Jalan Kelanjutan MBG bagi Ribuan Murid Kampar Pasca Keracunan, Apakah Berhenti?

by -493 Views

Penyaluran Makan Bergizi Gratis di Kampar Tunda Operasional

Masyarakat di Kabupaten Kampar kini menghadapi penundaan dalam pendistribusian Makan Bergizi Gratis (MBG) dari salah satu dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Proses pendistribusian ke sekolah-sekolah yang menjadi penerima manfaat telah berhenti sejak sepekan terakhir. Sampai hari Senin (6/10/2025), penyaluran belum juga kembali berjalan.

Dapur SPPG yang bersangkutan adalah milik Yayasan Srikandi Barokah Utama, yang berlokasi di Jalan Jenderal Sudirman Stanum Kelurahan Langgini, Kecamatan Bangkinang Kota. Dari data yang diperoleh, dapur ini menyuplai MBG ke enam sekolah di wilayah tersebut. Total penerima manfaatnya mencapai 2.881 murid, dengan rincian sebagai berikut:

  • TK Pembina Langgini: 202 murid
  • SDN 006 Langgini: 471 murid
  • SDN 005 Langgini: 514 murid
  • SDN 008 Langgini: 88 murid
  • SDN 012 Langgini: 55 murid
  • SMKN 1 Bangkinang: 1.551 murid

Total: 2.881 murid

Sebelumnya, pada akhir Agustus 2025 lalu, sebanyak 22 siswa dari SDN 005 dan SDN 006 Langgini mengalami keracunan setelah mengonsumsi MBG. Hal ini menimbulkan kekhawatiran terhadap kualitas dan keamanan program tersebut.

Bakti Indrawan, selaku Kepala SPPG, membantah informasi bahwa pendistribusian MBG berhenti. Ia menjelaskan bahwa saat ini sedang dilakukan renovasi dapur sesuai arahan Badan Gizi Nasional (BGN) dan Dinas Kesehatan. Evaluasi bangunan dilakukan untuk memastikan kesesuaian dengan standar yang ditetapkan.

“Maaf, itu bukan berhenti,” ujarnya saat dikonfirmasi. “Hanya sedang ada evaluasi bangunan sesuai arahan dari BGN dan dinas kesehatan.”

Hal serupa juga disampaikan oleh Muhammad, Sekretaris Satuan Tugas (Satgas) MBG Kampar. Menurut dia, informasi tentang penundaan distribusi MBG berasal dari proses perbaikan dapur sesuai Standar Operating Procedure (SOP) BGN.

Pihak yayasan dan satgas MBG menegaskan bahwa program tersebut tetap berjalan, meskipun ada penundaan sementara. Sebelumnya, program MBG telah berjalan selama satu bulan di sekolah-sekolah tersebut setelah insiden keracunan.

Kepedulian terhadap kesehatan dan gizi anak-anak tetap menjadi prioritas utama. Meski ada hambatan sementara, upaya untuk memastikan keamanan dan kualitas makanan tetap dilakukan. Masyarakat dan pihak terkait diharapkan tetap waspada dan menunggu pengumuman resmi dari pihak SPPG dan Satgas MBG Kampar.

📲 Ikuti terus berita kami di Google News .

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No More Posts Available.

No more pages to load.