Kisah Verena Ayu, Mantan Pramugari yang Kini Jadi Pedagang Kopi Keliling
Seorang mantan pramugari bernama Verena Ayu kini menjadi sorotan di media sosial. Dalam akun media sosialnya, ia menceritakan perubahan besar dalam karirnya setelah memutuskan untuk berhenti dari pekerjaannya sebagai pramugari.
Verena telah bekerja selama hampir 10 tahun sebagai pramugari di salah satu maskapai penerbangan Indonesia. Ia mulai bergabung dengan maskapai tersebut pada tahun 2014 dan resmi terbang pada 2015. Namun, perubahan besar terjadi dalam hidupnya ketika ia memutuskan untuk berhenti menjadi pramugari pada tahun 2023.
Dua tahun kemudian, tepatnya pada tahun 2025, Verena memutuskan untuk alih profesi dan menjadi pedagang kopi keliling. Ia merintis usaha ini dengan terjun langsung melayani pembeli. Kopi yang ia jual diberi nama Asmarasa. Lapaknya biasanya dibuka di kawasan shelter Tugu Boto, Colomadu, Karanganyar, Jawa Tengah. Waktu operasional lapaknya berlangsung antara pukul 09.00 hingga 16.00 WIB.
Verena tidak ragu untuk menjalankan bisnis ini sendiri. Setiap hari, ia membawa gerobak kopinya ke tempat ia berjualan dan melayani para pembeli secara langsung. Keputusan ini bukan tanpa alasan. Ia mengungkapkan bahwa semua tindakannya dilakukan demi mencari ridha suami.
“Faktor ingin menjadi istri yang menjalankan ridha suami,” ujarnya. Verena telah menikah dengan seorang pria yang berprofesi sebagai polisi. Jika ia terus menerus menjalani karir sebagai pramugari, maka ia akan sering berada di luar kota dan harus menjalani pernikahan jarak jauh dengan pasangannya.
Rupanya, suami Verena kurang suka dengan hal itu hingga akhirnya ia memutuskan untuk berhenti. “Kalau saya masih terbang otomatis LDM, suami kurang setuju. Jadi saya memutuskan untuk nggak perpanjang kontrak sebagai pramugari dan ikut suami ke Solo.”
Awalnya, Verena hanya pasrah dan tinggal di rumah tanpa aktivitas. Namun, lama-kelamaan ia merasa bosan hingga akhirnya terpikir untuk mencari kegiatan. Akhirnya, ia punya ide untuk merintis usaha kopi keliling. “Daripada di rumah bosan,” ungkapnya.
Verena menyebut keputusan ini diambilnya bukan semata-mata karena uang, tapi soal keberkahan. “Ini bukan soal gaji kak, tapi soal keberkahan. Suami saya gajinya emang gak besar, tapi alhamdulillah apapun yang saya mau dan inginkan selalu diusahakan,” jelasnya penuh syukur.
Selain itu, Verena juga lebih nyaman menjalani pekerjaannya yang sekarang karena ia bebas mengatur waktu sendiri. “Yang penting berangkat sama pulang bebas aku atur sendiri, mau libur kapan pun juga bebas,” pungkas Verena.

📲 Ikuti terus berita kami di Google News .





