Bintitan: Penyebab, Ciri-Ciri, dan Cara Mengatasinya
Bintitan, atau dalam istilah medis disebut hordeolum, adalah benjolan kecil berwarna merah yang muncul di tepi kelopak mata, mirip seperti jerawat. Kondisi ini umumnya tidak berbahaya, tetapi bisa menyebabkan ketidaknyamanan bagi penderitanya.
Ciri-Ciri Bintitan
Beberapa ciri-ciri bintitan yang dapat dikenali antara lain:
- Benjolan merah kecil di tepi kelopak mata (baik bagian atas maupun bawah)
- Nyeri atau perih saat disentuh
- Kadang terasa gatal
- Mata bisa terasa berair atau sensitif terhadap cahaya
- Kadang disertai pembengkakan di sekitar kelopak mata
Penyebab Umum Bintitan
Bintitan biasanya disebabkan oleh infeksi bakteri, terutama Staphylococcus aureus, yang menyerang kelenjar minyak di kelopak mata. Beberapa faktor yang memicu terjadinya bintitan meliputi:
- Tangan atau jari yang kotor menyentuh mata
- Kurang menjaga kebersihan wajah atau alat rias
- Pemakaian makeup mata yang sudah kadaluarsa
- Kondisi kulit seperti blefaritis (radang kelopak mata)
Cara Mengatasi Bintitan
Untuk mengatasi bintitan, beberapa langkah sederhana dapat dilakukan:
- Lakukan kompres hangat 3–4 kali sehari selama 10–15 menit
- Hindari memencet bintitan karena bisa memperparah infeksi
- Jaga kebersihan mata dan tangan
- Hindari penggunaan makeup mata sementara waktu
Jika bintitan tidak membaik dalam beberapa hari atau semakin parah, segera periksa ke dokter mata untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.
Kapan Harus ke Dokter?

Kebanyakan bintitan bisa sembuh sendiri dalam 3–7 hari, tetapi ada beberapa kondisi yang memerlukan pemeriksaan dokter. Berikut tanda-tanda atau keadaan yang perlu diperiksa oleh dokter:
- Segera ke dokter jika bintitan tidak membaik setelah 1 minggu, meskipun sudah dikompres hangat.
- Benjolan makin besar, nyeri, atau bengkak menyebar ke seluruh kelopak mata atau pipi.
- Pandangan mulai kabur atau terasa seperti ada tekanan di mata.
- Muncul demam — bisa menandakan infeksi yang lebih serius.
- Ada banyak bintitan atau muncul berulang di tempat yang sama.
- Kelopak mata terasa sangat keras dan tidak nyeri — bisa jadi itu chalazion (benjolan akibat sumbatan kelenjar minyak, bukan infeksi).
- Bintitan muncul di dalam kelopak mata bagian dalam (lebih sulit sembuh sendiri dan bisa sangat nyeri).
Dokter biasanya akan memeriksa mata dengan alat khusus, lalu memberikan salep antibiotik, obat tetes, atau obat oral, tergantung tingkat infeksinya. Kadang, jika sudah besar atau berisi nanah, dokter bisa melakukan insisi kecil (dikeluarkan cairannya) agar cepat sembuh.
📲 Ikuti terus berita kami di Google News .







