Selvi Ananda: Anak PAUD Jangan Dipaksa Baca, Tapi Kehilangan Masa Kanak-Kanaknya

by -341 Views



Selvi Ananda, istri dari Wakil Presiden Republik Indonesia, Gibran Rakabuming Raka, menyampaikan pentingnya pendidikan anak usia dini (PAUD) dalam membangun fondasi karakter yang kuat di masa depan. Menurutnya, PAUD menjadi dasar untuk membentuk kepribadian anak sejak dini.

Pernyataan ini disampaikan Selvi dalam acara Puncak Apresiasi Bunda PAUD di Hotel Sultan, Jakarta, pada hari Kamis (13/11). Dalam kesempatan tersebut, hadir pula Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu’ti.

“PAUD sangat penting, saya pribadi juga menilai ini sangat penting. Karena apa? Karena sebagai salah satu fondasi untuk anak-anak agar nanti ke depannya seperti apa. Karena di situ akan diajarkan pendidikan karakter dan pendidikan moral,” ujar Selvi dalam sambutannya.

Menurutnya, di usia dini, anak-anak tidak perlu diajarkan terlalu banyak tentang berhitung atau membaca. Yang lebih penting adalah bagaimana mereka belajar tentang karakter dan bermain bersama teman sebaya.

“Untuk menjadi anak yang baik itu harus seperti apa, agaknya juga dibentuk di usia-usia segitu. Kemudian belajar tentang kasih sayang, jadi tidak perlu belajar tentang anak harus bisa membaca, harus sudah bisa mulai berhitung sebelum masuk SD. Tapi anak-anak kehilangan masa kecilnya,” katanya.

“Jadi biarkan anak-anak itu mengeksplor apa yang menjadi minat dan bakatnya mereka, karena tidak setiap anak berbakat di bidang akademis,” tambahnya.



Selvi mengimbau para pengajar atau Bunda PAUD untuk tidak membeda-bedakan satu anak dengan lainnya. Ia menekankan bahwa tidak boleh ada perbedaan perlakuan hanya karena anak belum bisa membaca.

“Dan juga jangan membandingkan anak-anak kita dengan anak yang lain, karena saya yakin setiap anak memiliki bakat masing-masing. Mungkin umur 6 tahun anak saya belum lancar membaca, ada anak lain yang 6 tahun juga bisa membaca buku cerita,” ujarnya.

“Tapi kita tidak perlu membandingkan, apalagi di usia anak-anak ini perbedaan usia 1 bulan, setengah tahun, bahkan 1 tahun bisa membuat perbedaan perkembangan mereka. Karena perkembangan anak usia dini sangat cepat,” lanjutnya.

Selvi menambahkan, peran guru di PAUD adalah membentuk karakter anak sesuai dengan minat dan bakatnya. Jangan ada pengarahan terlebih dahulu.

“Tinggal bagaimana kita membentuk anak sesuai dengan minat dan bakatnya masing-masing, kita arahkan ke arah yang baik. Yang penting anak memiliki pendidikan karakter yang baik di usia dini, serta memiliki moral yang baik,” katanya.

“Karena itu adalah salah satu hal dasar yang paling penting untuk mempersiapkan mereka ke pendidikan yang lebih tinggi saat usia mereka semakin bertumbuh,” imbuh Selvi.

Kunci di Keluarga

Selvi menegaskan bahwa peran keluarga dalam pendidikan anak usia dini tidak kalah pentingnya. Untuk itu, guru harus senantiasa bekerja sama dengan orang tua.

“Tidak lupa juga harus ada peran aktif dari masing-masing orang tua, karena pendidikan dasar dimulai dari keluarga. Orang tua memberikan pendidikan tersebut kepada setiap anaknya,” ujarnya.

“Jadi kolaborasi, kerja sama, dan komunikasi antara orang tua, tenaga pengajar, tempat mereka melakukan kegiatan, serta Bunda PAUD di tempat ini sangat dibutuhkan,” tutupnya.

📲 Ikuti terus berita kami di Google News .

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No More Posts Available.

No more pages to load.