Kegiatan Penggalangan Dana untuk Korban Bencana Banjir di Sumatera
Sejumlah organisasi masyarakat, Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM), dan organisasi kepemudaan di Kabupaten Fakfak, Papua Barat, mengambil langkah nyata dalam membantu korban banjir yang terjadi di Aceh dan daerah lain di Sumatera. Aksi kemanusiaan ini dilakukan melalui penggalangan dana yang dilakukan di beberapa titik strategis.
Tujuan utama dari aksi ini adalah untuk memberikan bantuan kepada para korban bencana alam berupa banjir dan longsor. Ketua KAMMI Komisariat Fakfak, Aslamia Pattiekon, menjelaskan bahwa kegiatan ini dilakukan dengan tujuan untuk membantu meringankan beban para korban yang sedang menghadapi kesulitan akibat bencana tersebut.
Penggalangan dana ini dilakukan di tiga titik utama, yaitu persimpangan Pasar Rakyat Thumburuni, Jalan Reklamasi, dan Pasar Ikan Tanjung Wagom. Aksi ini melibatkan berbagai organisasi seperti Relawan Rumah Zakat Fakfak, Yayasan Tunas Bangsa Fakfak, Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) Komisariat Fakfak, serta LSM Saya Indonesia. Menurut Aslamia, kolaborasi antarorganisasi sangat penting dalam memperkuat semangat kebersamaan dan kepedulian sosial.
“Kolaborasi kebaikan seperti ini perlu terus diperkuat. KAMMI akan senantiasa hadir dalam berbagai kegiatan kemanusiaan untuk menumbuhkan empati dan kepedulian di tengah masyarakat,” ujar Aslamia.
Ketua Yayasan Tunas Bangsa Fakfak, Ishar Hafid, menyampaikan apresiasi terhadap sinergi yang terjalin antarorganisasi dalam aksi penggalangan dana ini. Ia menilai bahwa inisiatif ini menjadi contoh bagaimana masyarakat bisa saling mendukung dalam situasi sulit.
Sementara itu, Rahmi Kareth, Koordinator Relawan Rumah Zakat Fakfak sekaligus koordinator lapangan, juga menyampaikan apresiasi terhadap partisipasi masyarakat Kabupaten Fakfak. Menurutnya, antusiasme masyarakat sangat tinggi dan menunjukkan kepedulian yang luar biasa terhadap saudara-saudara mereka di Sumatera.
Data Korban Bencana Banjir dan Longsor di Sumatera
Berdasarkan data dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) per Senin (8/12/2025), jumlah korban jiwa akibat bencana banjir dan longsor di Sumatera mencapai 961 orang. Perinciannya adalah sebagai berikut:
- 389 jiwa di Aceh
- 338 orang di Sumatera Utara
- 234 jiwa di Sumatera Barat
Selain itu, terdapat 293 orang yang masih dalam status hilang akibat bencana tersebut. Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan (Kapusdatin) BNPB, Abdul Muhari, menyampaikan bahwa hingga pukul 16.00 WIB pada hari Senin, sebanyak 40 jenazah telah ditemukan. Perinciannya adalah:
- 23 jenazah di Aceh
- 9 jenazah di Sumatera Utara
- 8 jenazah di Sumatera Barat
Aksi kemanusiaan yang dilakukan oleh masyarakat Fakfak ini menjadi bukti bahwa solidaritas dan kepedulian dapat diwujudkan melalui tindakan nyata. Dengan kerja sama yang baik antarberbagai organisasi, diharapkan bantuan yang diberikan dapat memberikan dampak positif bagi para korban bencana di Sumatera.
📲 Ikuti terus berita kami di Google News .





