Sejarah Panjang Pertamina dalam Mendukung Dunia Balap Indonesia
Pertamina telah lama menjadi bagian tak terpisahkan dari dunia balap di Indonesia. Dari perhelatan MotoGP hingga berbagai event motorsport lainnya, kehadiran brand ini selalu terasa. Kemeriahan MotoGP yang diselenggarakan di Sirkuit Mandalika, Nusa Tenggara Barat (NTB), menjadi bukti nyata bahwa dukungan Pertamina terhadap olahraga motorsport tidak hanya sebatas promosi, tetapi juga komitmen jangka panjang.
Dukungan yang Tak Pernah Berhenti
Menurut Arya Dwi Paramita, Corporate Secretary PT Pertamina (Persero), pertumbuhan dan perkembangan dunia balap di Indonesia tidak lepas dari peran aktif Pertamina. Ia menyebutkan bahwa sejak tahun 1960-an, Pertamina sudah aktif mendukung olahraga motorsport, baik dalam skala nasional maupun internasional.
“Event motorsport dari semua kelas nasional hingga dunia tak lepas dari kehadiran Pertamina,” ujarnya saat menghadiri acara Pertamina MotoGP of Indonesia di Mandalika, NTB.
Arya juga menunjukkan dokumentasi berupa postingan sesi peluncuran buku ‘Catatan Emas Dunia Balap Indonesia’ yang dilakukan di Jakarta pada 2018 silam. Buku tersebut menjadi saksi bisu peran Pertamina dalam membangun fondasi olahraga motorsport di Indonesia.
Mendidik Pembalap Muda
Tidak hanya sekadar sponsor, Pertamina juga aktif dalam mendukung pembalap muda. Salah satu bentuk dukungan adalah dengan bekerja sama dengan VR46 Rider Academy. Program ini bertujuan untuk melatih kader-kader baru pembalap, memberikan kesempatan kepada mereka untuk belajar teknik balap langsung dari para trainer yang berasal dari sekolah balap milik Valentino Rossi.
“Kami membantu banyak juara di luar negeri yang merupakan bagian dari dukungan Pertamina,” tambah Arya. “Dengan program ini, kami berharap MotoGP bisa menjadi ajang prestasi bagi para peserta pelatihan.”
Manfaat Ekonomi Lokal
Selain itu, Pertamina juga memperhatikan dampak ekonomi yang ditimbulkan oleh penyelenggaraan event balap. Menurut Arya, ajang seperti MotoGP memiliki multiplier effect yang signifikan.
“Kalau teman-teman lihat keramaian segitu banyak di podium, itu kan ada multiplier effect di balik cerita itu. Yaitu apa? Pertumbuhan ekonomi lokal,” jelasnya.
Ia menjelaskan bahwa UMKM setempat turut merasakan manfaat dari event ini. Contohnya, dalam dua hari saja, penjualan makanan dan minuman di area sirkuit mencapai angka Rp 156 juta. Ini menjadi cerita positif bagi para pelaku usaha kecil dan menengah.
Sirkuit Mandalika yang Unik
Selain itu, sirkuit Mandalika sendiri dinilai sebagai salah satu sirkuit yang unik dan menantang. Pembalap kelas dunia pun mengakui tantangan yang ada di sini. Arya menilai bahwa sirkuit ini bisa menjadi nilai tambah bagi Mandalika dan perlu dikembangkan serta dipertahankan.
“Kami juga membina beberapa UMKM yang hadir di sini. Ada 20-an UMKM yang terlibat dalam acara ini,” tambahnya.
Keberlanjutan Dukungan
Pertamina berkomitmen untuk terus mendukung gelaran MotoGP di Indonesia. Hal ini tidak hanya berdampak pada dunia balap, tetapi juga pada perekonomian lokal dan pengembangan pembalap muda.
Dengan sejarah panjang dan komitmen yang kuat, Pertamina telah membuktikan bahwa dukungannya terhadap dunia balap bukan hanya sekadar promosi, tetapi juga investasi jangka panjang untuk memajukan olahraga motorsport di Indonesia.

📲 Ikuti terus berita kami di Google News .





