MBG Cijulang Pangandaran Berhenti Beroperasi Akibat Dana Pusat Tidak Cair

by -439 Views

Operasional Dapur SPPG di Desa Margacinta Terhenti Sementara

Pada Senin (20/10/2025) hingga Selasa (21/10/2025), salah satu dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang menyediakan makan bergizi gratis (MBG) di Desa Margacinta, Kecamatan Cijulang, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat, mengalami penghentian sementara. Hal ini disebabkan oleh belum cairnya dana operasional dari pusat.

PIC MBG SMKN 1 Cijulang, Danang Ari Wibowo, membenarkan informasi tersebut. Ia menjelaskan bahwa penghentian sementara terjadi karena adanya keterlambatan dalam pencairan dana operasional. Namun, berdasarkan informasi yang ia terima, SPPG akan kembali beroperasi pada Rabu (22/10/2025).

“Pada hari Sabtu lalu, ada pengumuman bahwa SPPG terhenti sementara hingga waktu yang belum ditentukan karena dana dari pusat belum cair. Namun, kemarin (Senin), ada pengumuman lagi bahwa dapur akan kembali beraktivitas mulai Rabu besok,” ujar Danang saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon, Selasa.

Karena penghentian sementara tersebut, siswa tidak dapat menikmati MBG selama dua hari. “Senin dan Selasa tidak mendapat MBG,” jelas Danang.

Pengakuan dari Wali Murid

Salah seorang wali murid, Annisa, yang anaknya bersekolah di Cijulang, membenarkan bahwa anaknya tidak mendapatkan MBG pada Senin siang. Ia mendapatkan informasi bahwa penghentian MBG terjadi karena kendala keuangan.

“Operasional belum dibayar,” ujarnya.

Seorang orangtua siswa lainnya, yang meminta namanya tidak disebutkan, juga mengungkapkan bahwa awalnya ia mendapatkan informasi tentang penghentian sementara MBG dari PAUD An Nahar. Namun, ternyata sejumlah sekolah lain di wilayah Cijulang juga tidak menerima MBG.

“SPPG-nya di Desa Margacinta, Kecamatan Cijulang,” jelasnya. Ia mengaku mendapatkan informasi alasan penghentian sementara MBG karena dana operasional belum dibayar.

“Ini kan program Presiden Prabowo, kenapa berhenti?” ujarnya dengan nada kecewa.

Tantangan dalam Implementasi Program

Penghentian sementara operasional SPPG ini menjadi perhatian serius bagi masyarakat setempat. Program MBG yang diharapkan bisa memberikan akses makanan bergizi bagi siswa, kini terganggu akibat masalah pendanaan. Hal ini menunjukkan bahwa masih ada tantangan dalam penerapan program pemerintah di tingkat daerah.

Beberapa orang tua siswa merasa khawatir dengan kelangsungan program tersebut. Mereka berharap agar dana operasional segera cair sehingga MBG bisa kembali berjalan normal. Dengan demikian, siswa tetap bisa mendapatkan nutrisi yang cukup untuk mendukung pertumbuhan dan perkembangan mereka.

Langkah yang Diambil

Meski ada kendala, pihak sekolah dan SPPG berusaha mencari solusi agar program MBG bisa segera kembali berjalan. Dalam waktu dekat, mereka berharap dana operasional telah cair dan bisa digunakan untuk memperbaiki ketersediaan makanan bergizi bagi siswa.

Selain itu, komunikasi antara pihak sekolah, SPPG, dan pemerintah daerah juga diharapkan lebih intensif agar tidak terjadi kesenjangan informasi atau penundaan dalam pelaksanaan program.

Dengan langkah-langkah ini, diharapkan program MBG dapat berjalan lebih stabil dan memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat, khususnya para siswa di wilayah Cijulang.

📲 Ikuti terus berita kami di Google News .

About Author: Sammy NW

Avatar of Sammy NW
Sammy NW adalah seorang jurnalis dan mediapreneur yang berdedikasi mengembangkan media digital yang berintegritas.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No More Posts Available.

No more pages to load.