Kemenag Rayakan Natal 2025, Tegakkan Kerukunan Beragama

by -479 Views

Festival Kasih Nusantara 2025: Perayaan Natal yang Berdampak Nyata

Festival Kasih Nusantara 2025 menjadi acara yang sangat dinanti oleh masyarakat Indonesia. Acara ini diselenggarakan di Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta Timur, pada Senin (29/12/2025) malam. Selain sebagai perayaan Natal Bersama ASN Kristen dan Katolik, acara ini juga menjadi momen penting dalam memperkuat kerukunan antar umat beragama.

Acara ini dihadiri oleh Menteri Agama Nasaruddin Umar dan Wakil Menteri Kebudayaan Giring Ganesha Djumaryo. Selain itu, hadir pula pimpinan gereja nasional, tokoh lintas agama, serta jajaran pejabat eselon satu Kemenag RI. Hal ini menunjukkan betapa pentingnya acara ini dalam konteks kehidupan berbangsa dan bernegara.

Tema Perayaan Natal 2025

Perayaan Natal 2025 memiliki tema yang sangat menginspirasi, yaitu “Sea Light Christmas: Love in God, Harmony Together”. Tema ini mencerminkan semangat kasih sayang dan harmoni yang ingin diwujudkan dalam kehidupan masyarakat.

Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Kristen Kemenag, Jeane Marie Tulung, menjelaskan bahwa total undangan yang hadir secara luring mencapai 2.500 orang, sementara ribuan lainnya mengikuti acara secara daring. Dalam keterangannya, Jeane menyampaikan bahwa Festival Kasih Nusantara bukan sekadar agenda rutin tahunan, tetapi lebih dari itu.

“Kegiatan ini bukan hanya perayaan, tetapi panggilan iman untuk menghadirkan kasih Tuhan secara nyata di tengah masyarakat, terutama bagi mereka yang membutuhkan,” ujarnya.

Perayaan Natal sebagai Bagian dari Program Prioritas Kemenag

Menurut Jeane, rangkaian acara ini merupakan wujud dukungan terhadap program prioritas Kemenag. Fokus utamanya adalah penguatan kerukunan umat beragama, aksi kemanusiaan, serta layanan keagamaan yang berdampak langsung pada masyarakat.

“Kegiatan ini menjadi komitmen kami untuk terus memperkuat kerukunan dan cinta kemanusiaan melalui aksi nyata lintas iman,” kata dia.

ASN Beragama Islam Ikut dalam Proses Dekorasi

Ada pemandangan menarik dalam persiapan acara ini yang menunjukkan kuatnya toleransi di Indonesia. Jeane menyebutkan proses dekorasi Natal turut dibantu oleh para ASN yang beragama Islam.

“Ini adalah gambaran nyata harmoni Indonesia, ketika perbedaan justru menjadi kekuatan untuk saling melayani,” ucap dia.

Kegiatan Sosial Sebelum Acara Puncak

Sebelum acara puncak di TMII, Kemenag telah menggelar berbagai kegiatan sosial. Di antaranya adalah jalan sehat lintas agama, pembagian sembako ke panti asuhan, pemeriksaan kesehatan gratis, seminar di Surabaya, Manado, dan Sorong, hingga aksi bersih-bersih rumah ibadah.

Sebagai bentuk kepedulian sosial, Kemenag juga menyalurkan 3.300 paket bantuan untuk warga yang terdampak bencana banjir di wilayah Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.

“Melalui bantuan dan pendampingan pastoral, kami ingin menumbuhkan harapan bagi saudara-saudara kita yang terdampak bencana,” imbuhnya.

📲 Ikuti terus berita kami di Google News .

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No More Posts Available.

No more pages to load.