Festival Way Kambas XX Tahun 2025: Ajang Promosi Wisata yang Penuh Kegembiraan
Pemerintah Kabupaten Lampung Timur kembali menyelenggarakan Festival Way Kambas XX tahun 2025 sebagai ajang promosi wisata daerah yang berjuluk Bumi Tuwah Bepadan. Acara ini digelar pada hari Minggu (30/11/2025) di Rest Area Taman Nasional Way Kambas, yang menjadi pusat perhatian masyarakat sejak pagi hari.
Ribuan warga memadati area tersebut untuk mengikuti rangkaian kegiatan yang dirancang meriah, sehat, dan penuh edukasi. Salah satu acara yang paling dinantikan adalah Gelaran Colour Fun, yang langsung menciptakan suasana riang dan penuh semangat. Saat Bupati Lampung Timur Ela Siti Nuryamah bersama Wakil Bupati Azwar Hadi, Sekda Rustam Effendi, Ketua DPRD Rida Rohul Aliyah, serta jajaran Forkopimda melepas peserta dengan hitungan bersama, langit pagi Way Kambas langsung diselimuti semburan warna-warni. Peserta dari berbagai usia, mulai dari anak-anak hingga orang tua, berlari sambil tertawa penuh keceriaan.
Sejak pukul 06.00 WIB, ratusan kendaraan sudah memenuhi area parkir. Para peserta tampak antusias mengenakan atribut seragam Colour Fun, kacamata warna-warni, hingga membawa wadah bubuk warna. Bupati Ela Siti Nuryamah menyampaikan rasa bangga atas tingginya animo masyarakat terhadap acara ini.
“Festival Way Kambas bukan sekadar hiburan, tetapi ruang untuk merayakan kebersamaan dan memperkuat rasa memiliki terhadap Lampung Timur. Partisipasi ribuan warga adalah bukti bahwa kegiatan ini dicintai dan dinanti,” ujarnya.
Sementara itu, Wakil Bupati Azwar Hadi menekankan bahwa festival ini juga menjadi sarana untuk menggairahkan perekonomian daerah. “UMKM kita hari ini sangat hidup. Pengunjung ramai, dan ini jelas mendorong pergerakan ekonomi masyarakat,” ungkapnya.
Beragam Aktivitas yang Menarik Perhatian
Festival Way Kambas 2025 mengusung konsep wisata edukatif dan budaya, dengan beragam aktivitas yang dapat dinikmati oleh seluruh lapisan masyarakat, seperti:
- Colour Fun
- Lomba Mewarnai Anak
- Bazar UMKM & Kuliner Lokal
- Bazar Promosi Destinasi Wisata
- Pertunjukan Seni Daerah
- Kreasi Tumpeng Nusantara
- Seduh Kopi Nusantara
Arena bazar UMKM tampak paling ramai. Produk kuliner, kopi, kerajinan tangan, hingga pakaian khas Lampung Timur laris diburu pengunjung. Para pelaku UMKM mengaku senang karena penjualan meningkat dan produk mereka mendapat pangsa pasar baru.
Di sisi lain, pertunjukan seni seperti tari tradisional, musik daerah, dan atraksi komunitas turut meramaikan suasana. Banyak pengunjung berhenti untuk menonton dan mengabadikan momen menggunakan ponsel mereka.
Daya Tarik Wisata dan Kebanggaan Daerah
Festival Way Kambas tidak hanya menjadi ajang hiburan, tetapi juga sarana efektif untuk memperkenalkan potensi pariwisata Lampung Timur kepada masyarakat luas. Panitia menyediakan stan khusus yang menampilkan destinasi wisata unggulan mulai dari pantai, desa wisata, hingga paket trekking Way Kambas.
Sejumlah pengunjung mengaku senang dengan konsep festival tahun ini. “Tiap tahun makin ramai. Anak-anak senang ikut mewarnai, kami bisa belanja UMKM, dan colour fun seru sekali. Festival ini jadi hiburan keluarga,” ujar Rina, salah satu peserta yang datang dari Sekampung Udik.
Dengan berlangsung tertib, aman, dan penuh kegembiraan, Festival Way Kambas XX Tahun 2025 berhasil menciptakan ruang rekreasi publik yang sehat, mendidik, dan menghibur. Pemerintah Kabupaten Lampung Timur berharap kegiatan ini terus menjadi ikon yang mengangkat potensi budaya, ekonomi kreatif, dan pariwisata daerah.
Harapan dan Kritik dari Tokoh Masyarakat
Koordinator Aliansi Pemuda Lampung Timur Peduli (APLTP) Zulkarnain mengapresiasi upaya Pemkab Lampung Timur dalam mempromosikan potensi wisata di wilayah Bumi Tuwah Bepadan. Salah satunya yakni gelaran Festival Way Kambas yang menjadi agenda rutin Pemkab Lampung Timur.
Zulkarnain menyoroti agar ajang promosi pariwisata daerah semacam Festival Way Kambas itu tak sekedar kegiatan seremonial. Namun lebih dari itu, promosi potensi wisata daerah itu kedepan harus bisa mencapai target-target tertentu yang bisa didapat Pemkab dan dinikmati masyarakat Lampung Timur.
“Misalnya bisa meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan khususnya di Way Kambas. Dengan begitu tentu akan ada PAD dari sektor wisata yang didapat Pemkab Lampung Timur,” kata Zulkarnain.
Dan tak kalah penting, Zulkarnain mengutarakan, upaya promosi potensi wisata semacam Festival Way Kambas juga harus diimbangi dengan pembenahan infrastruktur di lokasi objek wisata. Sehingga akan bisa lebih menjual dan menjadi daya tarik orang untuk datang berwisata.
Zulkarnain menuturkan, ketika lokasi wisata dibenahi dan dibuat menarik, maka masyarakat akan datang berkunjung. Ketika jumlah kunjungan wisata meningkat maka bukan tidak mungkin akan tumbuh UMKM yang menjual berbagai macam pernak pernik simbol daerah.
“Tapi kalau sekedar seremoni tanpa ada target yang dicapai ya sama saja,” tandas Zulkarnain.
📲 Ikuti terus berita kami di Google News .





