Wali Kota Jelaskan Manfaat Program KPPD Lemhannas dalam Penguatan Kepemimpinan Daerah

by -333 Views

Pengalaman Berharga dalam Kursus Pemantapan Pimpinan Daerah

Wali Kota Palangka Raya, Fairid Naparin, berbagi pengalamannya setelah mengikuti Kursus Pemantapan Pimpinan Daerah (KPPD) yang diselenggarakan oleh Lemhannas RI. Program ini dirancang khusus untuk memperkuat kapasitas kepemimpinan pemerintahan daerah di seluruh Indonesia.

Fairid menyampaikan rasa terima kasihnya atas kesempatan yang diberikan oleh Mendagri untuk mengikuti program tersebut. Ia juga mengapresiasi kerja sama dengan Gubernur Lemhannas dan jajaran, termasuk Purnomo Yusgiantoro Center serta Lee Kuan Yew School dari National University of Singapore.

Program KPPD ini diikuti oleh 25 kepala daerah terpilih dari ratusan kepala daerah di Indonesia. Ini menjadi pengalaman berharga bagi Fairid, karena hanya sekitar 25 dari 600–700 kepala daerah yang terpilih untuk mengikuti program ini. Dari pengalaman tersebut, ia mendapatkan wawasan yang luas dan berbagai pelajaran penting.

Materi yang diberikan dalam program ini sangat beragam, mulai dari nilai kebangsaan, geopolitik, pelayanan publik hingga tata kelola pemerintahan modern. Fairid menilai bahwa materi-materi tersebut sangat bermanfaat dan memberikan perspektif baru dalam menjalankan tugas sebagai pemimpin daerah.

Ia menyebutkan beberapa hal yang ia peroleh selama mengikuti program ini, seperti pentingnya menghargai waktu, meningkatkan wawasan kebangsaan, serta memperdalam pemahaman tentang pelayanan publik. Hal-hal ini sebelumnya belum ia dapatkan, tetapi kini menjadi pengetahuan yang sangat berharga baginya.

Fairid menegaskan bahwa ilmu yang diperoleh dari program ini akan menjadi bekal penting dalam meningkatkan kualitas penyelenggaraan pemerintahan di Palangka Raya. Meskipun tidak semua hal bisa langsung diterapkan karena setiap daerah memiliki kondisi dan kebutuhan yang berbeda, ia yakin ada banyak hal positif yang bisa dibawa pulang dan digunakan untuk kemajuan kota sendiri.

Beberapa hal yang ia rencanakan untuk diterapkan antara lain peningkatan efisiensi dalam pengelolaan waktu, penguatan visi kebangsaan dalam kebijakan pemerintahan, serta peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Ia percaya bahwa dengan pendekatan yang lebih baik, pemerintahan daerah bisa lebih responsif dan mampu memberikan manfaat yang lebih besar bagi warga.

Selain itu, Fairid juga berharap bahwa pengalaman ini bisa menjadi inspirasi bagi para kepala daerah lainnya untuk terus belajar dan berkembang. Dengan semangat kompetitif dan kolaborasi yang kuat, pemerintahan daerah di Indonesia bisa lebih maju dan mampu menjawab tantangan yang semakin kompleks.

Program KPPD ini bukan hanya sekadar kursus, tetapi menjadi sarana penting untuk membangun kapasitas kepemimpinan yang lebih tangguh dan berkelanjutan. Dengan pembelajaran yang diperoleh, para peserta diharapkan mampu membawa perubahan positif di wilayah masing-masing.

📲 Ikuti terus berita kami di Google News .

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No More Posts Available.

No more pages to load.