Moro Purwokerto Milik Baru, Dibeli Rita Group Pemilik Rita Pasaraya

by -3 Views

Pemilik Baru Moro Purwokerto

Pusat perbelanjaan legendaris Moro Purwokerto di Banyumas, Jawa Tengah, akhirnya menemukan pemilik baru setelah dua tahun proses penjualan. Moro Purwokerto resmi berpindah tangan ke Rita Group, yang dikenal sebagai perusahaan retail pemilik Rita Pasaraya. Rencananya, Moro Purwokerto akan dipertahankan sebagai plaza namun dengan konsep lebih modern.

Kabar akuisisi ini disampaikan langsung oleh Bupati Banyumas Sadewo Tri Lastiono. Ia mengungkapkan bahwa pendiri Rita Group, Buntoro, telah bertemu dengannya membahas rencana pengembangan Moro ke depan. “Sudah (dibeli) Rita, Rp120 miliar,” kata Sadewo saat ditemui beberapa waktu lalu. Ia menjelaskan bahwa Pak Buntoro berjanji akan merenovasi Moro dan ingin membuatnya menjadi plaza dengan bentuk yang sedikit berbeda.

Diharapkan Serap Tenaga Kerja

Transformasi Moro Purwokerto ini diharapkan tidak hanya mengubah wajah kawasan ritel di Kota Satria, tetapi juga berdampak langsung pada penyerapan tenaga kerja. “Harapannya saya bisa menyerap banyak tenaga kerja, dan diprioritaskan masyarakat Banyumas,” terangnya. Sadewo menambahkan bahwa proses renovasi diperkirakan segera dimulai dalam waktu dekat.

Salah satu langkah awal yang sudah terlihat adalah penataan pedagang kaki lima (PKL) di area depan Moro Purwokerto. “Pak Buntoro berkomitmen membangun segera. Dia minta tolong untuk penataan PKL, sekarang sudah mulai bersih,” jelasnya. Sadewo menilai, Purwokerto memiliki potensi besar berkembang sebagai kota ritel sekaligus pendidikan di Jawa Tengah. “Potensi ritel dan pendidikan. Purwokerto saya ingin, menjadikan Kota Pendidikan Nomor 2 di Jawa Tengah,” katanya.

Penataan Mulai Ramadan 2026

Sementara itu, salah satu PKL yang berjualan di depan Moro Purwokerto, Gunawan, mengatakan bahwa penataan PKL berlangsung sejak Ramadan 2026. Para pedagang yang biasa mangkal di kawasan Moro Purwokerto diminta pindah. “Katanya memang dibeli sama Rita, akhir puasa sudah disuruh pindah. Ada lumayan banyak (PKL yang terdampak), ada penjual mi ayam, soto, es teh, dan ada yang pindah ke Sokaraja,” katanya, Senin (13/4/2026).

Dia berharap, sebagai pedagang kecil, agar tetap bisa diakomodir berjualan di sekitar Moro Purwokerto. “Sudah 8 bulanan di sini. Sekarang pidahnya ke seberang jalan. Penginnya ya diakomodir agar ditata, karena banyak juga pedagang yang pengin balik lagi jualan di depan Moro,” kata pedagang molen ini.


📲 Ikuti terus berita kami di Google News .

About Author: Sammy NW

Avatar of Sammy NW
Sammy NW adalah seorang jurnalis dan mediapreneur yang berdedikasi mengembangkan media digital yang berintegritas.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No More Posts Available.

No more pages to load.