KPOTI Gelar Teras Main Tradisional, Bangkitkan Kembali Permainan Anak Indonesia

by -177 Views

Festival Teras Main Indonesia: Kembali Menghidupkan Tradisi Bermain

Di tengah arus digital yang semakin deras dan perubahan pola bermain anak-anak Indonesia, Komite Permainan Rakyat dan Olahraga Tradisional Indonesia (KPOTI) hadir dengan inisiatif penting, yaitu Teras Main Indonesia. Festival ini bertujuan untuk mengajak masyarakat kembali memperhatikan dan melestarikan warisan permainan tradisional yang semakin langka.

Festival Teras Main Indonesia digelar di Selasar Gedung Sasono Utomo, Taman Mini Indonesia Indah (TMII). Acara ini menjadi ruang perjumpaan yang penting untuk menengok kembali kekayaan budaya yang terlupakan, namun memiliki jejak panjang dalam membentuk karakter anak bangsa.

Kekayaan Budaya Indonesia dalam Permainan Tradisional

Ketua Dewan Pengarah KPOTI, Rima Agristina, menyampaikan bahwa Indonesia memiliki kekayaan budaya yang luar biasa, termasuk dalam tradisi bermain. Menurut penelitian KPOTI, terdapat sekitar 2.600 permainan dan olahraga tradisional di Indonesia, yang merupakan jumlah terbanyak di dunia.

“Bukan hanya keberagaman suku bangsa, tetapi kita juga diwariskan permainan dan olahraga tradisional yang penuh makna,” ujarnya.

Rima menambahkan bahwa banyaknya permainan tradisional tersebut merupakan potensi besar untuk menyampaikan nilai-nilai Pancasila ke tingkat nasional maupun internasional. Setiap permainan dan olahraga tradisional memiliki nilai-nilai Pancasila yang harus dilestarikan agar anak-anak Indonesia tumbuh dengan karakter yang sesungguhnya.

Ancaman dari Digitalisasi

Sementara itu, Ketua Pelaksana Teras Main Indonesia, Zaini Alif, menjelaskan bahwa banyak permainan tradisional kini mulai langka akibat digitalisasi dan perubahan gaya hidup anak-anak yang semakin jauh dari ruang bermain fisik.

“Anak-anak masa kini lebih akrab dengan gim digital daripada permainan seperti bentengan, kelereng, gobak sodor, atau congklak,” katanya.

Hilangnya tradisi bermain ini tidak hanya mengancam keberlanjutan budaya, tetapi juga mengikis nilai-nilai luhur yang selama ini menjadi jati diri bangsa. Oleh karena itu, KPOTI melihat fenomena ini sebagai alarm yang perlu ditangani dengan serius.

Pentingnya Karakter dalam Pembangunan Bangsa

Zaini menegaskan bahwa pembangunan bangsa berakar pada karakter manusia, dan karakter itu tumbuh sejak masa kanak-kanak. Cara kita bermain, berinteraksi, dan mewariskan nilai menjadi fondasi penting bagi masa depan Indonesia.

“Permainan tradisional merupakan kekayaan budaya yang membentuk rasa kebersamaan sejak dini. Nilai seperti gotong royong, sportivitas, kebhinekaan, kreativitas, hingga rasa memiliki sebagai satu bangsa tumbuh dari kebiasaan bermain yang diwariskan turun-temurun,” tambahnya.

Ragam Permainan dari Seluruh Nusantara

Festival Teras Main Indonesia menghadirkan ragam permainan dari 33 provinsi. Beberapa contohnya adalah Bodu Bue Duk Doeng dari Aceh, Pacu Upiah dari Sumatera Barat, Balogo dari Kalimantan Selatan, hingga Panahan khas Merauke dari Papua Selatan.

Anak-anak dan keluarga yang hadir diajak mencoba langsung beragam permainan tersebut, merasakan kembali ritme interaksi yang lahir dari kerja sama, ketangkasan, dan tantangan fisik sederhana. Selain arena permainan, festival ini juga menyuguhkan workshop mewarnai layang-layang dan membuat janur sebagai sarana menumbuhkan kreativitas dan ketekunan.

Upaya Pelestarian di Sekolah dan Keluarga

Di balik gelaran ini, KPOTI mendorong agar permainan tradisional kembali masuk ke ruang-ruang pendidikan. Melalui penyusunan modul pembelajaran, pelatihan fasilitator, dan sertifikasi pelatih daerah, KPOTI berharap permainan rakyat dapat menjadi bagian dari penguatan karakter di sekolah dan keluarga.

Upaya ini selaras dengan agenda nasional untuk menumbuhkan generasi yang berjiwa Pancasila, berkarakter kuat, dan mencintai budaya bangsanya.

📲 Ikuti terus berita kami di Google News .

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No More Posts Available.

No more pages to load.