
Warga dari Pedukuhan Pojok Tiyasan, Kalurahan Condongcatur, Kapanewon Depok, Kabupaten Sleman, mengalami kaget saat sedang melakukan kegiatan kerja bakti. Mereka menemukan seorang pria dalam kondisi meninggal dunia di dalam mobil Honda BRV yang terparkir di lahan kosong, pada hari Minggu (12/4).
Saat itu, warga sedang mengambil pasir di Balai Dusun Pojok Tiyasan dan melihat mobil tersebut terparkir di area Balai Dusun. Mereka kemudian memeriksa mobil tersebut lebih lanjut. Di dalam mobil, ditemukan sosok pria berkaus lengan pendek hitam dan celana pendek abu-abu. Pria tersebut sedang duduk di belakang kemudi.
Menurut informasi dari Kasi Humas Polresta Sleman Iptu Argo Anggoro, identitas korban adalah ALB (29 tahun), seorang mahasiswa asal Jepara.
Berdasarkan keterangan saksi yang dikumpulkan oleh polisi, mobil tersebut telah terparkir selama sekitar satu bulan atau sejak pertengahan bulan puasa pada Maret lalu.
Dari pihak keluarga, ALB diketahui meninggalkan rumah saudaranya pada tanggal 5 Maret pagi hari. Berdasarkan rekaman CCTV, ALB terlihat pergi dari rumah saudaranya di Condongcatur Depok Sleman dengan mengendarai mobil Honda BRV berwarna sand khaki pearl hijau mutiara.
Setelah kepergiannya, ALB tidak pernah kembali. Ponselnya tidak bisa dihubungi, dan dompet yang berisi KTP serta SIM ditinggalkan di rumah saudara.
Diduga Korban Keracunan Karbon Monoksida

ALB diduga tewas akibat keracunan karbon monoksida. Polisi telah melakukan pemeriksaan di lokasi kejadian, analisis CCTV sekitar lokasi, serta berkoordinasi dengan RS Bhayangkara Polda DIY untuk meminta visum et repertum. Selain itu, polisi juga berkoordinasi dengan pihak keluarga.
Berdasarkan hasil pemeriksaan luar oleh Tim Inafis dan Forensik RS Bhayangkara, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Namun, keluarga menolak dilakukannya autopsi terhadap jenazah.
“Keluarga menerima atas kejadian musibah tersebut. Selanjutnya korban dibawa pulang oleh keluarganya ke Jepara,” kata Argo.
Argo menjelaskan bahwa diduga korban mengalami keracunan karbon monoksida karena berada di dalam mobil terlalu lama. Dilihat dari lebam berwarna merah cerah di jenazah, diperkirakan korban meninggal antara 15 hingga 37 hari karena berada di ruangan tertutup.
Di dalam mobil juga ditemukan beberapa barang milik korban seperti jam tangan, ponsel Samsung, tas pinggang, TWS, serta botol parfum.
Polisi Mengimbau Masyarakat Lebih Pelekat
Polisi mengimbau kepada masyarakat agar lebih peka terhadap kondisi sekitar. Mereka meminta warga untuk segera melaporkan ke pihak berwajib jika menemukan mobil yang terparkir lama di area publik atau pinggir jalan. Hal ini dilakukan untuk mencegah terjadinya kejadian serupa di masa depan.
📲 Ikuti terus berita kami di Google News .





