Momen Prabowo Jawab Video Anak Sekolah Menyeberangi Sungai: Teriakan Mereka Menggugah!

by -250 Views

Presiden Prabowo Subianto Soroti Kondisi Anak-Anak di Wilayah Terpencil

Di tengah Pertemuan Tahunan Bank Indonesia 2025 yang berlangsung di Kantor BI, Presiden Prabowo Subianto kembali menarik perhatian publik dengan mengangkat isu penting terkait kondisi anak-anak di daerah terpencil. Dalam pidatonya, ia memutar sebuah video yang menampilkan perjuangan luar biasa yang dilakukan oleh anak-anak Indonesia untuk mendapatkan akses pendidikan.

Video tersebut menunjukkan bagaimana anak-anak harus melalui berbagai tantangan ekstrem hanya untuk sampai ke sekolah. Beberapa dari mereka bahkan harus bergelantungan di tali untuk menyeberangi sungai, sementara yang lain menerjang arus air hingga pakaian mereka basah kuyup. Ada juga yang menggunakan pelampung styrofoam sebagai alat bantu menyeberang sungai besar, sebuah risiko nyawa yang mereka ambil demi pendidikan.

“Saya minta dipaparkan anak-anak yang nyebrang sungai,” kata Prabowo Subianto saat berbicara di hadapan para pejabat tinggi dan pelaku ekonomi pada Jumat malam (28/11). Ia berhenti sejenak, memberi kesempatan bagi audiens untuk menyaksikan visual yang mengejutkan.

Ketika layar menampilkan gambar-gambar tersebut, suasana ruangan langsung berubah menjadi hening. Prabowo tampak berkaca-kaca, menahan haru. “Di tengah kita di sini, di tengah, nah ini. Ini adalah anak-anak yang tiap hari sekolah harus nyebrang sungai. Mereka mempertaruhkan nyawa untuk sekolah,” ujarnya.

Video itu juga memuat suara seorang anak sekolah yang memohon bantuan. “Kami keseringan dihambat banjir di saat kami pergi ke sekolah. Dan kami mohon kepada Bapak untuk membangun jalan kami ini. Karena kami, kami terciksa kalau kami pergi ke sekolah,” ujar sang anak di video.

Prabowo kemudian mengajak dan meminta para pemimpin serta elit negeri untuk menyadari bahwa ada 300 ribu jembatan penyeberangan yang perlu diperbaiki agar bisa digunakan oleh para anak-anak sekolah di daerah terpencil. “Saudara-saudara para elit Indonesia, para pimpinan ini… ada 300 ribu penyeberangan sungai, 300 ribu jembatan yang seperti ini. Angka-angka pertumbuhan sangat bagus. Tapi rakyat kita, tiap hari, anak-anak, kita tiap hari masuk sungai basah. Duduk di kelas basah, pulang kembali basah,” ucapnya.

Ia menegaskan bahwa ini adalah masalah yang harus segera diselesaikan. “Ini yang saya minta kita sebagai pengelola negara. Kita berpikir yang terbaik. Untuk mengatasi ini, saya bentuk suatu Satgas khusus, Satgas Darurat,” tambahnya.

Prabowo juga meminta peran aktif generasi muda melalui universitas teknik untuk terlibat dalam penyelesaian masalah yang dihadapi masyarakat. “Dan saya minta Menteri Dikti untuk nanti mengerahkan semua mahasiswa tingkat 2–3–4 dari teknik sipil. Untuk terjun ke desa-desa, merancang dan membantu membuat jembatan-jembatan tersebut,” jelasnya.

Selain itu, TNI dan Polri juga mendapat instruksi langsung. “Saya minta TNI dan Polri untuk juga kerahkan semua batalyon, semua batalyon teritorial pembangunan, semua kompi konstruksi dan kompi-kompi lain, semua terjun turun ke desa-desa tersebut, cari titik-titik. Saya minta ini diselesaikan dalam waktu yang sesingkat-singkatnya,” jelasnya.

“Kita kerjakan dan selesaikan ini. Anak-anak kita teriak. Kita harus jawab,” pungkasnya. ***


📲 Ikuti terus berita kami di Google News .

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No More Posts Available.

No more pages to load.