Pemadam Kebakaran Ponorogo Jadi Korban, Jamaah Datang Berbondong-bondong

by -731 Views

Korban Kebakaran di Hong Kong Diketahui Meninggal Dunia

Dina Martiana, seorang Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Desa Tajug, Kecamatan Siman, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, menjadi korban kebakaran di kompleks apartemen Wang Fuk Court, Tai Po, Hong Kong. Kejadian ini menimpa dua blok hunian bertingkat tinggi dari delapan menara yang ada di kompleks tersebut.

Dina Martiana sempat dikabarkan hilang kontak dengan keluarga sejak kebakaran terjadi. Kejelasan mengenai kematian Dina baru diterima oleh pihak pemerintah desa pada Sabtu (29/11/2025) malam. Perangkat Desa Tajug, Tohirin, menyampaikan bahwa Dina Martiana meninggal dunia akibat kebakaran di Hong Kong.

“Kemarin sudah ada kejelasan bahwa Dian Martiana menjadi korban meninggal dunia karena kebakaran di Hongkong,” ujar Tohirin, Minggu (30/11/2025).

Kejelasan tentang kematian Dina Martiana baru diperoleh pada malam hari. Meskipun kabar-kabar tentang kondisi Dina sudah beredar sejak beberapa hari lalu, kepastian apakah ia meninggal atau tidak hanya diketahui pada hari itu.

Pantauan 1News.id menunjukkan bahwa suasana di rumah duka berukuran sekitar 8 meter kali 8 meter terasa haru. Para pelayat datang untuk menyampaikan duka cita kepada keluarga Dina Martiana.

Dina Martiana rencananya akan dimakamkan di Desa Tajug, Dukuh Sukun, Ponorogo. Jika tidak ada kendala, jenazahnya akan tiba di Indonesia pada Rabu mendatang.

“Makam di Desa Tajug, makam di dukuh Sukun sebelah baratnya dam. Pulangnya, tidak ada kendala, Rabu baru sampai Indonesia,” tambahnya.

Sebelumnya, dua PMI asal Ponorogo disebut belum bisa dihubungi pasca insiden kebakaran di kompleks apartemen Wang Fuk Court, Hong Kong. Informasi ini muncul melalui Instagram @ponorogoofficial.id, yang menyebutkan bahwa ada dua PMI asal Ponorogo yang terkena musibah kebakaran.

“Sebuah informasi dari group PMI Hongkong, yang belum bisa dihubungi sampai saat ini pasca kebakaran di Tai Po Ponorogo. Semoga segera bisa dihubungi dan dalam keadaan sehat Aamiin,” tulis admin @ponorogoofficial.id.

Diketahui, api melumat dua blok hunian bertingkat tinggi di delapan menara kompleks di distrik Tai Po, wilayah utara Hong Kong.

Menurut Kabid Tenaga Kerja dan Transmigrasi, Dinas Tenaga Kerja (Disnaker), Muhrodhi, informasi mengenai dua PMI asal Ponorogo yang terkena musibah kebakaran memang beredar di media sosial.

“Di medsos memang beredar ada 2 PMI asal Ponorogo yang terkena musibah kebakaran,” ujar Muhrodhi, Jumat (28/11/2025).

Dia menjelaskan bahwa jika dilihat di sistem ke dua nama di aplikasi siapkerja tidak ada. Baik itu nama Mardiana maupun Yasmiati.

“Di sistem kita tidak terdata. Aplikasi Siapkerja itu mulai 2019. Jadi bisa saja sih, keduanya berangkat sebelum 2019 makanya tidak ada di data,” tegasnya.

Langkah selanjutnya, Muhrodhi mengklaim bahwa telah berkoordinasi dengan Konsulat Jendral Republik Indonesia (KJRI) Hongkong. Menurutnya, dari KJRI belum ada berita resmi terkait data korban akibat kebakaran.

“Terima pernyataan KJRI mengucapkan duka cita,” paparnya saat ditemui di kantor Disnaker, Jalan Budi Utomo, Kelurahan Ronowijayan, Kecamatan Siman, Kabupaten Ponorogo, Jatim.

Untuk PMI yang berada di Hong Kong, Muhrodhi mengaku tidak tahu persis. Disnaker mengaku hanya memiliki data CPMI (Calon Pekerja Migran Indonesia) yang lewat dinas.

“Kita bisa mengetahui tahun 2024 sekitar 1.767 untuk hongkong. Untuk total tahun 2024 ada 4.147. Tahun 2025 kita bisa ambil data sampai 31 Oktober sejumlah 1.391 yang ke Hongkong, total semuanya dari berbagai negara itu 3.409 itu yang daftar lewat disnaker,” pungkasnya.


📲 Ikuti terus berita kami di Google News .

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No More Posts Available.

No more pages to load.