Permintaan Maaf Akuisisi PSIS Dibatalkan, PT JSM Minta Suporter Dukung Negosiasi dengan Investor Baru

by -263 Views

Pemahaman atas Kekecewaan Suporter PSIS

PT Mahesa Jenar Semarang (PT MJS) mengakui adanya kekecewaan dan rasa lelah dari suporter PSIS terkait gagalnya proses akuisisi klub oleh pemilik Malut United. Mereka menyampaikan permintaan maaf atas situasi ini, dengan menegaskan bahwa keputusan tersebut diambil demi kebaikan tim. Saat ini, pihak PT MJS sedang menjalani negosiasi dengan calon investor baru untuk PSIS dan memohon dukungan dari para suporter agar proses ini dapat berjalan lancar dan berhasil.

Proses Akuisisi yang Tidak Berhasil

Juru bicara PT MJS, Joni Kurnianto, menyampaikan bahwa proses penjajakan antara pihak PT MJS dan pemilik Malut United telah berlangsung secara intensif dan panjang. Namun, beberapa aspek material tidak dapat disepakati kedua belah pihak. Dengan mempertimbangkan kepentingan klub dan seluruh pemangku kepentingan, rencana akuisisi tersebut tidak dapat dilanjutkan.

Meski begitu, Joni menegaskan bahwa batalnya akuisisi oleh David Glenn bukan berarti PSIS menutup pintu bagi pihak lain yang berminat. PT MJS tetap membuka peluang kepada investor yang memiliki visi jangka panjang dan kesiapan finansial untuk memperkuat struktur klub. “Kami tetap membuka ruang bagi investor yang serius dan memiliki komitmen jangka panjang,” ujarnya.

Calon Investor Baru yang Sedang Dijajaki

Saat ini, PT MJS telah menerima calon investor baru. Joni menyebut, calon investor tersebut adalah seorang perempuan pengusaha asal Semarang yang telah menjadi pendukung PSIS sejak masa sekolah. Proses negosiasi dengan pihak tersebut kini tengah berlangsung. “Dinamika awal berjalan positif,” katanya. Ia juga memohon doa dan dukungan suporter agar proses ini lancar dan membawa perubahan baik bagi PSIS.

Fokus pada Stabilitas Tim

Selain mencari investor baru, manajemen PSIS memastikan bahwa fokus utama saat ini adalah menjaga stabilitas tim hingga akhir musim Liga 2. Jika negosiasi dengan calon investor baru membuahkan hasil, pihaknya segera menyiapkan rencana belanja pemain. Joni optimistis PSIS dapat melewati masa sulit ini. “Dengan fondasi manajemen yang solid dan dukungan suporter, kami yakin PSIS bisa bangkit dan melangkah ke arah lebih baik,” ujarnya.

Reaksi Suporter terhadap Batalnya Akuisisi

Kabar batalnya PT Mahesa Jenar Semarang melepas saham PSIS kepada pemilik Malut United, David Glenn, mengejutkan suporter. Humas Semarang Extreme (Snex), Lutfi Alfarizi, mengungkapkan rasa kecewanya atas kabar ini. “Yang awalnya kita respect kepada YS (Yoyok Sukawi, pemegang saham terbanyak PSIS Semarang), sekarang YS memberi kenyataan pahit.” Ia mengaku jujur merasa kecewa.

Kekecewaan juga diungkapkan oleh Ketua Umum DPP Panser Biru Kepareng Wareng. Rasa kecewa ini disampaikan Wareng lewat unggahan di media sosialnya.

Harapan Suporter untuk PSIS

Sebelumnya, kabar penjualan saham PSIS ke pemilik Malut United David Glenn memberi harapan bagi suporter. Di bawah pemilik baru, mereka berharap PSIS dapat bangkit dan kembali berprestasi di kompetisi liga Indonesia.

Sejak musim 2024/2025, PSIS menunjukkan penurunan performa bahkan harus terdegradasi dari Liga 1 ke Liga 2. Tak berhenti di situ, di Liga 2 Championship 2025/2026 pun PSIS belum pernah merasakan kemenangan. Hasil terbaik Mahesa Jenar adalah bermain seri. Ini membuat mereka berada di dasar klasemen sementara Grup Timur dengan perolehan dua poin dari sembilan pertandingan yang telah dijalani.

Suporter menilai, penurunan performa tim ini terjadi karena kegagalan manajemen mengelola klub secara profesional. Mereka sempat meminta perombakan manajemen, termasuk mendesak Yoyok Sukawi sebagai pemegang saham terbesar PSIS untuk mundur.


📲 Ikuti terus berita kami di Google News .

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No More Posts Available.

No more pages to load.