Genangan Air di Jalan HB Jassin, Kota Gorontalo
Hujan deras yang mengguyangi Kota Gorontalo sejak pagi hari menyebabkan genangan air di beberapa titik, termasuk kawasan depan SPBU Jalan HB Jassin, Kelurahan Tomulabutao, Kecamatan Dungingi. Lokasi ini sering menjadi tempat genangan air setiap kali hujan deras terjadi.
Jalan HB Jassin merupakan salah satu jalur utama di Kota Gorontalo dengan panjang sekitar 2,5 kilometer. Jalur ini menghubungkan pusat kota dengan wilayah perumahan dan area perdagangan. Selain itu, jalan ini juga menjadi akses penting menuju berbagai fasilitas publik seperti SPBU, perkantoran, sekolah, dan kawasan bisnis lokal.
Setiap harinya, arus lalu lintas di Jalan HB Jassin cukup padat, terutama pada jam sibuk pagi dan sore hari. Kondisi jalan ini kerap menjadi sorotan masyarakat, terutama saat hujan deras yang menyebabkan genangan air di beberapa titik.
Genangan air di kawasan tersebut disebabkan oleh drainase yang tidak berfungsi optimal. Endapan lumpur dan material yang tidak pernah dibersihkan menjadi faktor pemicu genangan air. Selain itu, permukaan jalan yang tertutup aspal dan beton memperparah keadaan. Air hujan tidak bisa meresap ke dalam tanah, sehingga mengalir di permukaan dan menumpuk di titik rendah.
Pantauan terbaru menunjukkan bahwa genangan air di depan kawasan SPBU Jalan HB Jassin mencapai ketinggian sekitar betis orang dewasa. Meskipun masih sekitar 50 meter sebelum SPBU, banyak pengendara memilih untuk memutar balik kendaraan agar tidak terjebak di genangan air. Beberapa pengendara tetap memaksakan diri untuk menerobos genangan air, meski risiko kendaraan mati atau masuknya air ke mesin sangat tinggi.
Sampai berita ini diturunkan, genangan air di kawasan tersebut belum sepenuhnya surut, dan petugas belum tampak melakukan penanganan di lokasi. BMKG Gorontalo telah mengeluarkan peringatan dini cuaca pada hari yang sama, menyatakan bahwa wilayah Gorontalo masih berpotensi diguyur hujan dengan intensitas sedang hingga lebat, yang dapat disertai kilat, petir, dan angin kencang.
Peringatan dini tersebut berlaku hingga sekitar pukul 10.52 Wita. Cuaca ekstrem ini terjadi di sejumlah wilayah seperti Kabupaten Gorontalo, Kabupaten Bone Bolango, dan Kota Gorontalo, termasuk Kecamatan Dungingi.
BMKG mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi genangan air, petir, serta angin kencang yang mungkin terjadi di beberapa titik wilayah Gorontalo. Masyarakat yang beraktivitas di luar ruangan diimbau membawa perlengkapan hujan dan menghindari area terbuka saat terdengar suara petir.
Selain itu, pengendara juga diingatkan agar berhati-hati karena kondisi jalan yang licin dapat meningkatkan risiko kecelakaan. Bagi warga yang tinggal di daerah rawan longsor, BMKG menyarankan agar tetap waspada terhadap kemungkinan pergerakan tanah akibat curah hujan tinggi yang berlangsung dalam waktu lama.
Ramalan Cuaca Senin, 6 Oktober 2025
Siang Hari:
– Kondisi cuaca umumnya cerah berawan hingga hujan.
– Potensi hujan ringan hampir di seluruh wilayah Provinsi Gorontalo.
– Potensi hujan sedang di wilayah: Popayato Barat, Popayato, Popayato Timur, Lemito, Wonosari, Dulupi, Botumoito, Asparaga, Monano, Sumalata Timur dan sekitarnya.
Malam Hari:
– Kondisi cuaca umumnya cerah berawan hingga berawan.
– Potensi hujan ringan di wilayah Tibawa, Limboto, Limboto Barat, Dungalio, Tabongo, Batudaa sekitarnya.
Dini Hari:
– Kondisi cuaca umumnya cerah berawan hingga berawan.
Dengan peringatan ini, masyarakat diimbau tetap waspada terhadap potensi genangan air, banjir, serta angin kencang di beberapa titik rawan di wilayah Gorontalo.
📲 Ikuti terus berita kami di Google News .







