Polres Kulon Progo Siaga Hadapi Ancaman Bencana, Turunkan 350 Personel

by -239 Views

Polres Kulon Progo Gelar Apel Kesiapsiagaan Hadapi Bencana Hidrometeorologi

Polres Kulon Progo menggelar apel kesiapan untuk menghadapi potensi bencana hidrometeorologi yang dapat terjadi di musim penghujan. Acara ini dilakukan sebagai langkah preventif guna memastikan kesiapan personel dan sarana pendukung dalam menangani situasi darurat.

Apel kesiapan ini digelar pada Rabu (05/11/2025) pagi, dan diikuti oleh berbagai pihak yang terlibat dalam penanganan bencana. Kapolres Kulon Progo, AKBP Wilson Pasaribu menjelaskan bahwa apel tersebut dilaksanakan serentak di seluruh Indonesia sebagai bentuk koordinasi antar instansi. Tujuannya adalah untuk membangun sinergitas dan memastikan respons yang cepat dan efektif jika terjadi bencana.

“Kami di sini menjadi penggerak bersama sejumlah pemangku kepentingan agar ada sinergitas penanganan sebagai antisipasi,” ujar Wilson usai apel di Mako Polres Kulon Progo.

Pihaknya merespons informasi dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) yang memprediksi peningkatan curah hujan selama November hingga Desember 2025. Prediksi ini menunjukkan bahwa seluruh wilayah Indonesia berpotensi mengalami cuaca ekstrem, termasuk di Kabupaten Kulon Progo.

Wilson menyampaikan bahwa apel tersebut juga digunakan untuk mengevaluasi kekuatan personel dan sarana prasarana pendukung penanganan bencana. Dalam acara ini, total 511 personel gabungan disiagakan, dengan rincian 350 personel dari kepolisian.

Wilayah Rawan Bencana di Kulon Progo

Kulon Progo merupakan salah satu wilayah yang rawan terhadap bencana hidrometeorologi, terutama di musim penghujan. Beberapa risiko yang sering terjadi meliputi longsor di Perbukitan Menoreh, banjir genangan di wilayah selatan, serta gelombang laut tinggi di perairan selatan.

Wilson berharap masyarakat turut meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana. Ia menekankan pentingnya meminimalisasi risiko dampak bencana dan melakukan kesiapsiagaan mandiri.

“Apel ini menjadi momen penting untuk masyarakat juga agar bersama-sama saling waspada,” tambahnya.

Partisipasi Pemerintah Daerah

Wakil Bupati Kulon Progo, Ambar Purwoko hadir dalam apel tersebut mewakili Pemerintah Kabupaten. Ia memastikan kesiapan personel dan sarana pendukung dalam menghadapi bencana.

Menurut Ambar, peringatan kewaspadaan bencana hidrometeorologi menjadi dorongan bagi semua pihak untuk meningkatkan kepedulian terhadap keselamatan masyarakat.

“Semoga Kulon Progo tetap aman dan dijauhkan dari bahaya bencana,” harapnya.

Kesiapan Bersama untuk Menghadapi Ancaman

Dengan adanya apel kesiapan ini, diharapkan seluruh komponen masyarakat, pemerintah, dan instansi terkait dapat bekerja sama secara optimal dalam menghadapi ancaman bencana hidrometeorologi. Selain itu, masyarakat juga diminta untuk aktif dalam memantau kondisi lingkungan dan siap melakukan tindakan pencegahan.

Kesiapan yang telah dilakukan oleh Polres Kulon Progo menjadi contoh penting dalam upaya mitigasi bencana. Dengan kolaborasi yang baik, diharapkan risiko dampak bencana dapat diminimalisasi sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya kesiapsiagaan.


📲 Ikuti terus berita kami di Google News .

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No More Posts Available.

No more pages to load.