Renungan Harian Katolik: Waspada dan Siap Menerima Kerajaan Allah
Kerajaan Allah datang tanpa tanda lahiriah, jadi kita harus selalu waspada dan siap menerima-Nya. Dalam renungan hari ini, Yesus mengajarkan bahwa Kerajaan Allah tidak bisa dilihat dengan mata fisik atau diidentifikasi melalui tanda-tanda yang jelas. Ini berarti bahwa kita perlu membuka hati dan pikiran untuk memahami ajaran-Nya secara mendalam.
Membuka hati dan pikiran penting agar dapat memahami ajaran Yesus, bukan hanya mengikuti ekspektasi sendiri. Banyak orang pada masa Yesus hidup berharap bahwa Kerajaan Allah akan segera datang untuk membebaskan mereka dari penjajahan Roma dan menegakkan kembali Kerajaan Israel. Namun, harapan tersebut tidak sesuai dengan kenyataan yang dibawa oleh Yesus. Kita sering kali tidak menangkap dengan baik ajaran dan maksud Yesus karena fokus pada pikiran kita sendiri. Hal ini menghalangi kita untuk mengenal Yesus dan ajaran yang diwartakan-Nya.
Waspada terhadap distraksi dunia agar tetap fokus pada relasi dengan Allah dan pewartaan keselamatan-Nya. Di tengah kehebohan yang tidak perlu dalam pewartaan karya keselamatan dan sukacita Allah, kita diajak untuk selalu waspada agar tidak terjebak dalam situasi tersebut. Kita harus menjaga fokus pada hubungan kita dengan Tuhan dan bagaimana kita bisa menjadi warga kerajaan-Nya.
Bacaan Liturgi Katolik Hari Ini
Bacaan Pertama: Keb. 7:22-8:1
Di dalam kebijaksanaan ada roh yang arif dan kudus, tunggal, majemuk dan halus, mudah bergerak, jernih dan tidak bernoda, terang, tidak dapat dirusak, suka akan yang baik dan tajam, tidak tertahan, murah hati dan sayang akan manusia, tetap, tidak bergoyang dan tanpa kesusahan, mahakuasa dan memelihara semuanya serta menyelami sekalian roh, yang arif, murni dan halus sekalipun. Kebijaksanaan lebih lincah dari segala gerakan, karena dengan kemurniannya ia menembusi dan melintasi segala-galanya. Kebijaksanaan adalah pernafasan kekuatan Allah, dan pancaran murni dari kemuliaan Yang Mahakuasa. Karena itu tidak ada sesuatupun yang bernoda masuk ke dalamnya.
Bacaan Injil: Lukas 17:20-25
Yesus berkata kepada para murid, “Akan datang waktunya kalian ingin melihat salah satu hari Anak Manusia itu. Tetapi kalian tidak akan melihatnya. Orang akan berkata kepadamu, ‘Lihat dia ada di sana! Lihat, dia ada di sini!’ Tetapi jangan kalian pergi ke situ, jangan kalian ikut. Sebab seperti kilat memancar dari ujung langit yang satu ke ujung langit yang lain, demikian pula halnya dengan Anak Manusia, pada hari kedatangan-Nya kelak. Tetapi Ia harus menanggung banyak penderitaan dahulu dan ditolak oleh angkatan ini.”
Renungan Harian Katolik
Dalam Injil hari ini, Yesus berbicara tentang Kerajaan Allah yang datang tanpa tanda-tanda lahiriah. Karena itu, kita diajak untuk selalu waspada. Kita sering kali tidak menangkap dengan baik ajaran dan maksud Yesus karena kita berfokus pada pikiran kita sendiri. Kita tidak mau membuka hati dan pikiran kita untuk memahami ajaran Yesus secara benar. Sikap seperti ini tentu menghalangi kita untuk mengenal Yesus dan ajaran yang diwartakan-Nya.
Dewasa ini, begitu banyak kehebohan yang tidak perlu dalam pewartaan karya keselamatan dan sukacita Allah. Karena itu, kita diajak untuk selalu waspada agar kita tidak terjebak situasi tersebut. Ya Tuhan, mampukanlah kami untuk membuka mata hati kami agar kami semakin mengenal Engkau dan ajaran-Mu. Amin.
📲 Ikuti terus berita kami di Google News .






