Iran Ancam Tutup Kembali Selat Hormuz, Bantah Pernyataan Trump Soal Kesepakatan

by -13 Views

Tegangnya Hubungan Iran dan Amerika Serikat

Tegangan antara Iran dan Amerika Serikat (AS) terus meningkat, dengan ancaman terbaru dari Teheran untuk kembali menutup Selat Hormuz. Ancaman ini muncul setelah Presiden AS, Donald Trump, sebelumnya menyatakan bahwa Iran telah sepakat tidak lagi menggunakan jalur tersebut sebagai alat tekanan.

Ketua Parlemen Iran, Mohammad Bagher Ghalibaf, menegaskan bahwa keputusan membuka Selat Hormuz tidak bersifat permanen dan sangat bergantung pada sikap Washington. Ia menyampaikan pernyataannya melalui platform X, di mana ia menulis: “Dengan berlanjutnya blokade, Selat Hormuz tidak akan tetap terbuka.” Menurutnya, akses melalui jalur tersebut akan bergantung pada izin dari Iran.

Pernyataan Ghalibaf menjadi bantahan langsung terhadap klaim Trump yang menyebut Iran telah berkomitmen untuk tidak menutup Selat Hormuz. Bahkan, ia menuding Trump menyampaikan berbagai klaim yang tidak akurat dalam waktu singkat. Ghalibaf mengatakan bahwa Trump membuat tujuh klaim berbeda tentang perang dalam satu jam, dan semuanya tidak benar.

“Saya percaya Amerika Serikat tidak memenangkan perang dengan kebohongan ini, dan itu juga tidak akan membantu mereka dalam negosiasi,” tegasnya. Pernyataan ini merujuk pada pernyataan juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran yang sebelumnya juga membantah sejumlah klaim Washington.

Salah satu poin yang dibantah keras adalah klaim bahwa Iran bersedia menyerahkan stok uranium yang diperkaya sebagai bagian dari kesepakatan. Pihak Kementerian Luar Negeri Iran menegaskan: “Uranium yang diperkaya milik Iran tidak akan dipindahkan ke mana pun dalam kondisi apa pun.”

Pernyataan ini menunjukkan bahwa perbedaan mendasar antara kedua negara masih belum terselesaikan, terutama dalam isu nuklir yang menjadi inti konflik. Sebelumnya, Teheran sempat membuka jalur tersebut untuk kapal komersial selama masa gencatan senjata, namun tetap menerapkan sistem ‘rute terkoordinasi’ sebagai bentuk kontrol.

Ancaman terbaru ini menunjukkan bahwa Iran masih siap menggunakan akses Hormuz sebagai leverage jika blokade AS terhadap pelabuhannya terus berlanjut. Hal ini menandai kembali ketegangan yang tinggi antara dua negara besar tersebut, dengan potensi dampak yang signifikan terhadap stabilitas regional dan global.

Isu Nuklir yang Masih Membayangi

Masalah nuklir tetap menjadi titik utama perselisihan antara Iran dan AS. Pernyataan Kementerian Luar Negeri Iran menegaskan bahwa mereka tidak akan menyerahkan uranium yang diperkaya ke pihak mana pun. Ini menunjukkan bahwa Iran tetap berpegang pada prinsip negosiasi yang jelas, yaitu menjaga kedaulatan dan kepentingan nasional mereka.

Selain itu, kebijakan AS dalam hal ini dinilai oleh Iran sebagai tidak adil dan tidak objektif. Iran menilai bahwa tindakan AS, seperti sanksi ekonomi dan pembatasan akses ke pasar internasional, merupakan bentuk tekanan yang tidak sah dan tidak sesuai dengan norma internasional.

Potensi Dampak Global

Jika konflik antara Iran dan AS terus memanas, maka dampaknya akan terasa secara global. Selat Hormuz merupakan jalur laut penting yang digunakan oleh banyak negara untuk mengangkut minyak dan barang dagangan. Jika jalur ini ditutup, maka akan terjadi gangguan besar terhadap pasokan energi dan perdagangan internasional.

Bahkan, ancaman penutupan Selat Hormuz bisa memicu reaksi cepat dari negara-negara lain yang memiliki kepentingan di wilayah tersebut. Ini bisa memicu eskalasi konflik yang lebih luas dan berpotensi memicu perang.

Kesimpulan

Konflik antara Iran dan AS tetap menjadi salah satu isu yang paling sensitif di dunia saat ini. Ancaman baru dari Iran untuk menutup Selat Hormuz menunjukkan bahwa situasi masih sangat rentan dan bisa meledak kapan saja. Dengan perbedaan pendapat yang mendalam, baik dalam masalah nuklir maupun politik, diperlukan upaya diplomasi yang serius dan komprehensif agar konflik tidak berkembang menjadi perang yang lebih besar.

📲 Ikuti terus berita kami di Google News .

About Author: Sammy NW

Avatar of Sammy NW
Sammy NW adalah seorang jurnalis dan mediapreneur yang berdedikasi mengembangkan media digital yang berintegritas.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No More Posts Available.

No more pages to load.