Kebakaran Rumah Kosong di Kediri Diduga Akibat Pembakaran Sampah Tanpa Pengawasan
Kebakaran yang terjadi di sebuah rumah kosong di Desa Mlati, Kecamatan Mojo, Kabupaten Kediri, pada Minggu (12/4/2026) sore lalu, diduga bermula dari aktivitas pembakaran sampah yang tidak diawasi. Kejadian ini berlangsung sekitar pukul 16.44 WIB dan berhasil dipadamkan dalam waktu sekitar satu jam oleh petugas pemadam kebakaran.
Awal Kebakaran Terdeteksi
Kejadian pertama kali diketahui oleh warga bernama Widya, yang melaporkan api yang mulai membesar dan sulit dikendalikan. Menyadari bahaya yang mengancam, warga langsung meminta bantuan kepada tim Damkar Kabupaten Kediri Pos Ngadiluwih. Tim tersebut tiba di lokasi sekitar pukul 16.56 WIB setelah menerima laporan.
Respons Cepat Petugas Pemadam Kebakaran
Proses pemadaman dilakukan oleh lima personel dengan menggunakan satu unit armada pemadam kebakaran. Upaya dilakukan untuk mengendalikan api agar tidak merembet ke bangunan lain di sekitar lokasi.
“Api berhasil dipadamkan sekitar satu jam,” jelas Plt. Kasatpol PP Kabupaten Kediri, Kaleb Untung Satrio Wicaksono, Senin (13/4/2026). Dari hasil penanganan, tidak ada korban jiwa maupun luka serius dalam kejadian ini.
Kerugian Material Capai Rp50 Juta
Meskipun tidak ada korban jiwa, kerugian material akibat kebakaran ditaksir mencapai sekitar Rp50 juta. Kerusakan terjadi pada bagian samping dan depan rumah yang terbakar. Kebakaran diduga bermula saat warga membakar sampah tanpa pengawasan, sehingga api menjalar ke tumpukan kayu di sekitar lokasi dan akhirnya merembet ke rumah kosong yang tidak berpenghuni.
Imbauan Petugas untuk Masyarakat
Petugas pemadam kebakaran mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati saat melakukan pembakaran sampah, khususnya di area dekat permukiman atau tempat yang memiliki material mudah terbakar.
“Kami mengingatkan warga untuk tidak membakar sampah sembarangan tanpa pengawasan agar kejadian serupa tidak terulang,” tegas Kaleb Untung Satrio Wicaksono.
Langkah Pencegahan dan Edukasi
Untuk mencegah terulangnya kejadian serupa, petugas juga menyarankan masyarakat agar lebih waspada dan mematuhi aturan tentang pengelolaan sampah. Selain itu, penting bagi masyarakat untuk memahami risiko yang bisa muncul dari aktivitas seperti pembakaran sampah tanpa pengawasan.
Dalam beberapa bulan terakhir, kejadian kebakaran akibat pembakaran sampah meningkat, terutama di daerah-daerah yang masih memiliki kebiasaan membakar sampah secara manual. Oleh karena itu, edukasi dan sosialisasi terkait keamanan lingkungan sangat diperlukan.
Kesimpulan
Kebakaran di rumah kosong di Kediri menjadi peringatan bahwa tindakan sederhana seperti pembakaran sampah bisa berujung pada kejadian besar jika tidak dilakukan dengan hati-hati. Dengan kesadaran masyarakat dan langkah-langkah pencegahan yang tepat, risiko kebakaran dapat diminimalkan. Petugas pemadam kebakaran tetap siaga dan siap memberikan bantuan jika diperlukan.
📲 Ikuti terus berita kami di Google News .






