Profil Lengkap Wali Kota Bitung Hengky Honandar
Wali Kota Bitung, Hengky Honandar, tidak hanya dikenal sebagai seorang politikus yang piawai. Ia juga memiliki latar belakang sebagai pengusaha sukses di bidang perikanan. Lahir pada tanggal 28 Mei 1964 di Ambon, Hengky memiliki riwayat pendidikan yang cukup memadai. Ia lulus dari STIE “Harapan Kasih” pada tahun 1991.
Perjalanan karier politik Hengky Honandar tergolong dinamis dan beragam. Awalnya ia menjadi kader Partai Demokrat, kemudian bergabung dengan PDI Perjuangan pada periode 2019 hingga 2024. Setelah itu, ia memutuskan untuk bergabung dengan Partai NasDem pada tahun 2024 dalam rangka mengikuti Pilkada Kota Bitung 2024.
Selama masa jabatannya, Hengky Honandar pernah menjabat sebagai Wakil Ketua DPRD Kota Bitung pada masa jabatan 2014–2015. Ia juga pernah menjadi anggota DPRD Provinsi Sulawesi Utara, terpilih dari Daerah Pemilihan Sulawesi Utara 2 yang mencakup Kabupaten Minahasa Utara dan Kota Bitung pada Pemilu 2019.
Pada akhirnya, Hengky Honandar mengundurkan diri dari posisi anggota DPRD Provinsi Sulawesi Utara untuk maju sebagai calon Wakil Wali Kota. Ia kemudian menjabat sebagai Wakil Wali Kota Bitung ke-5 pada masa jabatan 31 Maret 2021 hingga 20 Februari 2025, mendampingi Wali Kota Bitung saat itu, Maurits Mantiri.
Setelah masa jabatan tersebut, Hengky Honandar resmi menjabat sebagai Wali Kota Bitung ke-6 sejak 20 Februari 2025. Ia berhasil terpilih dalam Pemilihan Umum Wali Kota Bitung 2024 bersama dengan Randito Maringka sebagai Wakil Wali Kota.
Kekayaan Hengky Honandar
Berdasarkan data dari Laporan LHKPN per 31 Desember 2024, Hengky Honandar memiliki total harta kekayaan yang sangat besar. Berikut rincian harta kekayaannya:
A. Tanah dan Bangunan
Total: Rp 6.846.361.000
- Tanah seluas 17370 m² di Kota Bitung, hasil sendiri: Rp 625.320.000
- Tanah seluas 506 m² di Kota Bitung, hasil sendiri: Rp 18.216.000
- Tanah seluas 3415 m² di Kota Bitung, hasil sendiri: Rp 47.810.000
- Tanah seluas 3824 m² di Kota Bitung, hasil sendiri: Rp 53.536.000
- Tanah seluas 8157 m² di Kota Bitung, hasil sendiri: Rp 114.198.000
- Tanah seluas 5084 m² di Kota Bitung, hasil sendiri: Rp 50.840.000
- Tanah seluas 6506 m² di Kota Bitung, hasil sendiri: Rp 65.060.000
- Tanah seluas 4636 m² di Kota Bitung, hasil sendiri: Rp 46.360.000
- Tanah seluas 34050 m² di Kota Bitung, hasil sendiri: Rp 340.500.000
- Tanah seluas 1827 m² di Kota Bitung, hasil sendiri: Rp 18.270.000
Berikutnya adalah daftar tanah dan bangunan yang sama seperti di atas, dengan luasan dan nilai yang berbeda.
B. Alat Transportasi dan Mesin
Total: Rp 740.000.000
- Kapal laut/perahu, GT 21 (kapal motor), tahun 2004, hasil sendiri: Rp 230.000.000
- Mobil, Toyota Kijang Inova Minibus, tahun 2010, hasil sendiri: Rp 100.000.000
- Mobil, Isuzu Pick Up, tahun 2012, hasil sendiri: Rp 25.000.000
- Mobil, Honda CR-V Minibus, tahun 2010, hasil sendiri: Rp 125.000.000
- Mobil, Daihatsu Minibus, tahun 2012, hasil sendiri: Rp 100.000.000
- Mobil, Hino Tronton, tahun 2005, hasil sendiri: Rp 80.000.000
- Mobil, Hino Tronton, tahun 2005, hasil sendiri: Rp 80.000.000
C. Harta Bergerak Lainnya
Total: Rp 375.000.000
D. Surat Berharga
Total: Rp 6.250.000.000
E. Kas dan Setara Kas
Total: Rp 102.817.699
F. Harta Lainnya
Total: Rp 0
Sub Total: Rp 14.314.178.699
Total: Rp 14.314.178.699
📲 Ikuti terus berita kami di Google News .





