Rektor UMJ Tekankan Pendidikan Berdampak dan Berkelanjutan di Wisuda 2025

by -318 Views

Rektor UMJ Tegaskan Komitmen Berdampak dan Berkelanjutan

Rektor Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ), Prof. Dr. Ma’mun Murod, M.Si., menyampaikan komitmen UMJ dalam menjalankan pendidikan tinggi yang berdampak dan berkelanjutan. Pernyataan ini disampaikan saat Sidang Terbuka Senat UMJ Wisuda Periode II Tahun 2025 dan Milad ke-70 berlangsung di Auditorium K.H. Ahmad Azhar Bashir, Gedung Cendekia, pada Sabtu–Ahad (22–23 November 2025).

Sebanyak 1.558 wisudawan dari berbagai jenjang berhasil diwisuda. Angka ini mencakup 13 program doktor, 51 program magister, 8 program spesialis, serta 82 program sarjana. Ini menunjukkan konsistensi UMJ dalam menciptakan sumber daya manusia berkualitas dan berdaya saing.

Dalam pidatonya, Rektor UMJ menekankan bahwa perguruan tinggi merupakan pusat lahirnya riset dan inovasi. “UMJ sejauh ini telah konsisten berkontribusi dalam bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat yang diharapkan dapat menunjang tercapainya Agenda Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs),” ujarnya.

Ma’mun menambahkan bahwa UMJ akan meningkatkan tata kelola lembaga agar mampu melahirkan manusia unggul dengan inovasi yang relevan bagi masyarakat. Ia menyebutkan bahwa krisis global yang tercakup dalam Agenda 17 SDGs mencakup empat pilar pembangunan: sosial, ekonomi, lingkungan, serta hukum dan tata kelola. Pemerintah melalui Presiden Prabowo telah menyusun Agenda Prioritas Nasional dalam ASTA Cita untuk mencapai target tersebut.

Ma’mun menegaskan bahwa UMJ siap menjadi mitra strategis pemerintah. “UMJ berkomitmen menghadirkan pendidikan berkualitas, kampus ramah lingkungan, dan talenta-talenta yang memberi dampak nyata bagi bangsa,” tegasnya.

Ia juga berpesan kepada para wisudawan untuk menjadi lulusan yang memiliki kepekaan sosial dan tanggung jawab moral terhadap bangsa dan masyarakat.

Peran Perguruan Tinggi dalam Pembangunan Nasional

Direktur Kelembagaan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi RI, Prof. Dr. Mukhamad Najib, S.TP., M.M, menyampaikan bahwa para wisudawan memiliki keistimewaan sebagai kelompok terdidik. “Ini satu keberuntungan bagi teman-teman semua karena mendapatkan privilege sebagai warga negara kelas elit,” ujarnya.

Najib menekankan pentingnya lulusan UMJ sebagai bagian dari perguruan tinggi berakreditasi unggul. “Dari lebih dari 4.400 perguruan tinggi di Indonesia, belum sampai lima persen yang berakreditasi unggul, dan UMJ adalah bagian dari lima persen tersebut,” ujarnya.

Ia menyoroti peran besar perguruan tinggi Muhammadiyah dalam mempercepat pertumbuhan tenaga kerja terampil. “Negara memberikan apresiasi tinggi kepada Universitas Muhammadiyah Jakarta yang sejak masa revolusi telah berkontribusi besar dalam melahirkan highly skilled worker,” tegasnya.

Najib juga menekankan pentingnya transformasi kampus menjadi pusat inovasi. Selain tempat belajar mengajar, kata dia, kampus harus menjadi pusat penelitian. Dosen dan mahasiswa harus melakukan penelitian sebagai bagian dari research university. Hal ini menjadi langkah penting dalam memastikan kampus tetap relevan dan berkontribusi terhadap perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi.

📲 Ikuti terus berita kami di Google News .

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No More Posts Available.

No more pages to load.