Penghargaan Harmony Award 2025 Diberikan kepada Daerah dan FKUB Berkinerja Terbaik
Sejumlah pemerintah daerah dan Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) menerima penghargaan Harmony Award 2025 pada Jumat, 28 November 2025. Penghargaan tahunan ini diberikan oleh Kementerian Agama kepada daerah dengan kinerja terbaik dalam menjaga kerukunan antar umat beragama.
Penghargaan ini diberikan di tengah pencapaian indeks harmoni tertinggi sepanjang sejarah Indonesia, yang menunjukkan semakin kuatnya komitmen pemerintah dan masyarakat dalam merawat toleransi serta harmoni antar umat beragama. Tahun ini, penghargaan diselenggarakan sebagai bentuk apresiasi atas upaya nyata yang dilakukan oleh berbagai pihak dalam menjaga persatuan bangsa.
Penghargaan dibagi ke dalam empat kategori utama, yaitu:
- Pemerintah Daerah Berkinerja Terbaik
- Pemerintah Daerah dengan Komitmen Anggaran Kerukunan Terbesar
- FKUB Inspiratif
- Kanwil Kemenag Penggerak Kerukunan
Daftar Penerima Harmony Award 2025
A. Pemerintah Daerah Berkinerja Terbaik
Tingkat Provinsi:
– DKI Jakarta
– Jawa Tengah
– DI Yogyakarta
Tingkat Kabupaten:
– Mimika
– Ciamis
– Malang
Tingkat Kota:
– Semarang
– Surakarta
– Manado
B. Pemerintah Daerah dengan Komitmen Anggaran Kerukunan Terbesar
Provinsi:
– Kalimantan Timur – Rp1 miliar
Kabupaten:
– Minahasa – Rp4,875 miliar
Kota:
– Bekasi – Rp2,4 miliar
C. FKUB Inspiratif
Provinsi:
– FKUB Sulawesi Selatan
Kabupaten:
– FKUB Mimika
Kota:
– FKUB Jakarta Selatan
D. Kanwil Kemenag Penggerak Kerukunan
Jawa Tengah:
– Kanwil Kementerian Agama Jawa Tengah
DI Yogyakarta:
– Kanwil Kementerian Agama DI Yogyakarta
Peran Penting dalam Mempertahankan Harmoni
Menteri Agama Nasaruddin Umar menyampaikan bahwa penguatan identitas kebangsaan dan pelokalan nilai keindonesiaan menjadi fondasi penting dalam merawat harmoni antar umat beragama. Ia menegaskan bahwa setiap individu, baik dari kalangan Muslim maupun agama lain, dapat menjadi bagian dari identitas kebangsaan yang utuh.
“Saya seratus persen Muslim, seratus persen Indonesia, dan seratus persen Bugis. Umat beragama lain juga dapat menjadi seratus persen beragama sekaligus seratus persen Indonesia. Jika ini kita pegang, selamat tinggal konflik, welcome harmoni,” ujarnya.
Pernyataan ini mencerminkan komitmen pemerintah dalam memperkuat rasa nasionalisme dan menghargai perbedaan sebagai bagian dari kekayaan budaya Indonesia. Dengan adanya penghargaan seperti Harmony Award, diharapkan semangat kerukunan akan terus tumbuh dan berkembang di berbagai daerah.
📲 Ikuti terus berita kami di Google News .





