Strategi Pengamanan Jalur Wisata Selama Nataru 2025-2026
Kawasan Subang Selatan menjadi salah satu destinasi favorit bagi wisatawan saat libur Natal dan Tahun Baru (Nataru). Untuk menghadapi lonjakan pengunjung, pihak kepolisian telah menyiapkan berbagai strategi guna mengatasi kepadatan kendaraan di jalur wisata.
Kepala Polisi Daerah Jawa Barat, Inspektur Jenderal Rudi Setiawan, menjelaskan bahwa terdapat tiga jalur utama yang perlu diperhatikan selama periode libur Nataru. Jalur pertama adalah jalur utara, yang meliputi area dari pasar hingga Jembatan Sewo. Menurutnya, kebiasaan perayaan tahun baru di lokasi tersebut akan dipindahkan ke wilayah kecamatan untuk mengurangi keramaian.
Selain itu, jalur tengah juga menjadi fokus pengamanan. Jalur ini melalui tol dari perbatasan Kabupaten Purwakarta hingga Indramayu. Kapolda menyampaikan bahwa persiapan difokuskan pada area rest area, dengan pengaturan kendaraan yang masuk dan keluar agar tidak terjadi kemacetan.
Jalur ketiga adalah jalur selatan yang menuju kawasan pariwisata, mulai dari perbatasan Gunung Tangkubanparahu hingga Kecamatan Ciater dan Jalancagak. Pihak kepolisian Resor Subang telah mengimbau para pengelola objek wisata untuk menyediakan lahan parkir yang memadai. Di samping itu, ada potensi longsor di sekitar area tersebut, sehingga disiapkan beko untuk mengangkut material longsor. Selain itu, alat-alat darurat juga disiapkan oleh pihak kepolisian dan instansi lainnya.
Di luar risiko bencana alam, jalur tersebut juga rawan kecelakaan lalu lintas karena jalurnya yang curam. Oleh karena itu, Kapolda mengimbau para pengendara untuk memastikan kondisi kesehatan dan kendaraannya dalam keadaan baik. Selain itu, personel kepolisian juga akan melakukan pengaturan lalu lintas di lokasi-lokasi rawan kecelakaan. Sebanyak 500 orang personel kepolisian akan diterjunkan di wilayah Kabupaten Subang selama periode libur Nataru.
“Kami akan melakukan penataan jalan-jalan, mengingatkan kembali untuk disiplin berlalu lintas. Ini harus menjadi sesuatu yang utama ketika akan mengendarai kendaraan,” ujar Rudi. Pada kesempatan tersebut, Kapolda didampingi oleh Kepala Polres, Bupati Subang, dan sejumlah pejabat daerah terkait.
Persiapan Pihak Dinas Pariwisata
Sementara itu, Dinas Pariwisata Pemuda dan Olah Raga (Disparpora) Subang memastikan seluruh destinasi wisata siap menyambut lonjakan pengunjung selama Nataru 2025-2026. Terutama, di 30 destinasi pariwisata unggulan yang menjadi tujuan utama wisatawan.
Kepala Bidang Destinasi Wisata Disparpora Kabupaten Subang, Agus Muslim, menegaskan bahwa pihaknya telah melakukan kunjungan ke seluruh objek pariwisata dan berkoordinasi dengan para pengelola untuk mempersiapkan strategi khusus menyambut libur Nataru kali ini.
“Destinasi di selatan sudah dikenal sebagai favorit wisatawan lokal maupun luar daerah. Oleh karena itu, kesiapan di sana jadi prioritas utama. Kami tekankan, pariwisata harus berorientasi pada kualitas, bukan sekadar kuantitas kunjungan,” kata dia.
Dalam kunjungannya, Disparpora Subang juga menyosialisasikan kembali regulasi dan standar layanan untuk menciptakan suasana yang tertata dan profesional. Agus berharap persiapan tersebut dapat mengejar target kunjungan wisatawan sebanyak 2,5 juta orang pada 2025.
“Target ini realistis melihat peningkatan jumlah destinasi, atraksi, dan promosi yang semakin masif. Dengan kekayaan alam dari pantai di utara hingga wisata alam dan buatan di tengah dan selatan, Subang siap menyambut dengan layanan terbaik,” ujar Agus.
📲 Ikuti terus berita kami di Google News .







