Perayaan HUT ke-499 Kabupaten Serang, Bupati Ratu Zakiyah Hadiri Rapat Paripurna

by -680 Views

Perayaan HUT ke-499 Kabupaten Serang

Pada hari ini, Rabu, 8 Oktober 2025, menjadi momen penting bagi Kabupaten Serang yang merayakan hari jadinya yang ke-499. Rangkaian perayaan dimulai dengan rapat paripurna istimewa yang dihadiri oleh seluruh pejabat Pemkab Serang dan Forkopimda Kabupaten Serang.

Rapat paripurna tersebut berlangsung pada pukul 8.30 WIB dan menjadi awal dari rangkaian acara peringatan HUT Kabupaten Serang. Dalam rapat tersebut, dilakukan panjatan doa dan refleksi atas perjalanan panjang Kabupaten Serang. Acara ini juga menjadi kesempatan untuk menyatukan harapan bersama dalam membangun masa depan yang lebih baik.

Di siang hari, sekitar pukul 13.30 WIB, Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah menghadiri kegiatan milad Baznas Kabupaten Serang di Kecamatan Binuang. Acara ini diisi dengan berbagai kegiatan seperti pembagian bantuan sosial, cek kesehatan, hingga bazzar murah. Ratu Rachmatuzakiyah menekankan bahwa kegiatan peringatan HUT tidak hanya sekadar seremonial, tetapi juga bertujuan untuk mendekatkan diri dengan masyarakat dan memberikan manfaat nyata.

Tema utama peringatan HUT kali ini adalah “Sinergi dan Kolaborasi Menuju Serang Bahagia.” Tema ini mencerminkan komitmen Pemkab Serang untuk bekerja sama dengan berbagai pihak dalam mewujudkan kesejahteraan bagi warga Kabupaten Serang.

Bagi warga Kabupaten Serang yang ingin turut merayakan momen istimewa ini, telah disediakan link download Twibbon HUT Kabupaten Serang 2025. Link tersebut dapat ditemukan dalam artikel ini dan menjadi salah satu cara untuk ikut serta dalam perayaan.

Kabupaten Serang merupakan salah satu daerah yang terletak di Pulau Jawa, tepatnya di Provinsi Banten. Wilayah ini terdiri dari 29 kecamatan dan 326 desa. Saat ini, Kabupaten Serang dipimpin oleh Ratu Zakiyah sebagai Bupati dan Najib Hamas sebagai Wakil Bupati.

Asal Usul Nama Serang

Nama Serang memiliki sejarah yang menarik. Konon, nama Kota Serang berasal dari ucapan Syarif Hidayatullah atau Sunan Gunung Jati saat melakukan dakwah Islam di wilayah Pajajaran, Jawa Barat. Saat melewati sebuah persawahan di wilayah Banten, Sunan Gunung Jati meneriakkan kata “Serang!” yang berarti sawah. Sejak saat itu, daerah tersebut dikenal dengan nama Serang, yang dalam bahasa Sunda berarti sawah.

Selain versi tersebut, ada juga versi lain yang menyebut bahwa kata “Serang” berasal dari bahasa Jawa Banten, yakni “se-erang,” yang berarti sekelompok atau seikat. Penamaan ini muncul dari pola pemukiman masyarakat di wilayah Serang pada masa lampau, yang terbentuk secara berkelompok dan masing-masing terdiri dari puluhan rumah.

📲 Ikuti terus berita kami di Google News .

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No More Posts Available.

No more pages to load.