Prabowo: Penertiban Hutan Dilakukan Tanpa Kecuali

by -199 Views

Langkah Tegas Presiden Prabowo dalam Penertiban Kawasan Hutan

Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo, mengeluarkan perintah tegas kepada jajarannya untuk menertibkan kawasan hutan tanpa memandang siapa pun. Setiap pihak yang melanggar aturan harus ditindak sesuai dengan hukum yang berlaku. Dalam konferensi pers di Kejaksaan Agung, Jakarta, Rabu (24/12), ia menyampaikan pesan yang tegas dan penuh semangat.

“Perjuangan ini harus terus dilanjutkan. Jangan gentar, jangan surut semangat. Kita berada di jalan yang benar dan jalan yang mulia, membela kepentingan jutaan rakyat Indonesia,” ujarnya.

Langkah penertiban kawasan hutan ini diwujudkan melalui pembentukan Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH) berdasarkan Peraturan Presiden (Perpres) No 5 Tahun 2025 yang dikeluarkan pada 21 Januari 2025. Satgas PKH terdiri dari berbagai unsur seperti TNI, Kejaksaan, Kepolisian, BPKP, BPN, Kementerian ESDM, Kementerian Keuangan, Badan Informasi Geospasial, Kementerian Lingkungan Hidup, Kementerian Kehutanan, serta aparat kewilayahan.

Tugas utama dari Satgas PKH adalah mengembalikan fungsi kawasan hutan yang dikuasai secara ilegal dan memulihkan hak negara atas kawasan tersebut. Penguasaan kawasan hutan secara ilegal telah berlangsung selama puluhan tahun, dan hal ini dilakukan oleh pihak-pihak yang menganut paham keserakahan. Mereka dinilai tidak segan melecehkan negara dan menganggap pejabat bisa dibeli atau disogok.

Meskipun menghadapi berbagai rintangan di lapangan, termasuk perlawanan dari pihak-pihak yang selama ini menguasai kawasan hutan secara ilegal, Satgas PKH tetap bertekad dan bekerja dengan penuh dedikasi. “Ada upaya-upaya untuk menghambat verifikasi dan investigasi. Ada perlawanan, ada penghasutan terhadap rakyat, ada preman-preman yang dibayar untuk melawan petugas. Semua itu sering kali tidak terlihat oleh media, kamera, influencer, maupun vlogger,” ujar Presiden.

Berkat tindakan tegas dari Satgas PKH, lahan seluas 4,08 juta hektare berhasil dikuasai kembali oleh negara. Selain itu, uang negara senilai Rp 6 triliun berhasil diselamatkan. “Triliunan rupiah berhasil diselamatkan. Namun saya tegaskan, ini baru permulaan. Jika diteliti dengan sungguh-sungguh, potensi kerugian negara bisa mencapai ratusan triliun rupiah,” kata Presiden.

Uang negara yang berhasil diselamatkan dapat dimanfaatkan untuk berbagai program yang bermanfaat bagi rakyat. “Enam triliun rupiah saja dapat digunakan untuk memperbaiki 6.000 sekolah atau membangun 100.000 rumah hunian tetap, sementara kebutuhan akibat bencana mendekati 200.000 unit. Dan ini baru dari sekitar 20 perusahaan yang ingkar kewajiban,” tambahnya.

Lebih lanjut, Presiden menyampaikan ucapan terima kasih atas kerja keras seluruh kementerian dan lembaga yang telah mendukung upaya Satgas PKH menertibkan kawasan hutan. “Atas nama negara, bangsa, dan rakyat Indonesia, saya mengucapkan terima kasih. Saudara-saudara telah bekerja keras dalam kondisi yang sangat sulit, di medan yang tidak mudah. Verifikasi terhadap 4 juta hektare bukanlah pekerjaan ringan, terlebih dengan banyaknya korporasi yang melakukan pelanggaran,” katanya.

Tantangan dan Komitmen untuk Masa Depan

Penertiban kawasan hutan tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga memerlukan partisipasi aktif masyarakat. Beberapa pihak yang terlibat dalam praktik ilegal sering kali menggunakan strategi untuk menghalangi proses verifikasi dan investigasi. Meski begitu, komitmen Presiden untuk menjaga kepentingan rakyat tetap kuat.

Selain itu, penertiban kawasan hutan juga memiliki dampak positif terhadap lingkungan dan ekosistem. Dengan kembali dikuasainya lahan hutan secara sah, harapan untuk menjaga keanekaragaman hayati dan keseimbangan alam dapat tercapai.

Komitmen Presiden untuk terus memperkuat penegakan hukum dan melindungi hak negara atas kawasan hutan menjadi indikator bahwa pemerintah serius dalam menjalankan reformasi di sektor lingkungan. Dengan langkah-langkah yang transparan dan tegas, diharapkan kepercayaan publik terhadap pemerintah akan meningkat.


📲 Ikuti terus berita kami di Google News .

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No More Posts Available.

No more pages to load.