Sumardji Tanyakan Wasit Usai Struick Dikartu Merah Lawan Myanmar

by -755 Views

Pemain Timnas U-22 Indonesia Dikartu Merah Setelah Pertandingan Lawan Myanmar

Pemain tim nasional (timnas) U-22 Indonesia, Rafael Struick, mendapatkan kartu merah setelah pertandingan melawan Myanmar dalam laga Grup C SEA Games 2025. Kejadian ini terjadi di 700th Anniversary Stadium, Chiang Mai, Thailand, pada Jumat (12/12/2025). Timnas U-22 Indonesia berhasil mengalahkan Myanmar dengan skor 3-1.

Rafael Struick, yang memakai nomor punggung 10, diberi kartu merah oleh wasit Hasan Mahfoodh Ammar Ebrahim setelah pertandingan selesai. Ia menunjukkan kekecewaannya terhadap keputusan wasit asal Bahrain tersebut, yang meniup peluit akhir pertandingan saat timnas U-22 sedang dalam momen lemparan ke dalam.

Pada saat itu, Robi Darwis dari timnas U-22 memiliki kesempatan untuk melempar bola ke gawang Myanmar. Peluang tersebut masih ada dan bisa saja menjadi gol tambahan yang sangat penting bagi timnas U-22 untuk melaju ke semifinal SEA Games 2025.

Setelah pertandingan berakhir, para pemain timnas U-22 langsung mendekati wasit untuk melakukan protes. Kapten tim, Ivar Jenner, adalah yang pertama menyampaikan protes dan menerima kartu kuning. Tak lama kemudian, wasit memberikan kartu merah kepada Rafael Struick.

Sebenarnya, Rafael Struick sudah tidak bermain sejak babak kedua dimulai. Ia digantikan oleh Hokky Caraka. Namun, kejadian ini tetap membuat para pemain kesal karena peluang untuk mencetak gol masih ada.

Tanggapan Manajer Timnas U-22

Manajer timnas U-22 Indonesia, Sumardji, memberikan pernyataan mengenai kejadian ini. Menurutnya, para pemain mungkin sedikit kesal karena ada kesempatan untuk mencetak gol. “Ya mungkin terbawa suasana karena masih ada kesempatan untuk mencetak gol,” ujar Sumardji.

Sumardji tidak mempermasalahkan keputusan wasit yang meniup peluit akhir pertandingan. Selama 90 menit, ia menilai wasit bertugas dengan baik. “Dia bertugas dengan baik kok, tidak ada yang dirugikan,” katanya.

Ia juga sempat bertanya kepada wasit setelah pertandingan selesai. Wasit hanya diam dan menunjukkan jam tangan yang menandakan waktu pertandingan sudah berakhir. Perlu diketahui, tambahan waktu pada babak kedua adalah enam menit. Namun, pertandingan sebenarnya berakhir pada menit ke-97.

“Kami sempat tanya tapi wasit diam saja dan hanya memberikan respon bahwa waktu habis,” tutup Sumardji.

Kesimpulan

Kejadian ini menunjukkan betapa pentingnya pengambilan keputusan oleh wasit dalam pertandingan sepak bola. Meskipun keputusan wasit dianggap baik selama pertandingan, kejadian akhir pertandingan yang mengakibatkan kartu merah kepada Rafael Struick tentu meninggalkan rasa kecewa di kalangan pemain dan pelatih. Namun, Sumardji tetap percaya bahwa keputusan wasit tidak merugikan timnas U-22 secara keseluruhan.

📲 Ikuti terus berita kami di Google News .

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No More Posts Available.

No more pages to load.