, seluruh kader, anggota DPRD, bupati, dan wali kota harus menjaga suara partai. Caranya adalah dengan membuat program-program kepala daerah dan pimpinan DPRD dari Golkar yang menyentuh rakyat. Kader-kader partai wajib hukumnya mempertahankan dan menjaga suara. Setelah itu, identifikasi segmen-segmen baru yang harus diraih suaranya.

Dikpol ini menjadi forum penting untuk mensolidkan dan menyamakan persepsi kader partai dalam memperhatikan suara rakyat. “Karena tujuan pemerintahan adalah mewujudkan cita-cita proklamasi, yaitu kesejahteraan rakyat,” ujarnya.

Tujuan berpolitik, menurut Kang Ace, bukan hanya untuk anggota partai sejahtera, tapi pastikan niat ingin memperkuat instrumen politik agar rakyat sejahtera. Partai Golkar lahir sebagai respons atas menguatnya beberapa ideologi, termasuk komunis. Maka, Golkar lahir untuk melawan kekuatan yang berhadapan dengan ideologi Pancasila.

“Golkar lahir untuk mewujudkan kesejahteraan rakyat. Golkar hadir untuk menciptakan masyarakat adil dan makmur. Maka sesuai arahan ketua umum, slogan Golkar hari ini adalah Suara Rakyat, Suara Golkar,” jelasnya.

Kang Ace juga mengingatkan jangan sampai ada dalam pikiran masyarakat bahwa percuma pilih Golkar, tidak ada manfaatnya. Para anggota legislatif dan kepala daerah dari Partai Golkar harus menjaga agar rakyat tidak berpikiran seperti itu.

Selain itu, Partai Golkar harus menjaga stabilitas pemerintahan. Tanpa dukungan Partai Golkar, pemerintahan siapa pun akan goyah. “Walaupun kita (Partai Golkar) tidak di eksekutif, tetap harus mendukung pemerintahan. Syaratnya, harus objektif. Kalau dia (pemerintah) tidak prorakyat, wajib hukumnya dikritisi. Tetapi kalau kebijakannya prorakyat, harus kita dukung,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Kang Ace mengungkapkan bahwa Partai Golkar mendukung koalisi permanen dalam pemerintahan. Golkar melihat stabilitas pemerintahan sangat penting. Untuk itu, pastikan semua kekuatan politik harus disatukan dan diarahkan untuk menyukseskan pemerintahan Presiden Prabowo.

“Apalagi, program pemerintahan Presiden Prabowo hampir sama dengan program pemerintahan Orde Baru. Hampir sama,” pungkasnya.

📲 Ikuti terus berita kami di Google News .

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No More Posts Available.

No more pages to load.