BP Batam Berkomitmen Tingkatkan Pelayanan Perizinan untuk Kemudahan Investasi

by -335 Views

Pertemuan BP Batam dengan Investor dan Pelaku Usaha

Badan Pengusahaan (BP) Batam menggelar pertemuan ramah tamah bersama para investor dan pelaku usaha pada Senin (24/11/2025). Acara ini menjadi momen penting untuk memperkuat komunikasi antara pemerintah dan sektor swasta. Tujuan utamanya adalah untuk menyampaikan perkembangan terbaru terkait Peraturan Kepala Daerah Provinsi Riau (PKKPRL) serta proses pengurusan Analisis Dampak Lingkungan (AMDAL) yang sedang berjalan.

Kepala BP Batam, Amsakar Achmad, menekankan bahwa pertemuan ini sangat penting dalam memperkuat koordinasi dan kolaborasi antara berbagai pihak. Ia menjelaskan bahwa komunikasi yang baik akan menghasilkan layanan investasi yang lebih cepat, sederhana, dan berkualitas.

“Kami terus membenahi regulasi yang tumpang tindih dan melakukan simplifikasi perizinan agar Batam tumbuh sebagai kota yang ramah investasi. Saya optimistis pertemuan ini menjadi tonggak kemajuan Batam ke depannya,” ujar Amsakar.

Ia juga menyoroti tantangan-tantangan yang dihadapi dalam pengembangan investasi saat ini. Terutama terkait implementasi simplifikasi perizinan serta peningkatan layanan pasca terbitnya Peraturan Pemerintah Nomor 25 dan Nomor 28 Tahun 2025. Melalui sinergi yang semakin kuat, ia yakin pertumbuhan ekonomi Batam dapat terus terakselerasi.

Capaian Investasi yang Menggembirakan

Pertumbuhan investasi di Batam menunjukkan tren positif. Sejak Januari hingga Oktober 2025, nilai investasi mencapai Rp 54,7 triliun, atau 91 persen dari target tahunan sebesar Rp 60 triliun. Capaian ini naik 25,58 persen dibanding periode yang sama tahun 2024 yang sebesar Rp 43,26 triliun.

Amsakar menilai bahwa peningkatan tersebut mencerminkan tingginya kepercayaan investor terhadap arah kebijakan BP Batam. Ia menegaskan bahwa kolaborasi antara pemerintah dan pelaku usaha menjadi kunci dalam membangun spirit bersama agar Batam mampu memberi pengaruh besar terhadap pertumbuhan ekonomi nasional.

Inisiatif Pelaku Usaha untuk Pendidikan

Dalam kesempatan itu, Amsakar bersama Wakil Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra, menyampaikan apresiasi kepada puluhan pelaku usaha. Mereka berinisiatif dan secara sukarela menghimpun dana Corporate Social Responsibility (CSR) untuk mendukung percepatan pembangunan Sekolah Terintegrasi Merah Putih, salah satu program prioritas Presiden Prabowo Subianto.

Para pelaku usaha berencana membentuk sebuah yayasan yang akan mengawal proses pembangunan sekolah tersebut. Setelah proses tuntas, yayasan ini akan menyerahkannya (hibah) kepada Pemerintah Kota Batam dan BP Batam sebagai fasilitas pendukung pendidikan untuk masyarakat.

Amsakar meyakini bahwa kolaborasi ini akan memberikan manfaat besar bagi peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) sekaligus menjawab kebutuhan industri yang terus berkembang di Batam.

“Saya dan Bu Li Claudia memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas inisiatif para pelaku usaha untuk memajukan pendidikan di Batam. Ini menjadi tonggak sejarah bagi kemajuan kota ini, karena Batam akan memiliki SDM unggul dan berdaya saing,” katanya.

Sinergi untuk Masa Depan yang Lebih Baik

Pertemuan ini menunjukkan bahwa kerja sama antara pemerintah dan pelaku usaha dapat menjadi fondasi kuat dalam mendorong pertumbuhan ekonomi. Dengan komunikasi yang terbuka dan kolaborasi yang erat, Batam dapat terus berkembang sebagai kota yang ramah investasi dan mampu memberikan kontribusi signifikan bagi perekonomian nasional.


📲 Ikuti terus berita kami di Google News .

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No More Posts Available.

No more pages to load.