MotoGP Indonesia 2025 – Quartararo Tampil Mengagumkan di Mandalika saat Marquez dan Bagnaia Gagal Jadi Nomor 1

by -276 Views

Kesulitan Fabio Quartararo di Hari Pertama MotoGP Indonesia 2025

Pembalap Monster Energy Yamaha, Fabio Quartararo, mengakui bahwa dirinya menghadapi tantangan berat selama hari pertama MotoGP Indonesia 2025. Sesi latihan yang digelar di Sirkuit Mandalika, Nusa Tenggara Barat, menjadi momen yang menantang bagi para pembalap, termasuk Quartararo.

Sesi latihan pada hari pertama, yang berlangsung pada Jumat (3/10/2025), menjadi penentu kelolosan pembalap menuju kualifikasi kedua atau Q2. Di bawah cuaca yang sangat panas, dengan lintasan sepanjang 4,3 kilometer, banyak rider mengalami kesulitan. Quartararo, yang dikenal sebagai El Diablo, juga merasa belum menemukan ritme yang optimal meskipun berhasil meloloskan diri ke Q2.

Quartararo menyelesaikan sesi latihan dengan posisi ketujuh, mencatatkan waktu terbaik sebesar 1 menit. Ia tertinggal sekitar 0,597 detik dari Marco Bezzecchi, pembalap Aprilia yang menduduki peringkat pertama. Meski begitu, Quartararo menyatakan bahwa cengkeraman ban di Sirkuit Mandalika cukup baik. Namun, ia menyoroti masalah dengan respons ban yang tidak dapat diprediksi, terutama akibat suhu lintasan yang tinggi.

“Cengkeraman ban bagus, tetapi reaksi ban tidak bisa diprediksi,” ujar Quartararo setelah sesi latihan. “Inilah yang membuat ritme saya lambat dan kecepatan pembalap lain yang biasanya cepat juga turun.”

Quartararo bahkan mengaku tidak merasa nyaman dengan ban yang digunakannya. Ia menjelaskan bahwa sensasi berkendara terasa tegang dan tidak menyenangkan. Hal ini, menurutnya, dialami oleh banyak pembalap lain yang turut bertanding di sirkuit tersebut.

“Saya merasa seperti sedang berkendara dalam keadaan tegang dan tidak nyaman. Saya pikir hal yang sama juga dirasakan oleh pembalap lain hari ini,” katanya. “Masalah utamanya adalah carcass belakang. Kami mengalami hal yang sama tahun lalu, dan tahun ini pun demikian.”

Ia menambahkan bahwa struktur internal ban belakang masih sama seperti tahun lalu, namun kondisinya terasa lebih tidak nyaman. “Tahun lalu rasanya kurang nyaman, jadi inilah alasan mengapa masalah ini muncul lagi,” imbuhnya.

Selain Quartararo, beberapa pembalap lain juga mengalami kesulitan. Rekan setim Alex Rins ini menyebutkan bahwa Marc Marquez, Francesco Bagnaia, dan Alex Marquez juga merasakan ketidaknyamanan dengan ban mereka. Ketiga pembalap ini, yang mengendarai motor Ducati Desmosedici GP, gagal masuk lima besar pembalap tercepat.

Marquez dan Bagnaia, yang merupakan andalan tim pabrikan Ducati, menyelesaikan sesi latihan dengan posisi ke-11 dan ke-17. Sementara itu, Alex Marquez, yang membela Gresini Racing, berhasil masuk ke Q2 setelah berada di posisi ke-10.

“Banyak pembalap seperti Bagnaia dan Marquez yang tidak terlalu saya perhatikan,” kata Quartararo. “Namun, Alex Marquez yang berada di posisi ke-10 juga merasa kurang nyaman dengan bannya.”

Quartararo menilai bahwa untuk pertama kalinya, Ducati tidak muncul di posisi 1-2-3 dalam sesi latihan. Ia percaya bahwa masalah ini bukan hanya terjadi sekali, tetapi terus berulang. “Mereka mengalami kesulitan, dan ini bukan hanya sekali ini saja,” tambahnya.

📲 Ikuti terus berita kami di Google News .

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No More Posts Available.

No more pages to load.