Wagub Gorontalo: Pencegahan Perkawinan Anak Kunci Kurangi Stunting

by -586 Views

Upaya Pencegahan Perkawinan Anak dan Penurunan Stunting di Gorontalo

Wakil Gubernur (Wagub) Gorontalo, Idah Syahidah, menegaskan bahwa pencegahan perkawinan anak merupakan strategi penting dalam menurunkan angka stunting di Provinsi Gorontalo. Ia menyebut kedua isu tersebut saling berkaitan erat dan menjadi tantangan serius dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia daerah.

Penegasan ini disampaikan saat membuka Focus Group Discussion (FGD) tentang pencegahan perkawinan anak dan penurunan stunting yang digelar di Aula Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Provinsi Gorontalo pada Kamis, 18 Desember 2925. Wagub mengatakan bahwa praktik perkawinan anak tidak hanya berdampak pada terhambatnya pendidikan dan masa depan generasi muda, tetapi juga berisiko besar terhadap kesehatan ibu dan anak.

Bahkan risiko tersebut berpengaruh langsung pada kualitas kehamilan dan tumbuh kembang anak, yang pada akhirnya berkontribusi terhadap tingginya prevalensi stunting. “Perkawinan anak dan stunting merupakan dua persoalan yang saling berkelindan. Risiko kesehatan ibu dan anak akibat perkawinan anak akan berdampak pada kualitas tumbuh kembang anak,” ujar Idah dalam sambutannya.

Melalui forum FGD ini, Wagub Idah berharap para peserta dapat menggali akar persoalan secara menyeluruh, merumuskan langkah strategis yang tepat sasaran, serta memperkuat sinergi lintas sektor. Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, organisasi nonpemerintah, tokoh agama, tokoh masyarakat, hingga dunia pendidikan dalam melindungi anak dan mencegah praktik perkawinan usia dini.

Wagub juga menyoroti peran keluarga dan masyarakat sebagai garda terdepan dalam perlindungan anak serta pemenuhan gizi yang optimal. Ia menegaskan bahwa anak-anak merupakan investasi terbesar daerah yang harus dijaga sejak dini. “Anak-anak Gorontalo harus tumbuh sehat, cerdas, berdaya saing, dan terlindungi dari praktik-praktik yang dapat merugikan masa depan mereka,” tambahnya.

Lebih lanjut, Wagub Idah mengajak seluruh pihak agar hasil FGD tidak berhenti pada tataran rekomendasi, tetapi benar-benar menjadi dasar penguatan program dan kebijakan yang berdampak nyata di lapangan. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam penyelenggaraan kegiatan tersebut.

Dalam kesempatan yang sama, dilakukan penandatanganan komitmen bersama antara Dinas PPPA Provinsi Gorontalo, organisasi perempuan, serta BKKBN Provinsi Gorontalo sebagai bentuk keseriusan dalam pencegahan perkawinan anak dan percepatan penurunan stunting.

FGD ini turut dihadiri oleh Kepala BKKBN Provinsi Gorontalo Diano Tino Tandayu, Ketua Dharma Wanita Provinsi Gorontalo Sulastri Ibrahim, Kepala Dinas PPPA Provinsi Gorontalo Yana Yanti Suleman beserta jajaran, instansi vertikal, serta perwakilan organisasi perempuan.

Pentingnya Kolaborasi dalam Menciptakan Perubahan

Pencegahan perkawinan anak dan penurunan stunting memerlukan pendekatan yang holistik dan berkelanjutan. Dengan adanya FGD, diharapkan terbangun kerja sama yang lebih kuat antara berbagai pihak yang terlibat. Berikut beberapa hal yang menjadi fokus utama dalam upaya ini:

  • Meningkatkan kesadaran masyarakat: Edukasi dan sosialisasi tentang bahaya perkawinan anak dan stunting perlu diperluas agar masyarakat lebih memahami dampak jangka panjangnya.
  • Penguatan regulasi: Pemerintah daerah perlu memperkuat aturan dan kebijakan yang mendukung pencegahan perkawinan anak serta peningkatan kualitas gizi anak.
  • Kolaborasi lintas sektor: Sinergi antara pemerintah, lembaga swadaya masyarakat, organisasi keagamaan, dan institusi pendidikan sangat penting untuk menciptakan lingkungan yang aman bagi anak-anak.
  • Pemantauan dan evaluasi: Program-program yang dijalankan perlu dievaluasi secara berkala untuk memastikan efektivitasnya dan melakukan perbaikan jika diperlukan.


📲 Ikuti terus berita kami di Google News .

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No More Posts Available.

No more pages to load.