Kampung Haji Indonesia di Makkah, 2 Km dari Masjidil Haram, Proses Pembangunan Tunggu Hasil Lelang

by -328 Views

Pembangunan Kampung Haji Indonesia di Makkah

Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, menyampaikan pernyataan mengenai rencana pembangunan Kampung Haji Indonesia dalam pidato pengantar Sidang Kabinet Paripurna pada tanggal 20 Oktober. Pernyataan ini menjadi momen penting yang menunjukkan komitmen pemerintah terhadap peningkatan kualitas layanan haji bagi jamaah Indonesia.

Di sisi lain, Wakil Menteri Haji dan Umrah (Wamenhaj), Dahnil Anzar Simanjuntak, melakukan kunjungan ke lokasi rencana pembangunan kampung haji tersebut. Lokasi yang dipilih berada di kawasan Jabal Hindawiyah, Makkah, dengan luas sekitar 80 hektare. Lokasi ini sangat strategis karena hanya berjarak sekitar 2 km dari Masjidil Haram, sehingga jamaah bisa mencapainya dengan berjalan kaki dalam waktu sekitar 20 menit.

Dari dokumentasi foto yang dikirim oleh tim Kemenhaj, tampak bahwa lokasi pembangunan masih berupa lahan kosong yang ditumbuhi rumput liar. Namun, dari tempat ini, terlihat bangunan Zam Zam Tower yang tinggi menjulang. Menara ini berisi hotel dan pusat perbelanjaan, serta menjadi penanda utama lokasi Masjidil Haram. Letaknya yang persis di sebelah Masjidil Haram membuatnya menjadi titik acuan yang penting.

Dahnil menjelaskan bahwa proses negosiasi dan lelang (bidding) untuk pengadaan lahan sedang berlangsung. Lokasi tersebut berada dalam kawasan Masar Project, yaitu area strategis yang terintegrasi dengan jalur kereta cepat dan jalur pedestrian langsung menuju Masjidil Haram. “Dari titik ini kita bisa melihat langsung Zam Zam Tower dan area Masjidil Haram. Jika Indonesia menang dalam proses bidding, maka di sinilah akan berdiri Kampung Haji Indonesia dengan luas sekitar 80 hektare,” ujarnya.

Politikus Partai Gerindra ini meminta doa seluruh rakyat Indonesia agar proses tersebut berjalan lancar dan menghasilkan keputusan terbaik. “Insya Allah ini menjadi alternatif utama lokasi Kampung Haji Indonesia,” katanya. Ia juga memohon doa agar Indonesia berhasil menang dalam lelang. Presiden Prabowo Subianto sendiri sangat serius dalam upaya ini dan akan berbicara langsung dengan Putra Mahkota Arab Saudi, Pangeran Mohammed bin Salman.

Proses bidding ini akan selesai pada 30 Oktober mendatang. Dari Indonesia sendiri, lelang lahan untuk kampung haji dipimpin langsung oleh Kepala Danantara Rosan Roeslani.

Sejarah Baru dalam Diplomasi Perhajian

Dalam pidatonya, Presiden Prabowo Subianto menyebutkan soal kampung haji dan upaya mempercepat antrean haji menjadi sekitar 26 tahun. Ia menegaskan apresiasinya terhadap Kerajaan Arab Saudi yang memberikan izin bersejarah bagi Indonesia untuk membangun Kampung Haji di Makkah.

“Alhamdulillah, pemerintah Arab Saudi untuk pertama kali dalam sejarah setuju pembangunan Kampung Indonesia di Kota Makkah. Saya datangi beberapa kali, saya lobi terus, mungkin beliau kasihan sama kita,” jelas Prabowo.

Dia juga menyampaikan bahwa untuk pertama kalinya dalam sejarah, Saudi mengubah undang-undangnya khusus untuk mengakomodasi Indonesia bisa memiliki lahan di Saudi. “Negara asing pertama yang diizinkan memiliki lahan di kota suci dan itu Indonesia. Ini luar biasa,” ujarnya.

Langkah ini menandai sejarah baru dalam diplomasi perhajian Indonesia. Sekaligus menjadi bukti nyata komitmen Presiden Prabowo Subianto dalam meningkatkan kualitas pelayanan ibadah haji bagi jamaah Indonesia.

📲 Ikuti terus berita kami di Google News .

About Author: Adam NW

Gravatar Image
Adam Nugraha Wiradhana adalah seorang jurnalis dan mediapreneur yang berdedikasi mengembangkan media digital yang berintegritas. Menjabat sebagai Ketua Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Kota Banjarmasin dan Anggota Majelis BPSK Banjarmasin, ia juga dikenal sebagai SEO Expert yang berpengalaman dalam strategi konten dan pengembangan portal berita berbasis teknologi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No More Posts Available.

No more pages to load.