Evaluasi Kualitas Pelayanan Publik di Kabupaten Lamandau
Pemerintah daerah dan lembaga pengawas pelayanan publik terus berupaya memastikan layanan yang adil dan merata bagi masyarakat. Salah satu lembaga yang aktif dalam mengawasi kualitas pelayanan adalah Ombudsman Republik Indonesia. Dalam kunjungan kerja terbaru, Anggota Ombudsman RI Jemsly Hutabarat menyoroti pentingnya peningkatan kualitas layanan di Kabupaten Lamandau.
Kunjungan ini dilakukan sebagai bagian dari evaluasi dan penguatan komitmen pemerintah setempat dalam memberikan layanan yang berkualitas. Pertemuan antara Jemsly dengan Bupati Lamandau Rizky Aditya Putra menjadi ajang dialog untuk membahas berbagai isu yang relevan dengan pelayanan publik.
Pentingnya Konsistensi dan Integritas dalam Pelayanan
Jemsly menekankan bahwa konsistensi dan integritas pemerintah daerah sangat penting dalam memberikan layanan dasar kepada masyarakat. Ia menyebutkan bahwa pengelolaan administrasi kependudukan masih perlu diperbaiki, khususnya dalam hal pencatatan kematian yang belum sepenuhnya akurat. Menurutnya, hal ini bisa berdampak pada hak-hak masyarakat yang tidak terpenuhi secara lengkap.
“Ombudsman hadir untuk memastikan hak-hak masyarakat terpenuhi hingga akhir hayatnya. Memimpin itu harus siap berkorban, bukan hanya mencari kenyamanan,” ujar Jemsly saat berbicara kepada para wartawan.
Ia juga menekankan bahwa kepemimpinan publik memerlukan keberanian untuk melakukan inovasi dan perbaikan di semua sektor pelayanan, mulai dari pendidikan, kesehatan, hingga infrastruktur dasar yang langsung menyentuh kehidupan masyarakat.
Tanggapan dari Bupati Lamandau
Bupati Lamandau Rizky Aditya Putra menjelaskan berbagai capaian daerah dalam meningkatkan kualitas layanan publik. Ia menyebutkan bahwa tingkat kepuasan masyarakat terhadap pelayanan pemerintah daerah saat ini mencapai 86 persen.
“Kami terus berupaya memperluas akses layanan dasar, terutama di desa-desa terpencil. Banyak wilayah yang dulu sulit dijangkau, kini sudah bisa dikunjungi. Bahkan listrik telah masuk hingga ke daerah paling ujung,” jelas Rizky.
Selain itu, Rizky menyampaikan bahwa pembangunan infrastruktur tetap menjadi prioritas bersama dengan peningkatan layanan pendidikan dan kesehatan. Mulai Oktober ini, pemerintah daerah mengalokasikan anggaran sekitar Rp15 miliar untuk membantu biaya pendidikan, layanan kesehatan, dan menyediakan seragam gratis bagi pelajar. Tujuannya adalah untuk menciptakan pemerataan kesejahteraan masyarakat.
Kolaborasi untuk Meningkatkan Kualitas Layanan
Kunjungan Ombudsman RI ke Lamandau merupakan bagian dari agenda pengawasan pelayanan publik di berbagai kabupaten di Kalimantan Tengah. Lembaga ini berharap kolaborasi dengan pemerintah daerah dapat terus diperkuat agar masyarakat di wilayah terpencil juga menikmati pelayanan publik yang layak dan berkualitas.
Dengan upaya bersama antara pemerintah dan lembaga pengawas, diharapkan kualitas pelayanan publik di Kabupaten Lamandau akan terus meningkat. Hal ini akan berdampak positif pada kesejahteraan masyarakat, terutama di daerah-daerah yang sebelumnya kesulitan mengakses layanan dasar.
📲 Ikuti terus berita kami di Google News .





