Nasib Romi Setelah Pesan Adik Ipar, Istri Pilih Jadi Janda

by -169 Views

Nasib Buruk Kainun Mukromi yang Terbongkar Perselingkuhan dengan Adik Ipar

Kisah perselingkuhan yang terjadi antara seorang suami dan adik ipar akhirnya memicu gugatan cerai dari istri yang merasa dikhianati. Kainun Mukromi, yang akrab dipanggil Romi, kini menjadi sorotan setelah diketahui menjalin hubungan intim dengan adik iparnya sendiri. Kejadian ini berawal dari kecurigaan yang semakin kuat hingga akhirnya mengakibatkan perpisahan antara Romi dan istrinya, S.

Gugatan cerai diajukan oleh S ke Pengadilan Agama Tebo pada 6 November 2025. Informasi ini pertama kali muncul melalui unggahan di akun TikTok @sarryhennaart. Dalam unggahan tersebut, terdapat dokumen resmi yang menunjukkan bahwa S sebagai pihak penggugat dan Romi sebagai pihak tergugat. Pasangan ini menikah pada 29 Oktober 2021, namun kini rumah tangga mereka harus berakhir karena perselingkuhan yang terungkap.

Skandal “Booking” dan Uang Rp200 Ribu

Menurut kabar yang beredar, perselingkuhan antara Romi dan adik iparnya diduga melibatkan transaksi uang. Romi disebut telah membayar adik iparnya sebesar Rp200 ribu untuk “bookingan” pertama. Skandal ini mulai terungkap ketika S mulai mencurigai gelagat aneh suaminya saat ia menduga Romi sedang merencanakan “bookingan” untuk kedua kalinya.

Penemuan fakta perselingkuhan yang menyakitkan ini membuat S tidak bisa menahan emosinya. Tangisan dan amarah yang tak terbendung mendorongnya untuk segera melayangkan surat cerai. Dalam surat gugatan, S memberikan keterangan lengkap tentang alasan ia memilih berpisah, termasuk dugaan adanya hubungan terlarang antara Romi dan adik iparnya.

Keputusan S untuk berpisah diharapkan menjadi langkah awal bagi dirinya untuk mendapatkan kembali kehormatan dan masa depan yang lebih baik setelah pengalaman pengkhianatan yang pahit.

Konfrontasi Dramatis di Ruko

Kecurigaan S terhadap perubahan sikap suaminya akhirnya terjawab ketika ia menemukan percakapan mencurigakan di ponsel Romi. Namun, pukulan terberat bukan hanya perselingkuhan, melainkan identitas orang ketiga yang ternyata adalah darah dagingnya sendiri, yaitu D.

Dalam video viral tersebut, S langsung menghujani D dengan pertanyaan bernada marah dan kecewa di sebuah ruko. “Kejadiannya di Ruko? Kamu dichat kok kamu langsung mau nyamperin suamiku di ruko? Kamu dibayar berapa?” tanya S dalam bahasa Jawa. Di tengah isak tangis dan rasa bersalah, D mengakui perbuatannya dan menyebutkan nominal yang mengejutkan publik.

“Rp 300 Ribu,” jawab D lirih. S yang diliputi amarah lantas mempertegas pengakuan D, dan dari sinilah terungkap bahwa perbuatan terlarang itu bukan kali pertama dilakukan.

“Kamu tidur bareng dua kali. Rp 300 Ribu Itu yang kedua? Yang pertama dibayar berapa?” desak S. “Rp 200 Ribu,” jawab D, memicu reaksi spontan berupa pukulan dari sang kakak.

Pengakuan D yang menyebutkan nominal Rp200.000 untuk pertemuan pertama yang lolos tanpa tercium, dan Rp300.000 untuk pertemuan kedua yang berujung keciduk, memicu kemarahan warganet. Kisah perselingkuhan yang melibatkan hubungan sedarah antara adik kandung dan kakak ipar, apalagi disertai dengan transaksi uang, dinilai telah merusak nilai-nilai keluarga dan moral.

Nominal yang dianggap kecil untuk pengkhianatan sebesar itu justru menjadi pemicu reaksi keras dari publik. Warganet ikut merasakan kekecewaan S, mengecam keras perilaku suami dan adik tersebut, dan menyebut tindakan keduanya sebagai perusakan rumah tangga tanpa rasa malu, hanya demi bayaran yang terbilang rendah.

Kisah ini menjadi peringatan keras tentang rapuhnya kesetiaan dan batas etika di dalam lingkaran keluarga inti.

📲 Ikuti terus berita kami di Google News .

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No More Posts Available.

No more pages to load.