Kisah Haru Dimas Aliksan, Bocah Yatim dengan Kifosis di Garut yang Tak Pernah Menyerah

by -821 Views

Kisah Haru Dimas Aliksan, Anak yang Tak Pernah Menyerah Meski Hidup Tanpa Orang Tua

Di pelosok Kecamatan Pakenjeng, Kabupaten Garut, tersimpan kisah yang menyentuh hati seorang anak bernama Dimas Aliksan. Meskipun hidup tanpa kedua orang tua dan menderita kifosis, yaitu kelainan pada tulang belakang yang membuat punggungnya membungkuk, Dimas tetap menunjukkan semangat luar biasa dalam menjalani kehidupannya sehari-hari.

Tiga tahun lalu, Dimas mengalami kecelakaan saat memanjat pohon jambu di sekitar rumahnya. Sejak peristiwa itu, tulang punggungnya mulai membengkok dan ia merasakan nyeri di bagian belakang tubuhnya. Meski kondisi tersebut membuat aktivitasnya terbatas, semangatnya untuk bersekolah tidak pernah padam. Ia tetap rajin datang ke sekolah, meski harus melewati rasa sakit yang terus-menerus.

Sejak kehilangan ayahnya, almarhum Iyan, sembilan tahun silam, dan ibunya, almarhumah Ibu Siti, yang meninggal setahun lalu, Dimas tinggal bersama kakek dan neneknya, Abah Nandang dan Enah, di Kampung Campaign RT 02 RW 06, Desa Jayamekar, Kecamatan Pakenjeng. Keduanya dengan sabar merawat cucu satu-satunya, meskipun hidup dalam keterbatasan ekonomi. Mereka hanya mengandalkan hasil kebun dan bantuan warga sekitar untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Nama Dimas sempat viral di media sosial setelah beredar video yang memperlihatkan ia tinggal di rumah yang tampak reyot dan tidak layak huni. Banyak warganet yang merasa iba dan mengira keluarga tersebut hidup tanpa tempat tinggal layak. Namun, hasil penelusuran menunjukkan bahwa bangunan kecil yang terlihat dalam video itu hanyalah gubuk darurat. Rumah utama keluarga Dimas sedang dalam proses perbaikan karena sebagian bangunannya sudah ambruk dimakan usia. Selama pembangunan berlangsung, mereka menempati rumah sementara di dekat lokasi tersebut.

Setelah kisah Dimas ramai diperbincangkan, berbagai pihak mulai memberikan perhatian. Bantuan datang dari warga, komunitas sosial, hingga aparat pemerintah daerah. Mereka menyalurkan bahan makanan, perlengkapan sekolah, serta material bangunan untuk mempercepat penyelesaian rumah baru Dimas dan keluarganya.

Kementerian Sosial dan Dinas Sosial Kabupaten Garut juga disebut sedang mendata agar keluarga ini masuk ke dalam daftar penerima bantuan sosial resmi, termasuk bantuan kesehatan untuk penanganan medis kifosis yang diderita Dimas.

Meski hidup serba terbatas dan menanggung rasa sakit akibat kelainan tulang belakang, Dimas tetap bersemangat mengejar cita-citanya menjadi seorang guru. Ia dikenal ramah dan rajin belajar di sekolah, serta sering membantu kakek-neneknya di rumah sepulang sekolah.

Kisah Dimas menjadi gambaran nyata tentang keteguhan hati seorang anak kecil yang tak menyerah pada keadaan. Dukungan masyarakat dan perhatian pemerintah diharapkan bisa menjadi langkah awal agar Dimas memperoleh kehidupan yang lebih layak serta perawatan kesehatan yang memadai.

Fakta-Fakta Tentang Kehidupan Dimas Aliksan

  • Kondisi Kesehatan:

    Dimas menderita kifosis, yaitu kelainan tulang belakang yang menyebabkan punggungnya membungkuk. Hal ini menyebabkan rasa sakit yang terus-menerus, namun ia tetap bersemangat menjalani kehidupan.

  • Latar Belakang Keluarga:

    Dimas tinggal bersama kakek dan neneknya setelah kehilangan ayah dan ibunya. Kedua orang tua telah tiada, sehingga kakek dan neneknya menjadi pengasuh utamanya.

  • Kondisi Tempat Tinggal:

    Rumah utama keluarga Dimas sedang dalam proses perbaikan. Saat ini, mereka tinggal di gubuk darurat sementara.

  • Dukungan Masyarakat:

    Setelah kisah Dimas viral, banyak bantuan yang datang dari warga, komunitas, dan pemerintah. Bantuan mencakup bahan makanan, perlengkapan sekolah, serta material bangunan.

  • Cita-Cita Dimas:

    Meski hidup dalam kesulitan, Dimas memiliki impian menjadi seorang guru. Ia rajin belajar dan selalu berusaha membantu kakek-neneknya di rumah.


📲 Ikuti terus berita kami di Google News .

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No More Posts Available.

No more pages to load.