Publik Bernabeu Serukan Xabi Alonso Tetap, Vinicius Dapat Sorakan

by -217 Views

Kondisi Tegang di Santiago Bernabéu

Pada malam hari Sabtu (20/12), suasana di Santiago Bernabéu terasa sangat berbeda dari biasanya. Bukan hanya karena laga melawan Sevilla, tetapi juga karena tekanan yang terasa begitu kuat pada para pemain dan pelatih Real Madrid. Xabi Alonso, pelatih asal Basque, terlihat jelas menghadapi situasi yang tidak menyenangkan. Di tengah momen Natal yang seharusnya hangat, ia justru menyiapkan koper untuk perjalanan ke Arab Saudi guna tampil di Piala Super Spanyol. Ini menjadi tanda bahwa risiko kehilangan posisi sebagai pelatih terasa nyata.

Sundulan Jude Bellingham menjadi satu-satunya poin positif dalam laga ini. Gol tersebut berhasil mencegah malam yang bisa menjadi mimpi buruk bagi tim. Selain itu, performa solid Thibaut Courtois membantu Real Madrid menghindari kekalahan. Meski demikian, laga ini tidak berjalan mulus. Real Madrid justru lebih sering menderita daripada mendominasi, meskipun mereka bermain melawan sepuluh pemain setelah Marcão menerima kartu merah.

Atmosfer yang Tidak Biasa di Bernabéu

Atmosfer di stadion Santiago Bernabéu terasa mencekam. Banyak penonton hadir dalam laga yang seharusnya hanya formalitas belaka. Namun, kata “normal” seolah sudah lama hilang dari Real Madrid. Skeptisisme bahkan datang dari para pendukung sendiri. Dalam situasi genting ini, para pemain kunci seperti Mbappé, Bellingham, Vinicius, dan Rodrygo diminta untuk tampil sebagai penyelamat. Namun, kelelahan mental dan fisik membuat mereka kesulitan membangun serangan secara alami.

Dalam dua menit pertama laga, Dean Huijsen langsung terpapar oleh Sevilla yang tampil lebih agresif dari perkiraan. Meski Los Blancos sempat menguasai bola, mereka gagal mempertahankan dominasi. Kesalahan Alexis Sánchez di momen krusial akhirnya menyelamatkan Madrid dari ketertinggalan awal, sementara publik mulai kehilangan kesabaran.

Vinicius di Tengah Sorotan

Dengan Isaac Romero menjadi ancaman utama, lini tengah Real Madrid yang kerap kosong membuat Vinicius kembali menjadi opsi serangan paling logis. Namun, tekanan semakin besar di pundaknya. Harapan sempat muncul ketika Bellingham mencetak gol lewat skema bola mati dari tendangan bebas Rodrygo—pemain yang terus mendapat kepercayaan penuh dari Xabi Alonso.

Pertandingan semakin panas ketika Rodrygo meminta penalti dan justru diganjar kartu kuning karena dianggap melakukan simulasi. Wasit Muñiz Ruiz memberinya hukuman tersebut, tetapi tidak mengusirnya setelah insiden dengan Marcão, yang dinilai sebagai bentuk “balas dendam” atas kejadian sebelumnya. Protes pelatih Sevilla, Almeyda, bahkan berujung kartu merah di lorong ruang ganti, setelah ia berteriak, “Negreira, Negreira! “.

Rekor di Tengah Kekacauan

Jauh dari kata pertandingan yang terkendali, Sevilla tetap menciptakan peluang. Alexis Sánchez berusaha menghidupkan kembali kejayaan masa lalunya, sementara Mbappé sibuk mengejar rekor pribadi—rekor gol dalam satu tahun kalender bersama Real Madrid milik Cristiano Ronaldo.

Situasi makin terbuka ketika Huijsen tampak kewalahan, memaksa Courtois melakukan serangkaian penyelamatan krusial. Isaac Romero terus mengeksploitasi ruang di belakang pertahanan Madrid. Selain golnya, Jude Bellingham tampil sebagai pemain paling menonjol, dengan pergerakan lincah yang akhirnya memaksa Marcão melakukan pelanggaran fatal hingga berujung kartu merah.

Dengan keunggulan jumlah pemain dan sisa waktu yang cukup panjang, kemenangan seharusnya bisa diraih dengan nyaman. Namun, yang terjadi justru sebaliknya. Xabi Alonso terlihat frustrasi di pinggir lapangan, duduk menunggu peluit akhir di tengah minimnya koneksi antarlini timnya.

Di tribun, publik Bernabéu menunjuk Vinicius sebagai sasaran kekesalan, sebelum akhirnya merayakan gol Mbappé yang menyamai rekor Cristiano dengan 59 gol dalam satu tahun kalender. Sebuah rekor simbolis, di malam yang juga simbolis. Kemenangan ini mungkin cukup untuk menjaga posisi Xabi Alonso tetap aman, tetapi sorakan dan siulan di Bernabéu menjadi pengingat bahwa dukungan publik bisa datang bersamaan dengan tuntutan yang tak pernah surut.

📲 Ikuti terus berita kami di Google News .

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No More Posts Available.

No more pages to load.